Nulis-Ilmu.com

Tutorial Elektronika dan Komputer

  • Home
  • Elektronika
  • Komputer
  • Javascript

Internet Itu Dunia Nyata, Bukan Dunia Maya

14 April 2015 By Eko Purnomo

Jaringan Internet

Internet telah menjangkau setiap aspek kehidupan manusia. Mulai dari individu maupun organisasi, di kota sampai ke desa telah menggunakan internet. Banyak yang telah merasakan manfaat dari internet namun banyak juga yang mengalami masalah karena internet. Disadari atau tidak internet sudah menjadi kebutuhan pokok seperti listrik dan BBM.

Apa Itu Internet?

Internet adalah jalur koneksi global yang menghubungkan tiap-tiap perangkat melalui protokol TCP/IP. Internet merupakan singkatan dari Interconnection-Networking. Internet dikenal luas setelah lahirnya protokol HTTP dengan nama WWW oleh Tim Barners Lee pada tahun 1991. Setelah lahirnya WWW ini, perkembangan internet semakin pesat ditandai dengan lahirnya banyak website sampai saat ini.

Sejarah mencatat, internet pertama kali dikenal pada tahun 1969 melalui proyek ARPA yang dibentuk oleh Dewan Pertahanan Amerika Serikat. Proyek ini disebut dengan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) yang pada mulanya hanya menghubungkan empat situs saja, yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara dan University of Utah. ARPANET inilah yang akhirnya saat ini dikenal dengan nama internet.

Internet bukan hanya Website (WWW)

Saya masih ingat ketika dulu masih SMP dan pertama membaca istilah internet dari sebuah majalah untuk pelajar. Waktu itu yang ada dibayangan saya, internet adalah website. Artinya jika mau konek internet harus buka website. Kemudian saya sama sekali tidak pernah membuka internet sampai kemudian bekerja dan mengenal yang namanya warnet.

Pengalaman tentang internet kemudian berlanjut ketika menginstal modem 56Kbps dengan koneksi telepon rumah dirumah teman. Keinginan untuk memiliki koneksi internet sendiri terwujud setelah memiliki modem wireless CDMA dengan kecepatan 153Kbps. Waktu itu jaringan 3G dari operator belum sampai ke desa, jadi modem CDMA menjadi pilihan utama.

Memiliki koneksi internet membuat daya jelajah saya semakin luas. Beragam ilmu dan pengalaman khususnya tentang komputer dan elektronika yang menjadi dunia saya semakin banyak. Dari hari ke hari menggunakan internet saya semakin mengenal kalau internet ternyata bukan hanya website. Lebih luas, internet merupakan jaringan penghubung yang bisa dipakai untuk berbagai keperluan dan tidak hanya website.

Internet itu luas
Ilustrasi internet : te.net.id

Didalam sebuah koneksi internet terdapat berbagai protokol dengan berbagai port dan berbagai fungsi. Website hanyalah salah satunya saja yang menggunakan protokol HTTP dengan port 443 (dikemudian hari berkembang dengan lahirnya HTTPS dengan port 443). Selain protokol HTTP masih banyak lagi protokol yang lainnya seperti SSH dan Telnet untuk keperluan Shell, IMAP dan POP3 untuk layanan email, FTP untuk berbagi file dan masih banyak lagi yang lainnya.

Mungkin pengalaman diatas juga pernah anda alami atau anda temui pada orang-orang terdekat anda. Rata-rata mereka mengenal internet hanya sebagai akses membuka website atau bahkan hanya untuk membuka Google atau Facebook saja. Sudah seharusnya kita yang sudah jauh mengenal internet ini membari pengertian kepada mereka bahwa internet bukan hanya website.

Internet itu Dunia Nyata, bukan Dunia Maya

Karena tak terlihat bentuknya dan hanya bisa dilihat pada komputer, tablet atau smartphone maka baik sengaja atau tidak, sebagian orang menganggap internet sebagai dunia maya. Anggapan ini sering membawa mereka kepada paradigma yang salah dan dilanjutkan dengan perlakuan yang salah terhadap internet.

Contoh efek dari menganggap internet sebagai dunia maya adalah mengungkapkan hal-hal yang dilarang seperti provokasi dan pencemaran nama baik di internet. Mereka tidak sadar bahwa hal ini akan membawa masalah kepada mereka sendiri yang akhirnya harus berurusan dengan hukum. Mereka menganggap persoalan internet selesai jika komputer dimatikan dan apa yang terjadi di internet tidak bisa dibawa kedunia yang dianggap sebagai dunia nyata.

Internet itu nyata

Menurut saya internet itu dunia nyata atau tepatnya perwujudan jaringan digital dari dunia nyata. Dalam dunia digital setiap object, data dan segala sesuatu yang disebut analog harus dikodekan dalam format digital. Artinya jika didunia nyata kita berwujud sebagai manusia maka pada internet kita berwujud sebagai akun atau pengguna(user).

Obyek dan kegiatan juga dikodekan dalam format digital seperti misalnya rangkaian huruf disimpan dalam file text, sebuah lemari disimpan dalam bentuk gambar, membaca buku berubah menjadi membaca ebook PDF dan sebagainya. Proses-proses kehidupan dalam dunia nyata seperti menulis dan menggambar juga berubah menjadi penggunaan software aplikasi seperti Office dan Drawing.

Kini internet benar-benar telah tampak semakin “nyata” ditandai dengan banyaknya situs jejaring sosial dan toko online. Apa yang kita katakan pada jejaring sosial seperti Facebook, Google+ dan Twitter benar-benar keluar dari diri kita. Apa yang kita beli dari toko online benar-benar kita bayar dan kita peroleh barangnya. Kejahatan dan tindakan yang melanggar hukum yang terjadi di internet juga bisa dibawa ke ranah hukum nyata bukan bebas lepas begitu saja.

Menurut saya, internet bukan lagi dunia maya karena semain hari semakin tampak dan kita rasakan dalam setiap aspek kehidupan. Jadi gunakanlah jati diri yang sebenarnya di internet jangan jadi hantu atau penipu. Ambillah manfaat dari internet dan jadikan internet sarana untuk mengembangkan kualitas kehidupan umat manusia.

Filed Under: Internet

Cara Setting Email di Android Terbaru

12 April 2015 By Eko Purnomo

Setting Email di Android sangat mudah dan bisa anda lakukan sendiri dengan cepat. Dengan perangkat android kita bisa mengirim dan menerima email dengan mudah. Kini pekerjaan mengecek email masuk dan mengirim email keluar sudah bisa dilakukan langsung dari gadget android dan tidak harus pakai komputer atau laptop seperti dulu.
[Read more…]

Filed Under: Android Tagged With: alamat, android, cara, email, gmail, mail, pesan, server, setting, yahoo

Mengenal Aplikasi Launcher Pada Android

11 April 2015 By Eko Purnomo

Bagi yang baru memiliki dan menggunakan perangkat android pertama kali mungkin belum tahu istilah apa itu launcher. Launcher adalah aplikasi tampilan grafis untuk antar muka pengguna (User Interface) pada perangkat android.

Jika kita mengenal istilah tema pada perangkat fitur phone, launcher ini mirip dengan tema namun launcher bukan hanya sekedar tema. Launcher lebih mirip desktop pada komputer. Dengan launcher kita bisa mengatur tampilan, wallpaper, shortcut dan widget sebagaimana layar komputer desktop.

Apa itu Launcher?

Launcher merupakan aplikasi dan bukan hanya sekedar perubahan gaya tampilan seperti tema. Aplikasi launcher menyediakan model tampilan layar depan yang disebut dengan home screen dan susunan icon aplikasi yang disebut dengan app drawer serta beberap fitur tambahan. Sebuah launcher menyediakan kemudahan dalam mengakses perangkat android seperti menjalankan aplikasi, mengatur tampilan, menyediakan widget-widget penting dan sebagainya.
Mengenal Aplikasi Launcher Pada Android
Pertama kali, sebuah perangkat android akan beri launcher dari pabrik pembuat perangkat yang dikenal dengan istilah Stock. Namun kemudian pengguna dapat memasang launcher baru sebagai alternatif pengganti launcher stock ini. Aplikasi launcher dapat diperoleh melalui Google Play Store, ada yang gratis dan ada yang berbayar. Pengguna dapat menginstal beberapa aplikasi launcher dalam satu perangkat android, namun hanya satu saja yang bisa dijadikan sebagai default launcher.
Aplikasi launcher yang disetel default akan otomatis dijalankan ketika tombol Home ditekan atau disentuh. Untuk menghapus setelan default, pengguna bisa masuk ke pengaturan aplikasi lalu hilangkan setelan default pada aplikasi launcher yang disetel default. Selanjutnya saat pengguna menekan atau menyentuh tombol Home, akan dikonfirmasi untuk memilih launcher mana yang dijalankan pada aksi ini sekaligus mau disetel default atau tidak.

Contoh Aplikasi Luncher yang populer adalah Google Now Launcher, Action launcher, Aviate, Go launcher, Holo Launcer dan Nova launcher. Launcher yang baik adalah yang tidak hanya menyediakan variasi tampilan pada layar depan (home screen) dan tampilan icon aplikasi pada app drawer, namun memberi fasilitas untuk pengguna melakukan kustomisasi terhadap perangkat android terutama pada fitur akses pengguna.

Fitur Aplikasi Launcher

Fitur-fitur yang ditawarkan oleh masing-masing launcher biasanya pada tampilan grafis, kemudahan akses, kecepatan dan kelengkapan kustomisasi perangkat. Sebagai contoh pada Google Now Launcher menyediakan fitur berikut ini :

  1. Google Now pada layar depan sehingga memberikan akses yang mudah untuk memperoleh informasi pada saat yang tepat.
  2. Support voice command input.
  3. Kecepatan akses pencarian Google pada layar depan.
  4. Kemudahan akses ke semua produk dan layanan Google seperti Gmail, Youtube, dan Google Maps.
  5. Area tampilan yang lebih lebar sehingga wallpaper bisa ditampilkan lebih baik bahkan saat membuka app drawer sekalipun.
  6. Kemudahan dalam mengambil dan mengeset wallpaper.

Cara Instal Launcher

Untuk menginstal launcher baru prosesnya sama dengan saat menginstal aplikasi pada perangkat android. Kita bisa mencari launcher yang diinginkan pada layanan Google Play Store dengan kata kunci launcher. Perhatikan jenis launcher apakah gratis atau berbayar dan apakah mendukung perangkat yang kita gunakan atau tidak terutama pada versi androidnya.
Setelah launcher terinstal kita bisa coba jalankan dengan memilih opsi “jalankan” saat selesai instal. Selain itu kita juga bisa menjalankan launcher pada daftar aplikasi. Untuk menyetel default launcher kita bisa atur pada setelan default aplikasi.
Itulah beberapa hal untuk membantu kita mengenal launcher pada perangkat android. Tulisan ini berdasarkan pengalaman saya saat pertama kali menggunakan android dan bertujuan membantu pengguna baru dalam memahami cara menggunakan perangkat android.

Filed Under: Android

Cara Konek Internet pada Komputer dengan Android

10 April 2015 By Eko Purnomo

Konek Internet pada Komputer dengan Android

Ternyata koneksi internet sebuah perangkat android bisa dibagi dengan komputer dengan fitur USB tethering. Hal ini saya ketahui ketika mancari cara agar bisa menggunakan perangkat android sebagai modem. Fitur USB tethering pada perangkat lebih mudah diaplikasikan dari pada menggunakannya sebagai modem. Khususnya pada komputer Linux akan langsung terdeteksi tanpa harus instal driver.

Fitur USB Tethering berguna ketika komputer tidak mempunyai perangkat WIfi jadi tidak bisa menggunakan fitur Portabel Hotspot. Fitur USB tethering menggunakan media kabel dengan protokol jaringan lokal untuk menghubungkan koneksi internet android ke komputer. Jadi kita tidak perlu membuat dial-up seperti saat menggunakan modem.

Syarat untuk bisa menggunakan koneksi internet android pada komputer adalah dengan menghubungkan perangkat ke komputer melalui kabel USB. Setelah USB terhubung kita tinggal menyalakan fitur Penambatan USB (USB Tethering) pada pengaturan Nirkabel dan Jaringan. Selanjutnya pada komputer akan mendeteksi jaringan baru seperti jaringan lokal (LAN).

Berikut ini cara konek internet pada komputer dengan android dengan fitur USB Tethering :

  1. Koneksi perangkat android ke komputer menggunakan kabel USB.
  2. Pastikan perangkat tidak sedang konek Penyimpanan USB/USB Storage.
  3. Masuk ke pengaturan Nirkabel dan Jaringan lalu pilih “Selengkapnya…“
    Menu pengaturan
  4. Kemudian pada menu Selengkapnya pilih Menambatkan & Hotspot Portabel.
    Menambatkan hotspot portabel
  5. Hidupkan Penambatan USB dengan menyentuh tombol ke posisi ON.
    Menghidupkan Penambatan USB
  6. Tunggu sesaat dan pada komputer akan muncul koneksi baru dengan protokol jaringan lokal (LAN). Seperti contoh berikut ini saat pada komputer Linux Mint yang saya gunakan.
    Tampilan koneksi penambatan USB pada komputer
  7. Dan koneksi internet dari android sudah bisa digunakan pada komputer.

Filed Under: Android

Pengaturan Keamanan Perangkat Android

9 April 2015 By Eko Purnomo

Pengaturan Keamanan Android

Keamanan merupakan sebuah hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan perangkat smartphone khususnya perangkat android. Aktivitas kita saat menggunakan smartphone harus dilindungi terutama aktivitas yang bersifat rahasia dan transaksi finansial.

Untuk itu pada perangkat android terdapat beberapa fitur keamanan seperti kunci perangkat, pengaturan keamanan sumber dan eksripsi data. Pengaturan keamanan perangkat android dapat diakses pada menu PENGATURAN. Terdapat beberapa pengaturan mulai dari kunci layar, kartu sim, sumber instalasi aplikasi.

Pengaturan Kunci Layar

Adalah pengaturan untuk mengamankan perangkat android dari akses pengguna yang tidak berhak. Dengan mengunci layar maka pengguna tidak bisa masuk ke sistem peerangkat sebelum melewati kunci yang diterapkan. Kunci layar yang kuat akan mencegah penggunaan perangkat android oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pilihan Kunci Layar

Selain benar-benar mengunci sistem, fitur keamanan ini juga bisa dipakai untuk sekedar mengunci akses layar saja. Hal ini terkait dengan jenis layar yang dipakai oleh perangkat android yang kebanyakan merupakan jenis layar sentuh.

Berikut ini beberapa fitur keamanan kunci layar yang bisa dipilih pada perangkat android :

Kunci Geser

Adalah kunci layar yang paling rendah dan hanya digunakan untuk mengunci layar saja tanpa mengunci perangkat. Untuk membuka kunci geser, kita tinggal menyentuh pola yang telah ditetapkan kemudian menggeser kearah buka kunci.

Kunci Pola

Merupakan kunci yang lebih rumit dan bisa benar-benar mengunci perangkat jika diatur sangat rumit dan sulit ditebak. Untuk lebih aman kita bisa mematikan opsi perlihatkan pola saat pengguna memasukkan pola untuk membuka kunci layar.

Kunci Pola

Pengaturan pola ini terdiri dari sembilan titik yang disusun matriks 3×3. Untuk membuat kunci kita masukkan pola kunci kemudian konfirmasi ulang pola kunci kemudian simpan. Pola bisa dibuat dengan kombinasi minimal 4 titik. Untuk membuka kunci layar kita tinggal menghubungkan titik-titik pada layar seperti pola yang tersimpan.

Kunci Sandi

Adalah kunci yang lebih aman jika dibanding dengan dua kunci sebelumnya. Kunci Sandi merupakan sistem keamanan perangkat sekaligus kunci layar yang mengharuskan pengguna memasukan teks sesuai dengan sandi yang tersimpan.

Kunci Sandi

Fitur keamanan ini memang lebih baik namun agak repot jika dibanding dengan kunci pola. Hal ini karena setiap perangkat terkunci maka kita harus memasukkan (mengetik) kata sandi untuk membukanya.

Kunci Wajah (Face Unlock)

Diantara empat sistem kunci layar, inilah sistem kunci yang paling aman. Siatem ini menggunakan pola wajah tersimpan untuk membuka perangkat. Jadi untuk membuka kunci harus dengan wajah yang sama dengan wajah tersimpan.

Kelemahan dari kunci ini mungkin kurang optimal jika diterapkan pada perangkat dengan kamera rendah dan belum auto focus. Hal ini karena untuk membuka kunci kita akan diminta untuk “berfoto” dan kemudian hasil foto akan dicocokkan dengan gambar wajah yang disimpan.

Pengaturan Kunci Kartu SIM

Adalah pengaturan kunci saat kartu SIM pertama kali dibuka saat perangkat baru dihidupkan. Pengaturan kunci kartu SIM ini sering disebut dengan PIN. Untuk menggunakan fitur pengunci kartu SIM kita harus set PIN kunci pada kartu. Selanjutnya jika kartu SIM diakses setelah ponsel dinyalakan maka pengguna akan simintai PIN.

Pengaturan Sumber Instalasi Aplikasi

Ini terkait dengan tindakan kita saat akan menginstal aplikasi baru pada perangkat android. Seperti diketahui sebelumnya bahwa kita bisa melakukan instalasi dengan beberapa cara. Dari beberapa cara tersebut, instal dari Play Store merupakan cara yang paling aman.

Keamanan sumber aplikasi

Namun kita juga bisa menginstal aplikasi dari file APK selain dari Google Play Store. Untuk mencegah terjadinya masalah yang disebabkan oleh file APK yang tidak terverifikasi oleh Google Play Store ini maka pada pengaturan keamanan disertakan fitur keamanan sumber aplikasi.

Biasanya fitur ini secara default diset ON. JIka kita benar-benar yakin kita bisa menon-aktifkan sementara untuk menginstal aplikasi yang sudah kita percaya.

Filed Under: Android

Mengelola Ruang Penyimpanan Pada Android

8 April 2015 By Eko Purnomo

Ruang Penyimpanan Pada Android

Ruang penyimpanan atau yang biasa disebut juga dengan memori merupakan tempat untuk menyimpan file atau data pada perangkat android. Biasanya ada dua ruang penyimpanan yang tersedia yaitu ruang penyimpanan internal dan eksternal. Ruang penyimpanan internal adalah ruang penyimpanan bawaan dari perangkat sedangkan ruang penyimpanan eksternal adalah ruang penyimpanan tambahan dari kartu memori.

Selayaknya mengelola rumah tempat kita tinggal, kita juga harus mengelola ruang penyimpanan pada perangkat android. Hal ini sangat berpengaruh pada kinerja perangkat terutama kecepatan dan kapasitas menyimpan data. Jika kita menyimpan hal-hal yang tidak perlu akan berakibat pada lambatnya kinerja perangkat Android. Jadi sebaiknya benar-benar diperhatikan tentang pengelolaan ruang penyimpanan pada perangkat android.

Pengelolaan ruang penyimpanan terutama dibutuhkan pada ukuran ruang penyimpanan internal yang kecil. Efek yang ditimbulkan dari buruknya pengelolaan ruang penyimpanan adalah perangkat kehabisan ruang dan yang terburuk membuat perangkat berhenti bekerja sesaat (hang). Untuk mengatasinya kita bisa melakukan beberapa hal mengenai pengelolaan ruang penyimpanan pada perangkat android berikut ini.

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengelola ruang penyimpanan pada perangkat android

1. Pasang kartu memori tambahan

Cara pertama adalah menambahkan ruang penyimpanan untuk perangkat android dengan memasang kartu memori tambahan. Cara ini hanya bisa dilakukan jika perangkat mendukung kartu memori eksternal, jika tidak maka terpaksa menggunakan memori yang disediakan dari pabrik.
Dengan menambah kartu memori eksternal kita bisa menaruh data-data sekunder seperti musik, foto dan video. Hal ini dilakukan untuk melegakan penyimpanan internal.

2. Hapus aplikasi yang tidak perlu

Ini langkah yang wajib dilakukan jika kita kehabisan memori. Namun selama masih cukup silahkan saja menjaga aplikasi tetap ada karena mungkin nanti sewaktu-waktu bisa digunakan kembali. Dengan menghapus aplikasi yang tidak perlu setidaknya kita memperoleh tambahan memori sebesar ukuran aplikasi beserta data penunjangnya.

3. Pindahkan aplikasi ke kartu memori

Ini dilakukan untuk membuat ruang penyimpanan internal lega. Ruang penyimpanan internal biasanya berisi dengan hal-hal yang berkaitan dengan sistem, jadi jika terlalu sesak berakibat pada lambatnya kinerja perangkat dan yang terburuk bisa membuat perangkat berhenti bekerja (hang).
Restart perangkat android secara berkala.

Untuk memindah aplikasi ke kartu mmori kita bisa lakukan pada pengaturan aplikasi dengan memilih Pindah ke kartu memori. Cara lain untuk mengelola penyimpanan aplikasi adalah dengan memasang aplikasi tambahan seperti Link2SD dan App2SD. Aplikasi ini memungkinkan kita memindah dan me-link aplikasi yang pada pengaturan aplikasi tidak bisa dipindah.

4. Setting default penyimpanan aplikasi pada kartu memori

Pengaturan ruang penyimpanan pada tiap aplikasi sseperti kamera, Whatsapp dan BBM sebaiknya secara default ditaruh di kartu memori. Ini berfungsi misalnya ketika kita mengambil gambar dengan kamera akan otomatis tersimpan di kartu memori. Pengaturan ini berada pada masing-masing aplikasi dan kadang sudah diset secara default, jadi tidak perlu di setting lagi.

5. Hapus pesan secara berkala (BBM, Whatsapp, SMS, dan lain-lain)

Cara selanjutnya adalah menghapus pesan secara berkala pada aplikasi chatting dan messaging seperti Whatsapp, BBM dan SMS. Jumlah pesan yang tak terbatas membuat pesan semakin bertumpuk didalam ruang penyimpanan dan hal ini akan membuat aplikasi menjadi berat meski penyimpanan yang dibutuhkan oleh pesan ini sebenarnya tidak terlalu besar.

Untuk menghapus pesan secara berkala secara otomatis kita bisa memanfaatkan fitur yang ada pada beberapa aplikasi. Misalnya hapus pesan setelah 1 minggu, atau bisa juga dengan menetapkan batasan jumlah pesan yang ada pada penyimpanan misalnya 200 pesan saja.

6. Hapus history browser, media, cookie dan cache secara berkala

Selain menghapus riwayat percakapan pada aplikasi perpesanan, kita juga perlu menghapus riwayat pada browser/peramban. Memang tambahan ruang penyimpanan yang diperoleh tidak terlalu besar namun ini cukup meningkatkan kinerja dari browser seperti kecepatan membuka situs, meload script dan sebagainya.

7. Transfer gambar ke tempat lain, hapus dari perangkat android

Langkah selanjutnya untuk mengatur ruang penyimpanan pada perangkat android adalah dengan memindahkan sebagian file yang jarang diakses ke tempat lain seperti mentransfer ke komputer atau mengupload ke Google Drive. Selain bisa melegakan ruang oenyimpanan, langkah ini bisa sekaligus untuk membackup data pada perangkat android.

Demikian beberapa cara mengelola ruang penyimpanan pada perangkat android. Dengan cara-cara tersebut diharapkan ruang penyimpanan akan selalu siap dan kita tidak dipusingkan oleh permasalahan ruang penyimpanan.

Filed Under: Android

  • « Previous Page
  • 1
  • …
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • …
  • 60
  • Next Page »

Kategori

  • Android
  • Blogging
  • CSS
  • Desain
  • Elektronika
  • HTML
  • Internet
  • Javascript
  • Komputer
  • Mikrokontroler
  • PHP
  • Website

Pos-pos Terbaru

  • Rangkaian Adaptor 12 Volt 3 Ampere
  • 10 Aplikasi Transportasi Online Terbaru 2018
  • 3 Cara Screenshot di Laptop Windows
  • Rangkaian Adaptor 12V 35Ampere
  • Komunitas Desainer Kampung Jepara
  • Solder Yang Bagus dan Berkualitas
  • Cara Melewatkan Parameter ke dalam Fungsi pada Bahasa C
  • Parameter Dalam Bahasa C: Formal dan Aktual
  • Prototipe Fungsi dalam Bahasa C
  • Cara Menggunakan Fungsi dalam Bahasa C
  • Home
  • Privacy
  • Disclaimer
  • Kontak

Copyright © 2024 · Nulis-ilmu.com