Menangani String – String adalah tipe data yang berupa huruf atau rangkaian huruf yang biasa kita sebut teks (text). Satu huruf saja sudah dianggap string. Penggunaan string sangat penting karena sebagian besar informasi pada website berupa teks. [Read more…]
Tutorial Javascript Part 10: Macam-macam Event HTML DOM
Macam-macam Event HTML DOM – DOM adalah singkatan dari Document Object Model. Dengan DOM maka tiap tiap elemen HTML bisa dianggap sebagai object. Dengan demikian kita bisa menetapkan handler untuk tiap-tiap event yang muncul pada tiap-tiap elemen HTML tersebut seperti yang telah ditulis pada artikel sebelumnya. [Read more…]
Tutorial Javascript Part 9: Menangani Event HTML
Menangani Event HTML – Event HTML adalah kejadian-kejadian yang berlaku pada elemen html karena tindakan pengguna atau perilaku browser. Contoh event-event yang biasa kita temui adalah saat mouse diklik, saat halaman selesai diload dan saat text pada input text berubah. [Read more…]
Tutorial Javascript Part 8: Memahami Scope Variabel
Memahami Scope Variabel – Dalam penggunaan vriabel pada javascript perlu diperhatikan scope-nya. Scope ini membatasi apakah sebuah variabel bisa digunakan secara global atau hanya dapat digunakan didalam function saja. Sebuah variabel ditentukan scopenya saat dideklarasi. Secara garis besar scope variabel dibedakan menjadi dua yaitu LOCAl dan GLOBAL. [Read more…]
Tutorial Javascript Part 7: Menggunakan Object
Menggunakan Object – Pada javascript kita bisa menggunakan konsep pemrograman berorientasi object. Berbeda dengan pemrograman object pada PHP, pada javascript kita bisa membuat object tanpa harus membuat class lebih dahulu. Karena javascript mendukung tipe data berupa object maka kita bisa membuat object seperti membuat variabel. [Read more…]
Tutorial Javascript Part 6: Menggunakan Function
Menggunakan Function – Function adalah sekelompok statemen program dengan nama identifier tertentu yang bisa digunakan berulang kali pada bagian program. Function hanya akan dieksekusi saat ada yang memanggilnya saja. Saat membuat function, nama identifier function ditulis setelah keyword function. Kemudian saat memanggil function cukup dengan nama function-nya saja. [Read more…]