Nulis-Ilmu.com

Tutorial Elektronika dan Komputer

  • Home
  • Elektronika
  • Komputer
  • Javascript

Cara Menggunakan Perangkat Smartphone Android (Pemula)

27 Maret 2015 By Eko Purnomo

cara menggunakan smartphone android

Menggunakan perangkat android bagi sebagian orang merupakan hal baru, terutama bagi yang sama sekali jarang bersentuhan dengan dunia komputer atau laptop. Cara menggunakan perangkat smartphone android relatif berbeda dengan penggunaan ponsel sebelumnya.

Pengguna akan dihadapkan pada teknologi yang benar-benar baru tentang bagaimana cara menelepon dan berkirim pesan sms, bagaimana menjalankan aplikasi dan tentu saja bagaimana menginstal dan mengelola aplikasi sendiri. Agar lebih memahami silahkan baca dulu artikel Mengenal Perangkat Smartphone Android yang berisi tentang keterangan penggunaan perangkat.

Berikut ini akan saya bagikan panduan singkat cara menggunakan smartphone android bagi pemula untuk hal-hal dasar.

Cara mempersiapkan perangkat smartphone Android pertama kali

  1. Silahkan buka perangkat smartphone android dari dalam kardus pembungkus.
  2. Pastikan kelengkapan perangkat seperti battery dan headset lengkap.
  3. Pasang kartu SIM (SIM Card) pada perangkat, pastikan jenis kartu SIM sesuai dengan slot yang tersedia.
  4. Pasang kartu memori pada slot kartu memori, biasanya jenis Micro SD Card. Jika belum punya bisa diabaikan, namun disarankan untuk menggunakan tambahan kartu memori agar penyimpanan pada perangkat android bisa lega.
  5. Pastikan semuanya telah terpasang dengan benar baru pasang battery pada perangkat.
  6. Nyalakan perangkat dengan menekan tombol Daya dan tahan beberapa saat sampai layar menyala. Biasanya pertama kali tampil merk atau tipe perangkat.
  7. Tunggu beberapa saat karena proses booting (nyala awal) sebuah perangkat android membutuhkan waktu yang lebih lama dari ponsel biasa.
  8. Jika perangkat normal akan tampil halaman Home Screen atau pada beberapa perangkat langsung diminta untuk memasukkan akun Google.
  9. Jika diminta memasukkan akun Google, silahkan masukkan saja alamat email Google (gmail) dan passwordnya. Bagi yang belum punya silahkan ikuti panduan pada artikel cara membuat akun Google untuk android.

Mengenal tampilan layar perangkat smartphone android

  1. Layar perangkat smartphone android kebanyakan (mungkin semua) menggunakan teknologi layar sentuh.
  2. Untuk berinteraksi dengan perangkat dilakukan dengan menyentuh layar dengan berbagai cara seperti mengetuk, menyentuh tahan dan geser lalu ada juga dengan menyubit layar dan masih banyak lagi model sentuhan layar lainnya.
  3. Tampilan layar saat pertama kali dihidupkan merupakan tampilan halaman depan atau yang sering disebut dengan Home Screen atau halaman Home.
  4. Pada halaman Home terdapat beberapa icon, yaitu sebuah gambar kecil yang merupakan jalan pintas untuk menjalankan aplikasi.
  5. Pada halaman Home hanya terdapat beberapa icon aplikasi, untuk melihat semua icon aplikasi silahkan masuk ke menu, biasanya iconnya bergambar titik-titik bisa bulat atau kotak tergantung model tampilan (theme).
  6. Pada bagian bawah halaman Home terdapat deretan icon aplikasi yang disebut dengan aplikasi favorit.
  7. Untuk menambahkan atau mengganti icon pada halaman Home baik pada layar utama maupun pada daftar aplikasi favorit bisa dilakukan dengan menekan icon dalam waktu yang agak lama lalu pilih opsi yang tersedia.
  8. Pada bagian atas halaman Home terdapat tampilan informasi sinyal, battery, koneksi data dan notifikasi even baru.
  9. Setiap ada even baru seperti pesan masuk atau panggilan tak terjawab biasanya akan ada bagian atas ini.
  10. Pada beberapa model tampilan biasanya terdapat beberapa halaman Home, kita bisa memilih halaman Home dengan menyentuh layar dan menggeser ke kiri atau ke kanan.
  11. Selain halaman Home dan daftar icon aplikasi, pada layar juga terdapat panel notifikasi yang tampil jika diinginkan saja.
  12. Untuk melihat panel notifikasi pada layar silahkan sentuh layar dibagian atas lalu tahan dan geser kebawah. Akn tampil beberapa icon notifikasi seperti koneksi data, bluetooth, wifi, gps dan sebagainya.
  13. Jika dibiarkan lama tidak dipakai biasanya layar android akan terkunci secara otomatis.
  14. Untuk membuka kunci secara default biasanya bisa dilakukan dengan menyentuh dan menggeser layar ke arah tidak terkunci. Cara ini biasanya jika pengaturan keamanan belum diubah ke dalam bentuk pola atau password atau yang lainnya.

Cara menambahkan dan mengelola kontak pada perangkat smartphone Android

  1. Untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kontak silahkan buka aplikasi Kontak, biasanya icon gambar orang.
  2. Pada perangkat android disediakan aplikasi impor dan ekspor kontak.
  3. Jika kita mempunyai kontak dari perangkat ponsel lama bisa diekspor ke dalam perangkat android. Biasanya data kontak berupa file vcf.
  4. Untuk mengimpor kontak silahkan masuk ke aplikasi Kontak lalu pilih pengaturan kemudian pilih Impor /Ekspor dan arahkan ke file vcf.
  5. Selain impor kontak, kita juga bisa menambahkan kontak baru pada perangkat android.
  6. Untuk membuat kontak silahkan masuk ke aplikasi kontak lalu ketuk tanda + kemudian isi data-data kontak baru seperti nama dan nomor hp.
  7. Kita bisa mengelola kontak yang sudah ada seperti mengedit atau menghapus kontak.
  8. Untuk mengedit atau mengubah data kontak silahkan pilih kontak yang akan diedit lalu ketuk tanda pensil kemudian setelah selesai mengubah data pilih simpan.
  9. Untuk menghapus kontak silahkan pilih kontak yang akan dihapus lalu ketuk tanda Hapus.
  10. Untuk mencari kontak dengan cepat silahkan ketik nama atau nomor pada kotak pencarian pada aplikasi Kontak.

Cara melakukan panggilan, menerima panggilan dan melihat data panggilan pada perangkat smartphone Android

  1. Untuk melakukan sesuatu yang berkaitan dengan panggilan seperti akan melakukan panggilan dan melihat data panggilan silahkan masuk ke aplikasi Telepon, biasanya icon gambar gagang telepon.
  2. Jika ada panggilan yang masuk kita jawab dengan menyentuh tahan dan geser lingkaran warna hijau.
  3. Untuk melakukan panggilan telepon silahkan masuk ke aplikasi Telepon atau Phone.
  4. Silahkan masukkan nomor hp yang akan dipanggil.
  5. Jika nomor yang dipanggil ada dalam daftar kontak silahkan masuk ke aplikasi kontak didalam aplikasi telepon lalu pilih kontak yang akan ditelepon.
  6. Untuk melihat daftar riwayat telepon silahkan masuk ke aplikasi Telepon lalu lihat pada log, akan tampak data panggilan masuk, panggilan keluar dan panggilan tak terjawab.

Cara mengirim, menerima dan mengelola SMS pada perangkat smartphone Android

  1. Untuk melakukan sesuatu yang berhubungan dengan SMS silahkan masuk ke aplikasi Pesan atau Message.
  2. Secara default akan tampil data pesan dalam format thread view, yaitu pengelompokan pesan berdasarkan kontak dengan tampilan percakapan model forum.
  3. Untuk melihat detail percakapan silahkan ketuk pada salh satu kontak yang dimaksud.
  4. Untuk mengirim pesan atau membalas pesan yang masuk silahkan ketik pada kotak teks yang tersedia lalu pilih kirim.
  5. Untuk mengirim pesan pada kontak baru yang belum ada pada tampilan thread, silahkan ketuk tanda + pada layar kemudian pilih kontak yang dituju lalu isi pesan pada kotak teks yang tersedia.
  6. Untuk menghapus pesan satu per satu silahkan masuk ke salah satu thread kontak kemudian sentuh lama pada pesan kemudian pilih hapus.
  7. Untuk menghapus salah satu thread kontak silahkan sentuh lama pada thread kontak yang dimaksud kemudian pilih hapus.
  8. Untuk menghapus banyak thread silahkan pilih hapus thread pada menu dalam aplikasi Pesan kemudian tandai yang akan dihapus dan setelah selesai pilih hapus.
  9. Untuk membackup pesan dan mengembalikan pesan yang dibackup gunakan aplikasi tambahan karena belum ada pada menu aplikasi.

Cara menjalankan, menginstal dan mengelola aplikasi pada perangkat smartphone Android

  1. Untuk menjalankan sebuah aplikasi bisa dlakukan dengan mengetuk icon aplikasi pada halaman home atau pada tampilan halaman aplikasi.
  2. Jika akan menjalankan aplikasi lain tanpa menutup aplikasi yang sedang berjalan silahkan tekan tombol Home lalu jalankan aplikasi baru yang dimaksud.
  3. Untuk mengetahui daftar aplikasi yang sedang berjalan silahkan tekan atau sentuh tombol Aplikasi Terbaru.
  4. Untuk menghentikan aplikasi yang sedang berjalan bisa dilakukan dengan keluar dari aplikasi atau menyentuh dan menggeser aplikasi (seperti gerakan membuang) melalui daftar aplikasi yang muncul saat ditekan tombol aplikasi Terbaru.
  5. Untuk menginstal aplikasi bisa dilakukan melalui Google Play Store atau dengan File APK.
  6. Jika akan menginstal aplikasi dengan file APK biasanya akan diminta untuk mengubah pengaturan ijin sumber aplikasi.
  7. Untuk menghapus aplikasi yang sudah terinstal silahkan masuk ke aplikasi pengaturan dengan icon gambar roda gigi lalu masuk pada menu aplikasi kemudian pilih aplikasi yang akan dihapus instalannya.
  8. Untuk memindahkan aplikasi dari memori internal ke kartu memori (micro sd) atau sebaliknya silahkan ketuk aplikasi yang dimaksud lalu ketuk tombol pindahkan aplikasi.

Cara mengambil gambar, melihat foto, memainkan file audio mp3 dan memainkan video pada perangkat smartphone Android

  1. Untuk mengambil gambar pada perangkat android bisa dilakukan dengan cara screenshot layar atau mengambil gambar melalui kamera.
  2. Melalui kamera kita bisa mengambil gambar diam(foto) atau gambar bergerak (video), silahkan pilih mode kamera mau diset foto (icon kamera pocket) atau video (icon kamera handycam).
  3. Gambar dan video yang diambil bisa dilihat dan dimainkan pada aplikasi Foto atau Video player. Silahkan klik aplikasi Image atau Picture untuk melihat foto dan aplikasi Video untuk memutar video hasil rekaman kamera tadi.
  4. Untuk memainkan file audio mp3 silahkan buka aplikasi Music lalu atur volume secukupnya.
  5. Suara dari music dan video bisa didengarkan melalui speaker atau melalui headse
  6. Jika tidak puas dengan aplikasi bawaan dari pabrik silahkan pilih dan instal sendiri aplikasi dari Google Play Store.

Itulah beberapa cara dasar dalam menggunakan perangkat smartphone android. Sebetulnya menggunakan android akan mudah jika sudah terbiasa. Yang penting adalah jangan takut mencoba dan takut salah. Selain itu terus belajar dan bertanya pada teman atau pada Google malalui internet akan sangat membantu proses belajar dan mengenal perangkat Android.

Filed Under: Android

Cara Membuat Akun Google Untuk Android

26 Maret 2015 By Eko Purnomo

cara membuat akun google

Untuk dapat menggunakan semua fitur pada perangkat android seperti Google Play Store kita harus mempunyai akun Google. Google Play Store adalah tempat berkumpulnya aplikasi untuk android. Setelah masuk ke Play Store kita bisa memilih aplikasi lalu menginstalnya pada perangkat android. Ada aplikasi yang berbayar namun banyak juga aplikasi yang gratis. Nah, akun Google ini akan diminta saat kita akan login ke Google Play Store.

Apa itu Akun Google ?

Akun Google sebenarnya adalah sebuah alamat email dan password. Dulu kita menyebut ini sebagai alamat gmail namun seiring dengan perkembangan layanan Google maka alamat gmail sekarang diintegrasikan dengan semua layanan Google dengan sebutan akun Google.

satu akun untuk semua layanan google

Kita hanya perlu satu akun Google kita bisa menggunakan beberapa layanan seperti Mail, Youtube, Google+, Google Drive dan tentu saja Google Play Store. Jika kita browsing dengan komputer maka secara otomatis layanan Google ini akan mendeteksi login kita ke salah satu akun. Dengan demikian kita tidak perlu login berulang-ulang pada setiap layanan.

Setiap kali membuat akun Google maka secara otomatis kita sudah terdaftar pada semua layanan Google. Kita akan otomatis mempunyai email dengan akhiran gmail.com dan profil Google+. Setiap akun Google diberi kuota 15GB, berlaku untuk penyimpanan misalnya email dan Google Drive. Akun Google ini tidak memiliki masa aktif, sehingga tidak perlu khawatir akun dinon aktifkan jika kita tidak login dalam waktu lama.

Cara Membuat Akun Google untuk Android

Akun Google bisa kita dapatkan secara gratis tanpa harus membayar. Untuk memperoleh akun Google kita hanya perlu melakukan registrasi dihalaman signup Google kemudian melengkapi data lalu akan dipandu dengan step-step berikutnya yang relatif mudah.

Berikut ini urutan proses membuat akun Google :

1. Buka halaman pendaftaran Google di alamat //accounts.google.com/signup, akan tampak form registrasi seperti berikut ini:

form pendaftaran akun google

2. Ini form pendaftaran dengan data yang benar sesuai petunjuk berikut ini :

  • Nama Depan, diisi dengan nama depan misalnya: Eko
  • Nama Belakang, diisi dengan nama belakang misalnya: Purnomo
  • Pilih nama pengguna, diisi dengan nama pengguna bebas menggunakan huruf dan angka dengan syarat belum dipakai orang lain. Jika nama pengguna sudah dipakai akan ada keterangan bahwa nama pengguna tersebut sudah digunakan oleh orang lain.
  • Buat Sandi, diisi dengan password atau kata sandi dari akun Google yang akan dibuat.
  • Konfirmasi Sandi, diisi sama persis dengan kata sandi. Ini berfungsi bahwa kata sandi yang kita masukkan benar-benar sesuai dengan apa yang kita inginkan dan tidak terjadi salah ketik atau kurang huruf dan sebagainya.
  • Tanggal lahir, diisi dengan tahun, bulan dan tanggal kelahiran kita.
  • Gender, diisi dengan jenis kelamin
  • Ponsel, boleh tidak diisi boleh tidak. Ponsel ini diisi dengan nomor hp yang terkait dengan akun Google. Nomor hp ini dibutuhkan untuk verifikasi dan pemulihan akun jika ada masalah dikemudian hari seperti lupa password atau kata sandi.
  • Alamat email saat ini, diisi dengan alamat email yang sudah ada. Jika belum punya bisa dikosongi.
  • Pilih verifikasi dengan captha atau dengan nomor hp.
  • Jika memilih verifikasi dengan nomor silahkan centang/check lewati verifikasi ini.
  • Jika memilih verifikasi dengan captcha biarkan saja (jangan centang) lalu isikan pada kolom Ketik teks sesuai dengan teks yang ada pada captcha.
  • Pilih lokasi, misalnya Indonesia.
  • Klik saya menyetujui persyaratan layanan… dan seterusnya lalu klik Langkah berikutnya.

3. Akan tampak halaman verifikasi akun seperti berikut ini, silahkan isi dengan nomor hp kita lalu pilih metode verifikasi dengan SMS atau panggilan suara.

pilih verifikasi akun google

4. Klik lanjutkan dan kita akan diminta untuk memasukkan kode verifikasi yang dikirim melalui SMS atau panggilan suara tadi.

masukkan kode verifikasi akun google

5. Setelah selesai klik lanjutkan dan proses membuat akun Google telah selesai.

Filed Under: Android

Mengenal Perangkat Smartphone Android

25 Maret 2015 By Eko Purnomo

Setelah mengetahi sedikit tentang android, selanjutnya kita akan berkenalan dengan sebuah perangkat android. Sebagai contoh disini akan saya ambil sebuah perangkat smartphone kategori menengah dari Samsung yaitu Galaxy V. Materi pada artikel ini sebagian saya ambil dari buku petunjuk Samsung Galaxy V.

Sebuah ciri dari kebanyakan smartphone yang populer saat ini adalah ukuran layar yang lebar dan sudah menggunakan teknologi layar sentuh. jadi keberadaan tombol atau keypad sudah tidak dibutuhkan lagi. Selain itu ciri lain adalah adanya tiga tombol yang umum pada perangkat android yaitu power, volume up dan volume down. Berikut ini tampilan dari sebuah perangkat android beserta penjelasannya.

Contoh keterangan pada perangkat Android Samsung Galaxy V

1. Layar sentuh

Adalah layar untuk menampilkan display sekaligus berfungsi sebagai akses melalui teknologi layar sentuh. Dengan layar sentuh ini kita bisa berinteraksi dengan smartphone tanpa harus menggeser kursor karena untuk memilih kita cukup lakukan dengan menyentuhnya saja. Teknologi layar sentuh saat ini telah menggunakan sistem kapasitif artinya kita tidak perlu menekan layar tapi cukup menempelkan ujung jari pada layar.

2. Tombol daya

Adalah tombol yang berfungsi utama untuk menghidupkan perangkat smartphone android. Selain itu tombol daya juga dipakai untuk mengunci perangkat dan juga bersama tombol volume down atau tombol home bisa dipakai untuk melakukan screenshot pada layar.

3. Tombol Home

Adalah tombol yang digunakan untuk kembali ke tampilan depan. Tombol Home berfungsi ketika kita akan kembali ke tampilan dengan cepat. Pada perangkat lain, tombol Home juga memiliki fungsi lain misalnya pada Samsung Galaxy Young jika ditekan lama akan menampilkan task manager. Kombinasi tombol Home dan tombol Daya pada perangkat android Samsung juga dipakai untuk melakukan screenshot layar.

4. Tombol kembali

Adalah tombol yang digunakan untuk kembali pada tampilan berikutnya sebuah aplikasi. Jika tampilan aplikasi sudah berada paling depan maka jika tombol kembali ini ditekan akan menyebabkan keluar dari tampilan aplikasi. Tombol kembali ini juga sering disebut dengan tombol Back, yaitu kata dalam bahasa inggris yang artinya kembali.

5. Tombol aplikasi terbaru

Tombol ini mulai muncul pada perangkat android Kitkat. Pada versi sebelumnya tombol ini biasanya disebut menu atau tombol pengaturan. Tombol aplikasi terbaru berfungsi untuk menampilkan deretan daftar aplikasi yang sedang kita jalankan. Untuk menghentikan jalannya aplikasi cukup dilakukan dengan menyentuh pada thumbnail aplikasi dan menggesernya dengan cepat ke kanan.

6. Tombol Volume

Adalah tombol yang berfungsi untuk mengontrol level suara pada perangkat android. Ada dua tombol volume yang lazim terdapat pada perangkat android yaitu tombol volume down dan tombol volume up. Tombol volume down berfungsi untuk menurunkan level suara dan tombol volume up berfungsi untuk menaikkan level suara.

7. Kamera Depan

Adalah kamera yang terletak dibagian panel depan sebuah perangkat android. Kamera ini berfungsi ketika kita melakukan selfie atau melakukan panggilan video bergerak. Kamera depan ini biasanya memiliki resolusi yang lebih kecil dari kamera belakang.

8. Kamera Belakang

Adalah kamera utama yang berfungsi untuk mengambil gambar diam(foto) dan gambar bergerak (video). Kamera ini memiliki resolusi yang lebih besar dari kamera depan dan bisanya dilengkapi dengan fitur tambahan seperti auto focus dan led flash. Auto focus adalah kemampuan untuk bisa mengatur focus secara otomatis mengikuti jarak pengambilan gambar.

9. Lampu Kilat

Adalah sebuah lampu yang berfungsi untuk menerangi obyek saat mengambil gambar dengan kamera belakang. Lampu flash ini biasanya hanya berfungsi untuk mengambil gambar diam (memotret). Lampu flash sangan membntu ketika kita mengambil gambar diwaktu malam atau dilokasi yang gelap.

10. Konektor multifungsi

Adalah konektor model micro USB yang dipakai untuk berbagai keperluan seperti mengisi battery (charge) dan menghubungkan perangkat android ke komputer. Dengan konektor inikita bisa melakukan transfer data dari dan ke komputer serta berbagi internet melalui USB hotspot.

11. Colokan Headset

Adalah lubang untuk memasang jack headset pada perangkat smartphone. Headset adalah sebuah perangkat penghasil suara dengan level kecil yang biasanya langsung dipasang didekat telinga. Headset juga berfungsi untuk melakukan panggilan karena didalam headset biasanya terdapat tombol dan mikrophone kecil.

12. Mikrophone

Adalah alat yang menerima masukan bicara saat kita melakukan panggilan telepon. Microphone ini mengubah sinyal suara menjadi sinyal listrik. Microphone pada perangkat seluler biasanya dirancang sangat peka dan hanya diberi lubang kecil untuk masuknya gelombang suara.

13. Speaker

Adalah alat yang mengeluarkan suara saat kita memutar lagu atau video pada android. Speaker ini mengubah sinyal listrik menjadi sinyal suara seperi aslinya. Speaker yang dimaksud disini berbeda dengan speaker yang berada didepan untuk mendengarkan panggilan. Speaker biasanya terletak dibagian belakang perangkat.

14. Earpiece

Ini adalah alat yang berfungsi mengeluarkan suara dari lawan bicara kita saat menelepon. Earpiece ini sebetulnya juga merupakan speaker juga namun memiliki ukuran yang lebih kecil dan juga suara yang dihasilkan tidak bisa keras seperti speaker belakang.

15. Antena Utama

Adalah alat untuk menangkap sinyal dari pemancar BTS operator seluler. Antena ini biasanya ditaruh didalam dan tidak terlihat. Agar efektif dalam penerimaan, biasanya kita dianjurkan untuk menghalangi antena karena akan berpengaruh pada penerimaan sinyal dan pemakaian daya yang bisa menyebabkan boros battery.

16. Antena GPS

Adalah antena yang berfungsi menangkap sinyal GPS. GPS adalah singkatan dari Global Positioning System. Dengan GPS ini kita bisa melacak lokasi kita berada serta membuat rute pemandu untuk menemukan tujuan kita. Antena GPS ini langsung terhubung dengan satelit jadi agar bisa dipakai harus berada diarea luar ruangan dan terhubung langsung dengan langit.

17. Tutup belakang

Adalah tutup pelindung disebelah belakang yang kadang bisa dipelas dengan mudah terutama untuk perangkat dengan battery yang bisa dicopot pasang. Untuk membuka tutup belakang sebuah perangkat android biasanya disediakan area kecil untuk mencukil tutup belakang.

Demikian sekilas informasi singkat tentang perangkat android yang saya ambil dari produk Galaxy V produksi Samsung. Untuk perangkat android lain mungkin berbeda namun intinya sama hanya tata letaknya saja mungkin yang berbeda.

Filed Under: Android

10 Kelebihan dan Kekurangan Android Part 2

24 Maret 2015 By Eko Purnomo

10 Kelebihan dan Kekurangan Android Part 2

Ini adalah lanjutan dari artikel tentang kelebihan dan kekurangan android bagian pertama. Pada artikel sebelumnya telah disebutkan tentang 10 kelebihan dari sistem operasi android. Dan agar berimbang maka pada tulisan berikut ini juga akan disebutkan juga 10 kekurangan dari sistem operasi android.

Android adalah sistem operasi yang tergolong baru namun perkembangannya saat ini sudah sangat cepat dan bahkan menguasai lebih dari 80% perangkat smartphone didunia. Ibarat tiada gading yang tak retak, begitulah adanya sistem operasi android ini. Dan dibalik semua kelebihan yang ada tentu kita harus objektif bahwa masih banyak kekurangan yang harus dibenahi demi kesempurnaan dari sistem operasi yang gratis dan luar biasa ini.

Kekurangan Android

Berikut ini beberapa kekurangan dari sistem operasi android :

1. Masih terdapat bug

Bug adalah sebuah kesalahan pada program. Bug ini membuat kerja sebuah perangkat menjadi bermasalah dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bug yang terdapat pada android umumnya terjadi pada merk-merk tertentu terutama untuk kelas menengah ke bawah.

Permasalahan bug pada perangkat android berkaitan dengan kustomisasi masing-masing pembuat perangkat yang menyebabkan masalah dan tidak terdeteksi pada proses riset dan development(R & D) maupun saat produksi masal (mass production).

Contoh bug konyol yang pernah terjadi pada perangkat samsung galaxy 4 adalah munculnya kata-kata porno pada pengaturan air gesture. Bug yang terjadi ini bisa jadi karena tekanan dari pihak marketing agar sesegera mungkin melepas perangkat ke pasaran agar tidak didahului oleh perangkat merk lain.

2. Koneksi internet yang terus menerus

Kelemahan dari perangkat android yang kedua adalah pengaturan koneksi internet yang belum begitu efisien. Seperti kita ketahui bahwa koneksi dari perangkat android berlangsung sepanjang pengaturan data dihidupkan. Ini tentu tidak efisien jika perangkat berada dalam keadaan standby dan tidak aktif digunakan.

3. Boros data dan kuota

Implikasi atau efek dari koneksi internet yang terus menerus pada pin nomor 2 adalah borosnya data dan tentunya menguras kuota internet kita. Mungkin ini bukan semata-mata kekurangan dari perangkat android saja karena pemakaian data internet juga dibutuhkan oleh hampir semua smartphone lain seperti Iphone dan Blackberry.

4. Boros battery

Hal lain yang menjadi efek dari borosnya koneksi internet sebuah perangkat android adalah boros battery. Selain itu manajemen daya pada layar dan penggunaan prosesor serta jaringan seluler pada perangkat android memang masih kalah jika dibandingkan dengan perangkat lain. Ini sepertinya menjadi faktor bawaan dari kapasitas android yang merupakan turunan dari sistem operasi Linux.

5. Cepat sekali kadaluwarsa

Inovasi dan pengembangan yang dilakukan oleh pengembang perangkat keras dan pengembang perangkat lunak android memang diakui keberhasilannya. Dalam waktu kurang lebih 5 tahun android boleh dibilang menguasai pasar smartphone didunia.

Namun ternyata ada efek samping keluhan yang saya rasakan sebagai pemilik dan pengguna perangkat android. Keluhan itu adalah perangkat yang saya beli setahun yang lalu akan terasa “jadul” saat ini dan update fitur-fitur unggulan dari beberapa perangkat lunak menjadi tidak bisa optimal pada perangkat “jadul” saya tersebut.

Akibatnya pengguna android harus terus menerus “dipaksa” untuk mengupdate perangkatnya agar tetap eksis dan bisa menikmati keunggulan dari fitur-fitur android. Efek dari hal ini adalah alokasi anggaran yang harus disediakan setiap tahun untuk mengupgrade perangkat android terbaru.

6. Pengguna “diganggu” oleh iklan

Sebagai masyarakat indonesia kita telah terbiasa dengan iklan yang muncul di televisi, radio dan surat kabar. Ikaln ini merupakan sumber pendapatan utama dari mereka para pelaku bisnis multimedia seperti pertelevisian dan broadcasting lainnya.

Hal ini tampaknya juga berlaku bagi sistem operasi android yang diberikan secara “gratis” oleh Google. Kata gratis saya beri tanda petik karena Google ternyata tidak sepenuhnya memberikan android secara ikhlas dan cuma-cuma. Ini memang hak Google sebagai pemilik sistem operasi android dan bukan merupakan kesalahan Google.

Seperti kita tahu bahwa Google telah mengeluarkan biaya investasi yang tidak sedikit untuk membeli dan mengembangkan android sampai sebesar ini. Saya pribadi berterima kasih kepada Google atas lahirnya sistem operasi android.

Memang iklan yang muncul pada penggunaan android tidak sampai mengganggu namun adanya iklan yang muncul ini saya catat merupakan salah satu kekurangan dari sistem operasi android karena bisa jadi kehadiran iklan ini bagi sebagian orang dirasa mengganggu.

7. Pengguna akan “dipaksa” menjadi pengguna Google

Dampak lain dari menggunakan sistem operasi android adalah kita mau tidak mau harus mempunyai akun Google. Apakah mempunyai akun Google merupakan sebuah kerugian, tentu jawabannya bermacam-macam tergantung dari siapa yang ditanya. Jika saya pribadi menjawab tidak karena saya banyak menggunakan layanan Google seperti Blogger, Mesin pencari, Gmail, Youtube, Google Plus, Google drive dan sebagainya.

Bagaimanapun syarat untuk menjadi pengguna Google membuat pengguna android tidak bebas dan seakan terikat oleh sesuatu. Bagi sebagian orang mungkin menjadi pengguna Google biosa jadi merupakan paksaan dan menyentuh sisi pribadi mereka.

8. Memerlukan pengetahuan teknis untuk memilih spesifikasi perangkat

Banyaknya perangkat android yang beredar dipasaran dengan berbagai merk yang dikenal dan tidak dikenal menjadikan dilema tersendiri bagi konsumen android. komsumen dituntut harus cerdas dalam memilih perangkat dan jika salah akan menyebabkan kerugian tentunya.

Hal semacam ini pernah dialami oleh tema saya karena ketidak tahuannya akan fitur koneksi jaringan internet. Saat itu dia kecewa karena perangkat android yang dia beli belum support koneksi internet 3g/HSDPA.

Bermula dari contoh diatas tentunya memilih sebuah poerangkat android tidak semudah memilih iphone dan blackberry tentunya. Dan hal ini saya catat sebagai salah satu kekurangan dari perangkaty android yaitu dibutuhkan pengetahuan teknis dari konsumen untuk memilih perangkat android.

9. Kustomisasi perangkat yang masih dibatasi

Ini berlaku bagi perangkat android yang baru dibeli dari merk tertentu misalnya yang saya tahu adalah samsung dan sony. Pengguna akan dibatasi dalam menggunakan beberapa aplikasi seperti droid wall, titanium backup, link2sd dan root explorer. Pembatasan in berkaitan dengan permintaan akses root untuk menjalankan beberapa aplikasi yang telah disebutkan tadi.

Kekurangan ini bisanya bisa diatasi dengan membuka akses root sebuah perangkat melalui aplikasi atau update. Tidakan inilah yang sering disebut dengan ngeroot perangkat android. Namun yang kadang menjadi kendala adalah proses ngeroot ini tidak bisa dilakukan oleh pengguna awam dn harus dilakukan setidaknya oleh mereka yang memiliki kemamapuan teknis atau sudah terlatih.

10. Banyaknya aplikasi “sampah” pada Play Store

Ada gula ada semut begitulah ungkapann yang saya pakai untuk menggambarkan banyaknya aplikasi yang muncul pada play store. Disisi lain pengguna akan memperoleh banyak pilihan namun disisi yang lainnya pengguna akan menjadi kebingungan dalam memilih aplikasi mana yang harus diinstal.

Banyaknya aplikasi yang kurang bermutu atau yang saya sebut dengan “sampah” pada sub judul diatas barangkali tidak disengaja oleh para pengembang. Saya percaya mereka tetap berusaha mengahdirkan aplikasi yang terbaik namun apa daya kemampuan dan hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Yang lebih parah kadang selain tidak bisa berfungsi atau berjalan dengan baik, aplikasi-aplikasi ini juga memiliki bug yang mengganggu kinerja perangkat android. Pada beberapa kasus bahkan sempat membuat jalannya sistem operasi android berhenti atau hang dan harus direstart atau dicabut battery-nya agar perangkat bisa kembali berfungsi normal.

Demikian beberapa kekurangan dari perangkat android. Maksud dari tulisan ini bukan untuk halangan kita menggunakan android namun lebih kepada tujuan bagaimana kita mengatasi beberapa kekurangan ini. Sampai saat ini android masih yang terbaik menurut saya dari segi harga, kualitas dan komunitas.

Filed Under: Android

10 Kelebihan dan Kekurangan Android Part 1

23 Maret 2015 By Eko Purnomo

Kelebihan dan Kekurangan Android

Android adalah sistem operasi yang tergolong baru namun perkembangannya saat ini sudah sangat cepat dan bahkan menguasai lebih dari 80% perangkat smartphone didunia. Perkembangan android yang cukup “ganas” ini bahkan mampu “mematikan” raksasa ponsel masa lalu, Nokia. Sekarang hampir disemua tempat kita menjumpai orang-orang yang asyik menggunakan perangkat Androidnya bahkan sambil berjalan sekalipun.

Dibalik perkembangan android ini tentu ada kelebihan yang mendasarinya untuk dipilih banyak pengguna smartphone baik pemula maupun pengguna lama. Dan dibalik semua kelebihan ini tentu kita harus objektif bahwa tentu masih banyak kekurangan yang harus dibenahi demi kesempurnaan dari sistem operasi yang gratis ini.

Kelebihan Android

Berikut ini beberapa kelebihan dari sistem operasi android :

1.Sistem operasi gratis dan open source

Seperti telah ditulis pada artikel sebelumya, android merupakan sistem operasi yang gratis. Dengan ini kita bisa menikmati sistem operasi android tanpa harus membayar lisensi kepada pemliknya yaitu Google. Android juga bersfat open source, artinya siapa saja bisa mengembangkan android. Hal ini menyebabkan banyaknya kustomisasi pada sistem perangkat lunak android.

2. Harga perangkat relatif murah dan terjangkau

Selaras dengan poin nmor satu, ini menyebabkan sebuah perangkat android bisa dijual lebih murah dibandingkan dengan perangkat Iphone atau Windows Phone dengan ukuran hardware yang sama. Ini terjadi karena uang yang kita bayarkan untuk membeli perangkat tidak digunakan untuk membeli perangkat lunak sistem operasi.

3. Sudah multi tasking dan canggih dengan teknologi layar sentuh

Sistem operasi android membuat sebuah perangkat mobile seperti smartphone dan tablet PC bisa dioperasikan layaknya sebuah komputer. Sistem operasi android juga menyebabkan perangkat bisa dipakai untuk menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan atau yang sering dikenal dengan istilah multi tasking (multi=banyak, tasking=sedang bertugas).

Selain itu, rata-rata perangkat android sekarang sudah mengunakan teknologi layar sentuh sehingga memudahkan dalam pengoperasian khususnya dalam hal pointing layar yang pada komputer dilakukan dengan menggunakan mouse. Dengan teknologi layar sentuh terbaru yang menggunakan prinsip kapasitif, kita tidak perlu menekan layar, cukup dengan menyentuh atau menempelkan jari kita ke layar.

4. Tersedia banyak aplikasi

Kehadiran android semakin lengkap dengan banyaknya aplikasi yang disediakan oleh google beserta para pengembang melalui wadah aplikasi bernama Google Play Store. Kita cukup login dengan akun Google yang kita miliki dan akses ke jutaaan aplikasi sudah langsung terbuka lebar. Aplikasi-aplikasi yang tersedia kebanyakan bersifat gratis, meskipun ada beberapa yang berbayar.

5. Tersedia banyak pilihan vendor

Karena Google bukan perusahaan pembuat smartphone, maka android kemudian diberikan kepada mereka para vendor pembuat perangkat seperti smartphone dan tablet PC. Berbeda dengan IOS yang hanya ada pada Iphone buatan Apple, kita bisa memilih perangkat android dari banyak perusahaan misalnya Samsung, HTC, LG, Xiomi, Polytron, Evercoss dan lain-lain.

6. Terintegrasi dengan layanan Google

Karena android merupakan salah satu produk milik Google maka android akan terintegrasi dengan layanan Google lainnya seperti gmail, Youtube, Google Drive dan sebagainya. Jadi jika kita memiliki sebuah perangkat android, cukup satu id Google sudah bisa mengakses semua layanan Google.

7. Banyak pilihan model software alternatif (Custom ROM)

Kode program android yang bersifat open source atau kode sumber terbuka membuat siapa saja dapat mengembangkan android. hal ini menyebabkan banyaknya software alternatif android yang dibuat oleh orang pribadi atau komunitas yang bisa dipasang pada perangkat android tertentu.

Software alternatif ini biasanya disebut Custom ROM. Dengan mengcustom rom sebuah perangkat android maka tampilan dan kinerja android kita akan tampak berbeda dengan yang lain meskipun satu merk dan tipe.

8. Banyak teman yang menggunakan Android

Inilah salah satu yang menyebabkan sndroid cepat tersebuar dan mereka para pengguna android baru tidak takut membeli android yang nota bene merupakan perangkat smartphone yang lebih rumit dari ponsel biasa. Dengan banyaknya teman yang sudah menggunakan android maka otomatis akan terjadi sebuah komunitas terutama mereka yang menggunakan merk dan tipe yang sama. Grup-grup semacam ini banyak dijumpai dimedia sosial seperti di facebook, kaskus dan twitter.

9. Memberikan kemudahan akses dan pemberitahuan

Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh smartphone android adalah notifikasi yang selalu update setiap saat. Misalnya sekarang kita tidak harus selalu membuka email untuk mengecek ada email baru  atau tidak karena jika ada email baru akan otomatis ditampilkan pemberitahuan. Kita bisa secara mudah mengakses email, facebook, twitter, Google+ dan sebagainya.

10. Tersedia dukungan upgrade untuk perangkat-perangkat tertentu

Pada awalnya Google menawarkan kepada vendor bahwa sistem operasi android ini adalah sistem operasi yang dapat diupgrade. Artinya pengguna bisa menginstal versi android yang lebih tinggi pada perangkat android selama kapasitas hardware memungkinkan.

Itulah 10 kelebihan android yang saya rangkum dari berbagai sumber dan pengalaman menggunakan android. Untuk 10 kekurangan android akan dibahas pada artikel selanjutnya yang merupakan bagian kedua dari artikel ini.

Filed Under: Android

Android adalah Sistem Operasi Gratis

23 Maret 2015 By Eko Purnomo

Android adalah sistem operasi Gratis

Android adalah sistem operasi gratis untuk smartphone yang berbasis Linux. Ya, sejak diakuisisi oleh Google pada tahun 2005 android terus dikembangkan dan ditawarkan secara gratis kepada para vendor pembuat ponsel smartphone dan tablet PC. Jadi saat membeli perangkat Android kita membayar untuk perangkat keras namun tidak mengeluarkan biaya untuk sistem operasinya. Bagi yang belum tahu bisa saya jelaskan seperti ini.

Didalam sebuah perangkat mobile atau tablet PC terdapat dua komponen utama yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras adalah segala sesuatu yang berbentuk fisik yang berupa komponen elektronik dan mekanik sehingga membentuk sebuah bentuk fisik suatu perangkat. Contoh perangkat keras adalah battery, LCD, motherboard, speaker, camera, microphone dan casing.

Sedangkan perangkat lunak adalah sebuah program digital yang membuat perangkat keras bisa bekerja dan berfungsi. Tanpa perangkat lunak, sebuah perangkat keras akan “mati”, maksudnya meski utuh namun tidak bisa hidup dan berfungsi.

Salah satu perangkat lunak yang utama adalah sistem operasi, yaitu sebuah program utama yang menjalankan perangkat android dari awal dan membuat lingkungan kerja bagi aplikasi yang berjalan pada perangkat android tersebut. Contoh sistem operasi yang kita kenal pada komputer dan laptop adalah Linux dan Windows.

Linux adalah contoh sistem operasi gratis dan Windows adalah contoh sistem operasi yang berbayar. Nah, khusus untuk Android, Google merilisnya dengan gratis kepada para vendor pembuat ponsel setidaknya sampai artikel ini ditulis. Entah kedepannya bagaimana tentu terserah kepada manajemen Google.

Karena bersifat gratis inilah akhirnya kita bisa menikmati perangkat Android secara murah sampai ada yang menyentuh harga 500 ribuan. Bayangkan jika harus membayar untuk biaya sistem operasi, tentu harganya tidak bisa semurah itu. Sebagai contoh misalnya untuk membayar sistem operasi Windows 8.1 saja kita harus mengeluarkan uang sebesar US$ 119 atau sekitar Rp 1.547.000 pada kurs rata-rata saat ini Rp 13.000 per 1 US$.

Lalu apa yang menjadi tujuan Google hingga “memberi” sistem operasi Android gratis ini? Jawaban pastinya mungkin hanya pihak Google yang tahu. Namun jika boleh menebak dari beberapa hal yang terjadi dan berlaku pada “aturan main” pada penggunaan sistem operasi Android bisa ditangkap bahwa Google berniat memperluas jaringan iklannya melalui perangkat mobile seperti smartphone dan tablet PC.

Untuk bisa menggunakan fitur dari perangkat Android secara maksimal kita harus memiliki akun Google. Seperti misalnya untuk bisa menginstal aplikasi dari Play Store, kita harus masuk dengan menggunakan ID Google.

Selain itu dengan memperluas penggunaan perangkat Android, Google bermaksud “memasyarakatkan” penggunaan jaringan internet. Seperti diketahui bahwa Google adalah perusahaan yang berbasis internet dan model bisnisnya sangat bergantung kepada jaringan dan penguna internet. Tanpa internet, Google bukanlah apa-apa.

Perangkat Android kita tahu hampir semua dilengkapi dengan jaringan internet seluler atau setidaknya koneksi Wi-fi. Tanpa internet kita tidak bisa menggunakan fitur-fitur penting seperti BBM, WhatsApp, Mail, Youtube dan sebagainya. Dengan pengguna Android yang terus terhubung kepada jaringan internet, akan membuat Google bisa selalu terhubung dengan customernya yang tentunya siap untuk di-iklani setiap saat.

Itulah sedikit ulasan tentang sistem operasi Android yang bersifat gratis yang menjadi salah satu faktor utama perkembangan perangkat Andoid yang begitu cepat hingga sekarang ini telah menguasai lebih dari 80% total pengguna smartphone didunia. Memang Android yang gratis ini masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki namun tentunya tidak membuat alana untuk kita tidak memiliki perangkat Android yang semakin hari semakin canggih dan unik.

Filed Under: Android

  • « Previous Page
  • 1
  • …
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • …
  • 60
  • Next Page »

Kategori

  • Android
  • Blogging
  • CSS
  • Desain
  • Elektronika
  • HTML
  • Internet
  • Javascript
  • Komputer
  • Mikrokontroler
  • PHP
  • Website

Pos-pos Terbaru

  • Rangkaian Adaptor 12 Volt 3 Ampere
  • 10 Aplikasi Transportasi Online Terbaru 2018
  • 3 Cara Screenshot di Laptop Windows
  • Rangkaian Adaptor 12V 35Ampere
  • Komunitas Desainer Kampung Jepara
  • Solder Yang Bagus dan Berkualitas
  • Cara Melewatkan Parameter ke dalam Fungsi pada Bahasa C
  • Parameter Dalam Bahasa C: Formal dan Aktual
  • Prototipe Fungsi dalam Bahasa C
  • Cara Menggunakan Fungsi dalam Bahasa C
  • Home
  • Privacy
  • Disclaimer
  • Kontak

Copyright © 2024 · Nulis-ilmu.com