Nulis-Ilmu.com

Tutorial Elektronika dan Komputer

  • Home
  • Elektronika
  • Komputer
  • Javascript

Cara Membuka dan Menutup File Pada PHP

22 Oktober 2014 By Eko Purnomo

Pada artikel sebelumnya telah ditulis tentang cara membaca file dengan PHP menggunakan fungsi readfile(). Selanjutnya kita akan belajar tentang cara membuka dan menutup file, sebagaimana diketahui bahwa fungsi readfile() hanya bisa membaca saja. Dengan membuka file, kita dapat melakukan beberapa hal seperti membaca file baris perbaris, menambahkan isi ataupun menghapus isi file.

Cara membuka file pada PHP

Untuk membuka file pada PHP digunakan fungsi fopen(). Saat membuka file ada beberapa mode akses yang bisa dipilih dengan cara menuliskan mode pada parameter fungsi fopen(). Mode tersebut berkaitan dengan tindakan kita selanjutnya pada suatu file tersebut.

Mode akses file yang bisa digunakan untuk fungsi fopen()

Mode Keterangan
r Untuk membaca file, posisi pointer berada di awal file
r+ Untuk mambaca dan menulis file, posisi pointer berada di awal file
w Untuk menulis file, isi file lama dihapus, jika file belum ada maka akan dibuat file baru
w+ Untuk membaca dan menulis file, isi file lama dihapus, jika file belum ada maka akan dibuat file baru
a Untuk menambahkan isi pada akhir file, pointer berada di akhir file, jika file tidak ada akan dibuat file baru
a+ Untuk membaca dan menambahkan isi pada akhir file, pointer berada di akhir file, jika file tidak ada akan dibuat file baru

Cara penulisan fungsi fopen()

 fopen ($namafile, $mode);   

Contoh penggunaan fungsi fopen()

 <?php  
$namafile = "coba.txt";
$handle = fopen ($namafile, "r");
?>

Cara menutup file pada PHP

Untuk menutup file pada PHP digunakan fungsi fclose(). Setiap proses membuka file harus diakhiri dengan menutup file, agar file tidak terkunci. Fungsi fclose() mengacu pada fungsi fopen dan parameternya.

Cara penulisan fungsi fclose()

 fclose ($handle);   

Contoh penggunaan fungsi fclose()

 <?php  
$namafile = "coba.txt";
$handle = fopen ($namafile, "r");
fclose($handle);
?>

Contoh membuka file dan menutup file fungsi fopen() dan fclose()

 <?php  
$namafile = "coba.txt";
$handle = fopen ($namafile, "r");
if (!$handle) {
echo "<b>File tidak dapat dibuka atau belum ada</b>";
} else {
echo "<b>File berhasil dibuka</b>";
}
fclose($handle);
?>

Penjelasan Script

Pada contoh terlihat proses membuka file coba.txt dengan mode “r”. Nama file coba.txt disimpan dalam variabel $namafile, lalu fungsi fopen disimpan dalam variabel $handle. Penggunaan variabel $handle ini untuk memudahkan dalam penulisan saja, agar lebih simple,
Selanjutnya jika fungsi fopen berhasil, maka variabel $handle akan mengembalikan nilai TRUE dan jika gagal akan mengembalikan nilai FALSE. Nilai ini digunakan untuk mengecek proses membuka file dengan logika IF.
Program diakhiri dengan proses menutup file menggunakan fungsi fclose dengan parameter $handle tadi.

Referensi :

  • //www.w3schools.com/php/php_file.asp
  • //www.w3schools.com/php/func_filesystem_fopen.asp
  • //www.w3schools.com/php/func_filesystem_fclose.asp

Filed Under: PHP

Membaca File Teks Dengan Fungsi Readfile Pada PHP

21 Oktober 2014 By Eko Purnomo

Salah satu fungsi PHP untuk membaca file secara mudah adalah dengan menggunakan fungsi readfile(). Fungsi ini membaca keseluruhan isi file lalu menyimpannya ke dalam buffer. Untuk menampilkan isi buffer, kita bisa menggunakan perintah echo.

Fungsi readfile menampilkan seluruh isi file text beserta jumlah karakternya termasuk karakter enter dan spasi. Fungsi readfile tidak mengembalikan nilai berupa array melainkan berupa string. Jika ditampilkan pada browser maka tag-tag pada file text akan diencode selayaknya kode HTML. Jadi karakter enter akan ditampilkan sebagai spasi dan untuk menampilkan enter harus menggunakan tag <br/>.

Selain mengembalikan data berupa string, fungsi readfile akan mengembalikan nilai boolean. Saat fungsi readfile() berhasil akan membalikkan nilai TRUE dan jika gagal akan membalikkan nilai FALSE. Nilai ini bisa dipakai untuk proses selanjutnya setelah fungsi readfile().

Cara menggunakan fungsi readfile()

 readfile(string $filename);  

Contoh penggunaan fungsi readfile()

1. Buat file text pada text editor lalu simpan. Contoh coba.txt (ekstensi bebas, tidak harus .txt)
Contoh :

 Ini adalah contoh file text untuk belajar fungsi readfile() pada PHP.  
Ini adalah baris kedua dari file text, perhatikan tampilan pada browser nanti.
Ini adalah baris ketiga dan dbawah ini merupakan baris terakhir.
Selanjutnya akan ada jumlah karakter dari file text ini.

2. Buat script PHP untuk membuka file text dengan fungsi readfile() seperti ini: <!DOCTYPE html>

 <html>  
<body>
<?php
if(readfile("coba.txt"))
{
echo readfile("coba.txt");
}
else echo "file tidak ada";
?>
</body>
</html>

3. Simpan script PHP dalam folder yang sama dengan file coba.txt tadi.
4. Pada script tampak logika IF yang menyeleksi nilai boolean balikan dari fungsi readfile(). JIka berhasil maka fungsi readfile90 akan membalikkan nilai true dan jika gagal akan mengembalikan nilai false.
5. Jalankan file PHP pada browser, jika benar akan tampil seperti ini:

tampilan fungsi readfile berhasil

6. Pada browser tampak isi file coba.txt tanpa enter (enter ditampilkan sebagai spasi). Hal ini karena teks di encode dengan format HTML, jadi karakter enter tidak dianggap.
7. Coba hapus atau rename file coba.txt tadi, lalu reload browser maka akan tampak berikut ini:

tampilan fungsi readfile berhasil

8. Terlihat bahwa jika fungsi readfile() gagal akam mengembalikan nilai FALSE dan ditampilkan pesan “file tidak ada”.

Referensi :

  • //www.w3schools.com/php/php_file.asp
  • //www.w3schools.com/php/func_filesystem_readfile.asp

Filed Under: PHP

Fungsi-fungsi PHP Untuk Menangani File

18 Oktober 2014 By Eko Purnomo

php-file-handling

PHP menyediakan fungsi-fungsi untuk menangani file seperti open, read dan write. Fungsi-fungsi tersebut sudah terdapat dalam PHP core jadi tidak perlu dilakukan proses instalasi tambahan. Contoh penggunaan fungsi untuk menangani file adalah saat kita mau melakukan upload ke server dengan antarmuka web dengan protokol HTTP. Kemudian juga saat kita mau menaruh sebuah gambar pada postingan artikel pada blog.

Berikut ini beberapa fungsi pada PHP untuk menangani file:

Fungsi Keterangan
basename() Mengembalikan komponen path pada filename
chgrp() Mengubah grup sebuah file
chmod() Mengubah mode sebuah file
chown() Mengubah kepemilikan sebuah file
clearstatcache() Mengosongkan status cache sebuah file
copy() Mengopi sebuah file
delete() Lihat unlink dan unset
dirname() Mengembalikan komponen direktori/folder pada filename
disk_free_space() Mengembalikan sisa ruang kosong dari sebuah direktori/folder
disk_total_space() Mengembalikan ukuran total sebuah direktori/folder
diskfreespace() Sama dengan disk_free_space()
fclose() Menutup file yang sedang dibuka
feof() Mengecek akhir (end-of-file) dari file yang sedang dibuka
fflush() Mengisi buffer dengan file yang sedang dibuka
fgetc() Mengembalikan karakter dari file yang sedang dibuka
fgetcsv() Mem-parsing baris dari file sedang dibuka, memeriksa area CSV
fgets() Mengembalikan nilai baris dari file sedang dibuka
fgetss() Mengembalikan ilai baris dengan membuang tag HTML dan PHP dari file sedang dibuka
file() Membaca file kedalam array
file_exists() Mengecek keberadaan file atau direktori/folder
file_get_contents() Membaca file kedalam string
file_put_contents() Menulis string kedalam file
fileatime() Mengembalikan waktu terakhir sebuah file diakses
filectime() Mengembalikan waktu terakhir sebuah file diubah
filegroup() Mengembalikan group ID dari sebuah file
fileinode() Mengembalikan nomor inode dari sebuah file
filemtime() Mengembalikan waktu terakhir sebuah file dimodifikasi
fileowner() Mengembalikan user_id pemilik file
fileperms() Mengembalikan nilai permission sebuah file
filesize() Mengembalikan ukuran besar sebuah file
filetype() Mengembalikan type sebuah file
flock() Mengunci atau merelease sebuah file
fnmatch() Mencocokkan filename atau string dengan pola khusus
fopen() Membuka sebuah file atau alamat URL
passthru() Membuka file sampai akhir (end-of-file) dan menuliskan hasilnya kedalam buffer
fputcsv() Memformat baris seperti CSV dan menuliskannya kedalam file yang sedang dibuka
fputs() Seperti fwrite()
fread() Membaca dari file yangs edang dibuka
fscanf() Mengurai input dari file yang sedang dibuka sesuai denga format tertentu
fseek() Mencari teks dari file yang sedang dibuka
fstat() Mengembalikan informasi tentang sebuah file
ftell() Mengembalikan posisi sekarang pada file yang sedang dibuka
ftruncate() Memotong file yang sedang dibuka menjadi panjang tertentu
fwrite() Menulis pada file yang sedang dibuka
glob() Mengembalikan array dari filename atau direktori/folder dan mencocokkannya sesuai dengan pola tertentu
is_dir() Mengecek apakah sebuah file atau direktori
is_executable() Mengecek apakah sebuah file executable atau tidak
is_file() Mengecek apakah sebuah file atau file biasa
is_link() Mengecek apakah file merupakan link atau tidak
is_readable() Mengecek apakah sebuah file boleh dan bisa dibaca atau tidak
is_uploaded_file() Mengecek apakah sebuah file telah tr-upload melalui HTTP POST
is_writable() Mengecek apakah sebuah file boleh dan bisa ditulis
is_writeable() Seperti is_writable()
lchgrp() Mengubah kepemilikan grup dari symlink
lchown() Mengubah kepemilikan user dari symlink
link() membuat sebuah hard link
linkinfo() Mengembalikan informasi tentang sebuah hard link
lstat() Mengembalikan informsi tentang file atau link simbolik
mkdir() membuat direktori/folder baru
move_uploaded_file() Memindah file yang ter-upload ke lokasi baru
parse_ini_fileparse_ini_file() Membuat pola file konfigurasi
parse_ini_string() Membuat pola string konfigurasi
pathinfo() Mengembalikan informasi tentang path sebuah file
pclosepclose() Menutup pipe yang terbuka oleh fungsi popen()
popen() Membuka pipe
readfile() Membaca file dan menuliskannya ke dalam output buffer
readlink() Mengembalikan nama target sebuah link simbolik
realpath() Mengembalikan nama path absolut
realpath_cache_get() Mengembalikan isi cache realpath
realpath_cache_size() Mengembalikan ukuran cache realpath
renamerename() Mengubah nama sebuah file atau direktori/folder
rewind() Memundurkan penunjuk pada file
rmdir() Membuang direktori/folder yang kosong
set_file_buffer() Menentukan ukuran buffer dari file yang akan dibuka
stat() Mengembalikan informasi tentang sebuuh file
symlink() Membuat link simbolik
tempnam() Membuat temporary file unik
tmpfile() Membuat temporary file unik
touch() Mengubah waktu akses dan modifikasi sebuah file
umask() Mengubah permission sebuah file
unlink() Menghapus sebuah file

Referensi:

  • //www.w3schools.com/php/php_ref_filesystem.asp

Filed Under: PHP

Memahami Fungsi Include_once dan Require_once

17 Oktober 2014 By Eko Purnomo

php include_once dan require_once

Include_once dan Require_once adalah fungsi untuk menyertakan sebuah file PHP kedalam file PHP lainnya dan memastikan file yang disertakan tersebut hanya dieksekusi sekali saja meskipun disertakan beberapa kali dalam beberapa baris program. Hal ini untuk menghindari kemungkinan kesalahan karena eksekusi berulang pada file yang disertakan tadi.

Jadi saat dijalankan, fungsi include_once dan require_once mengecek keberadaan file selama eksekusi script. Jika sudah pernah dijalankan maka penyertaan yang kedua dalam satu script tidak dieksekusi. Include_once dapat digunakan dalam kasus-kasus di mana file yang sama mungkin disertakan dan dievaluasi lebih dari sekali selama eksekusi script tertentu, sehingga dalam hal ini dapat membantu menghindari masalah seperti redefinitions fungsi, penugasan kembali nilai variabel dan sebagainya.

Fungsi include_once

Karakter dari fungsi include_once adalah sama dengan fungsi include, yaitu jika ada error pada file yang disertakan  script dibawahnya akan tetap dijalankan dan browser hanya menampilkan pesan error Warning saja.

Cara penulisan fungsi include_once

 include_once("nama_file_beserta_path");  
atau
include_once "nama_file_beserta_path";

Contoh penggunaan fungsi include_once

1. Buat script berikut ini pada text editor lalu simpan dengan nama contoh_include_once.php

 <?php   
echo "Hari ini:".date("Y-m-d");
?>

2. Buat script untuk file utama yang menyertakan file tadi seperti ini

 <?php   
include_once('contoh_include_once.php');
include_once('contoh_include_once.php');
include_once('file_fiktif.php');
echo "script dibawah file fiktif";
?>

3. Jalankan file utama pada browser, jika benar maka tampilan Hari ini beserta tanggan hanya ditampilkan sekali saja dan dibawahnya akan muncul pesan error Warning namun tetap menampilkan tulisan “script dibawah file fiktif”. Lebih jelas perhatikan tampilan berikut ini

contoh php include_once

Fungsi require_once

Mirip dengan fungsi include_once, karakter dari require_once juga sama dengan fungsi require, yaitu jika ada error pada file yang disertakan maka browser akan menampilkan Fatal error dan script selanjutnya tidak dijalankan.

Cara penulisan fungsi require_once

 require_once("nama_file_beserta_path");  
atau
require_once "nama_file_beserta_path";

Contoh penggunaan fungsi require_once

1. Buat script berikut ini pada text editor lalu simpan dengan nama contoh_require_once.php

 <?php   
echo "Hari ini:".date("Y-m-d");
?>

2. Buat script untuk file utama yang menyertakan file tadi seperti ini

 <?php   
require_once('contoh_require_once.php');
 require_once('contoh_require_once.php');   
require_once('file_fiktif.php');
echo "script dibawah file fiktif";
?>

3. Jalankan file utama pada browser, jika benar maka tampilan Hari ini beserta tanggan hanya ditampilkan sekali saja dan dibawahnya akan muncul pesan Fatal Error dan tidak menampilkan tulisan “script dibawah file fiktif”. Lebih jelas perhatikan tampilan berikut ini

contoh php require_once

Kesimpulan

Fungsi include_once dan require_once digunakan untuk mencegah kesalahan ketika membutuhkan penyertaan file hanya dieksekusi sekali dan dikhawatirkan error jika dieksekusi dua kali atau lebih. Fungsi include_once dan require_once sebaiknya ditaruh pada bagian atas saat penulisan program PH P agar script dibawahnya bisa turut menggunakan file yang disertakan.

Referensi :

  • //www.w3schools.com/php/php_includes.asp
  • //achmatim.net/2013/10/20/php-perbedaan-fungsi-include-require-include_once-dan-require_once/

Filed Under: PHP

Memahami Fungsi Include dan Require Pada PHP

17 Oktober 2014 By Eko Purnomo

php-include-dan-require

Include dan Require adalah fungsi PHP yang digunakan untuk menyertakan sebuah file kedalam file PHP lainnya. Statemen include dan require mengambil semua teks dan kode yang terdapat pada file lalu mengkopi kedalam file utama yang menggunakan include atau require. Tujuan dari penggunaan include dan require adalah mengurangi penulisan berulang-ulang terhadap suatu kode yang sama pada beberapa file. Include dan require sangat berguna untuk menghemat pekerjaan.

Sebagai contoh dalam merancang suatu website kita menetapkan empat bagian bagian header, sisi kiri, bagian utama dan bagian footer. Khusus untuk bagian header, sisi kiri dan footer pada tiap-tiap halaman biasanya sama, nah disinilah fungsi include dan atau require dibutuhkan. Sehingga jika kita akan mengupdate header, kita cukup mengedit file headernya saja.

Cara penggunaan fungsi include dan require

Pertama kita menulis kode-kode program yang sama tadi pada sebuah fle lalu menyertakan file tersebut kedalam file PHP yang lain. Untuk bisa di-include atau di-require, file yang disertakan dan file utama harus berekstensi .php (dot php).

Cara penulisan fungsi include dan require

 include 'filename';  
atau
require 'filename';

Perbedaan fungsi include dan require

Pengertian fungsi include dan require sebetulnya sama dan identik, namun ada perbedaan antara fungsi include dan require yaitu pada saat terjadi error pada file yang disertakan sebagai berikut:

  1. Fungsi include hanya menyertakan file saja, sehingga jika ada ERROR pada file yang disertakan script selanjutnya akan teta dijalankan dengan tetap menampilkan pesan E_WARNING saja. Jadi seolah-olah fungsi include hanya menyambungkan script-script pada file yang disertakan tadi dengan file utama.
  2. Fungsi require tidak hanya menyertakan file namun lebih kepada meminta file (require). Jadi jika ada ERROR pada file yang disertakan, PHP akan menampilkan E_COMPILE_ERROR dan script selanjutnya pada file utama tidak akan dijalankan.

Contoh penggunaan include dan require

1. Buat script berikut ini pada text editor lalu simpan file dengan nama contoh_include.php.

<?php
echo "<i>ini adalah script file contoh_include.php</i></br>";
?>

2. Kemudian dengan cara yang sama lalu simpan file dengan nama contoh_require.php.

<php
echo "<i>ini adalah script file contoh_require.php</i></br>";
?>

3. Selanjutnya buat script untuk file utama yang menyertakan kedua file diatas

<?php

echo "Contoh penggunaan include dan require</br>";
include "contoh_include.php";
echo "Ini adalah script dibawah include</br>";
require "contoh_require.php";
echo "Ini adalah script dibawah require</br>";
?>

4. Pastikan ketiga file tersebut berada dalam satu folder

php-include-folder

5. Coba jalankan file utama pada browser, jika benar akan tampil berikut ini:

php-include

6. Coba hapus kedua file include lalu refresh browser, maka akan tampak seperti ini

7. Pada tampilan error terlihat bahwa perintah menampilkan tulisan “Ini adalah script dibawah include” tetap dijalankan meskipun file contoh_include.php tidak ditemukan. Sedangkan script menampilkan teks “Ini adalah script dibawah require” tidak dijalankan.
8. Tampilan error yang dihasilkan pun berbeda, dimana fungsi include mnghasilkan peran Warning, sedangkan fungsi require menghasilkan pesan Fatal error.

Memilih Include atau require?

Hal ini dikembalikan kepada kebutuhan kita sendiri. Jika memang script yang disertakan sangat vital dan menyebabkan program selanjutnya terganggu maka gunakanlah Require. Jika hanya bersifar sekunder dan tidak berpengaruh secara signifikan gunakanlah fungsi Include.

Referensi :

  • //www.w3schools.com/php/php_includes.asp
  • //achmatim.net/2013/10/20/php-perbedaan-fungsi-include-require-include_once-dan-require_once/

Filed Under: PHP

Fungsi-fungsi PHP Untuk Menangani String

16 Oktober 2014 By Eko Purnomo

php-string

Selain fungsi-fungsi untuk menangani tanggal dan waktu, PHP juga menyediakan fungsi-fungsi untuk mengani string. Fungsi-fungsi ini merupakan bagian dari PHP core sehingga tidak perlu melakukan instalasi tambahan untuk menggunakan fungsi ini. Kegunaan dari fungsi ini adalah menangani proses program yang berkaitan dengan string, seperti menampilkan teks, memotong teks, mengkonversi teks, memecah teks dan masih banyak lagi fungsi lainnya.

Setidaknya ada sekitar 90 fungsi yang disediakan PHP untuk menangani string, namun disini akan coba dibahas beberapa yang menurut saya penting dan sering dipakai saja. Berikut ini beberapa fungsi pada PHP untuk menangani string.

Fungsi Keterangan
addcslashes () Mengembalikan string dengan menambahkan backslash di depan karakter yang ditetapkan pada suatu string karakter
addslashes () Mengembalikan string dengan menambahkan backslash di setiap tanda kutip dalam string karakter
bin2hex () Mengkonversi nilai ASCII dari sebuah karakter pada string ke nilai heksadesimal
chop () Menghapus spasi atau karakter lain dari ujung kanan string
chr () Mengembalikan nilai ASCII dari sebuah karakter
chunk_split () Membagi string menjadi serangkaian bagian yang lebih kecil
convert_cyr_string () Mengkonversi string dari satu Cyrillic karakter-set ke yang lain
convert_uudecode () men-decode uuencode string
convert_uuencode () Mengkodekan string menggunakan algoritma uuencode
count_chars () Mengembalikan nilai jumlah karakter yang digunakan dalam string
crc32 () Menghitung CRC 32-bit sebuah string
crypt () enkripsi string satu arah (hashing)
echo () Menampilkan satu string atau lebih
explode () Memecah string ke dalam array dengan aturan tertntu
fprintf () Menulis string yang terformat ke model output tertentu
get_html_translation_table () Mengembalikan tabel terjemahan yang digunakan oleh htmlspecialchars () dan htmlentities ()
hebrev () Mengubahbah teks Ibrani ke teks visual
hebrevc () Mengkonversi teks Ibrani ke teks visual dan baris baru ( n) menjadi & Lt; br & gt;
hex2bin () Mengkonversi nilai heksadesimal sebuah string menjadi karakter ASCII
html_entity_decode () Mengkonversi entitas HTML menjadi karakter
htmlentities () Mengkonversi karakter menjadi entitas HTML
htmlspecialchars_decode () Mengkonversi beberapa entitas HTML standar menjadi karakter
htmlspecialchars () Mengkonversi beberapa karakter yang telah ditetapkan menjadi entitas HTML
implode () Mengembalikan string dari elemen array
join () Alias ​​dari implode ()
lcfirst () Mengkonversi karakter pertama dari string ke huruf kecil
levenshtein () Mengembalikan jarak Levenshtein antara dua string
localeconv () Mengembalikan informasi dari format numerik dan moneter lokal
ltrim () Menghapus spasi atau karakter lain dari sisi kiri string
md5 () Menghitung hash MD5 dari string
md5_file () Menghitung hash MD5 dari file
metaphone () Menghitung kunci metaphone dari string
money_format () Mengembalikan string diformat sebagai string mata uang
nl_langinfo () Mengembalikan informasi lokal khusus
nl2br () Menyisipkan tag baris baru html (& Lt; br & gt;) pada sebuah string
number_format () Memformat string dengan aturan pengelompokan ribuan
ord () Mengembalikan nilai ASCII dari karakter pertama dari string
parse_str () Mem-parsing query string ke dalam variabel
print () Menampilkan satu atau lebih string (mirip fungsi echo)
printf () Menampilkan string yang terformat
quoted_printable_decode () Mengkonversi string dalam tanda kutip ke string 8-bit
quoted_printable_encode () Mengkonversi string 8-bit ke string dalam tanda kutip
quotemeta () Menegaskan meta karakter
rtrim () Menghapus spasi atau karakter lain dari sisi kanan string
setlocale () Set informasi lokal
sha1 () Menghitung SHA-1 hash dari string
sha1_file () Menghitung SHA-1 hash dari file
similar_text () Menghitung kesamaan antara dua string
soundex () Menghitung nilai kunci soundex string
sprintf () Menulis string yang terformat kedalam variabel
sscanf () Mem-parsing masukan dari string sesuai dengan format
str_getcsv () Mem-parsing string CSV ke dalam sebuah array
str_ireplace () Menggantikan beberapa karakter dalam string (case-insensitive)
str_pad () pad string kedalam ukuran panjang baru
str_repeat () Mengulang string jumlah kali tertentu
str_replace () Menggantikan beberapa karakter dalam string (case-sensitive)
str_rot13 () Melakukan pengkodean ROT13 pada string
str_shuffle () Mengacak semua karakter dalam string
str_split () Membagi string ke dalam array
str_word_count () Menghitung jumlah kata dalam string
strcasecmp () Membandingkan dua string (case-insensitive)
strchr () Menemukan terjadinya string pertama kali didalam string lainnya (alias dari strstr ())
strcmp () Membandingkan dua string (case-sensitive)
strcoll () Membandingkan dua string (perbandingan string berbasis lokal)
strcspn () Mengembalikan jumlah karakter yang ditemukan dalam string sebelum setiap bagian dari beberapa karakter tertentu ditemukan
strip_tags () Menghapus HTML dan tag PHP dari string
stripcslashes () Membuang tanda kutip pada string yang dikutip oleh addcslashes ()
stripslashes () Membuang tanda kutip pada string yang dikutip dengan addslashes ()
stripos () Mengembalikan posisi pertama kali terjadinya string didalam string lain (case-insensitive)
stristr () Menemukan terjadinya string pertama kali didalam string lainnya (case-insensitive)
strlen () Mengembalikan nilai panjang sebuah string
strnatcasecmp () Membandingkan dua string menggunakan algoritma pengurutan alami (case-insensitive)
strnatcmp () Membandingkan dua string menggunakan algoritma pengurutan alami (case-sensitive)
strncasecmp () Perbandingan strung pada n karakter pertama (case-insensitive)
strncmp () Perbandingan strung pada n karakter pertama (case-sensitive)
strpbrk () Pencarian string terhadap salah satu karakter yang diset
strpos () Mengembalikan posisi terjadinya string pertama kali didalam string lain (case-sensitive)
strrchr () Menemukan terjadinya string pertama kali didalam string lainnya
strrev () Membalikkan string
strripos () Menemukan posisi terjadinya string terakhir kali di dalam string lain (case-insensitive)
strrpos () Menemukan posisi terjadinya string terakhir kali di dalam string lain (case-sensitive)
strspn () Mengembalikan jumlah karakter yang ditemukan dalam sebuah string yang hanya berisi karakter dari daftar karakter tertentu
strstr () Menemukan kejadian pertama dari string dalam lainnya string (case-sensitive)
strtok () Membagi string ke string yang lebih kecil
strtolower () Mengkonversi string menjadi huruf kecil
strtoupper () Mengkonversi string menjadi huruf besar
strtr () Menerjemahkan karakter tertentu dalam string
substr () Mengembalikan bagian dari string
substr_compare () Membandingkan dua string dari posisi start ditentukan (binary safe dan case-sensitive opsional)
substr_count () Hitungan berapa kali substring terjadi dalam sebuah string
substr_replace () Menggantikan bagian dari string dengan string lain
trim () Menghapus spasi atau karakter lain dari kedua sisi string
ucfirst () Mengkonversi karakter pertama dari string ke huruf besar
ucwords () Mengkonversi karakter pertama dari setiap kata dalam string menjadi huruf besar
vfprintf () Menulis string diformat ke model keluaran tertentu
vprintf () Menampilkan string terformat
vsprintf () Menulis string terformat ke dalam variabel
wordwrap () Mengemas string ke dalam jumlah karakter tertentu

Referensi :

  • //www.w3schools.com/php/php_ref_string.asp

Filed Under: PHP

  • « Previous Page
  • 1
  • …
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • …
  • 17
  • Next Page »

Kategori

  • Android
  • Blogging
  • CSS
  • Desain
  • Elektronika
  • HTML
  • Internet
  • Javascript
  • Komputer
  • Mikrokontroler
  • PHP
  • Website

Pos-pos Terbaru

  • Rangkaian Adaptor 12 Volt 3 Ampere
  • 10 Aplikasi Transportasi Online Terbaru 2018
  • 3 Cara Screenshot di Laptop Windows
  • Rangkaian Adaptor 12V 35Ampere
  • Komunitas Desainer Kampung Jepara
  • Solder Yang Bagus dan Berkualitas
  • Cara Melewatkan Parameter ke dalam Fungsi pada Bahasa C
  • Parameter Dalam Bahasa C: Formal dan Aktual
  • Prototipe Fungsi dalam Bahasa C
  • Cara Menggunakan Fungsi dalam Bahasa C
  • Home
  • Privacy
  • Disclaimer
  • Kontak

Copyright © 2024 · Nulis-ilmu.com