Nulis-Ilmu.com

Tutorial Elektronika dan Komputer

  • Home
  • Elektronika
  • Komputer
  • Javascript

Arti dari Spesifikasi Android

20 Maret 2015 By Eko Purnomo

arti spesifikasi android

Ketika memilih sebuah perangkat android kita akan dihadapkan pada beberapa pilihan spesifikasi yang berbeda dari ponsel jaman dulu. Misalnya ketika akan membeli sebuah perangkat android kita memilih spesifikasi prosesornya berapa giga hertz, ram nya berapa giga byte, kameranya berapa mega piksel kemudian juga versi android-nya apa, bisa di upgrade atau tidak dan lain-lain.

Setiap perangkat android memiliki spesifikasi seperti layaknya komputer. Misalnya spesifikasi standar yang ada pada komputer adalah kecepatan prosesor, besarnya ram dan kapasitas memori penyimpanan internal (dalam komputer berupa harddisk). Selain itu ada spesifikasi khusus yang terkait dengan perangkat android seperti jaringan, layar, kamera, battery dan fitur pelengkap lainnya.

1. Prosesor

Adalah otak dari sebuah perangkat android. Prosesor ini sering disebut juga dengan CPU (Central processing unit). Sebagai gambaran, kita sebelumnya telah mengenal prosesor pada komputer seperti Intel Pentium dan Core i3. Prosesor pada android tidak jauh beda fungsinya dengan prosesor pada komputer. Perbedaan nyata terletak pada sistem pemasangannya yang fix (tetap) tidak seperti pada komputer yang bisa dicopot-pasang.

Jenis dan merk prosesor pada android pun berbeda dengan yang kita kenal pada komputer. Pada android kita tidak mengenal Intel ataupun AMD namun sebagai gantinya kita ada Qualcom Snapdragon dan Mediatek yang banyak dipakai pada android kelas menengah ke bawah di pasar Indonesia. Selain itu ada juga beberapa merk prosesor untuk android yang lain seperti Exynos, Tegra, OMAP dan PXA.

Ukuran sebuah prosesor adalah kecepatan kerjanya. Oleh karena itu saat memilih perangkat android tentu kita akan memilih prosesor dengan kecepatan yang lebih besar. kecepatan prosesor ini dinyatakan dalam satuan Hertz yaitu seringnya dalam ukuran Mega Hertz dan Giga Hertz(GHz). 1 MHz sama dengan 1.000.000Hz dan 1 GHz sama dengan 1.000.000.000Hz.

2. RAM (Random Access Memory)

Adalah memory yang membantu kinerja dari prosesor saat memproses data atau tugas. Fungsi RAM pada perangkat android juga sama dengan fungsi RAM pada komputer. Ia bertugas menyimpan data-data pekerjaan sementara yang sedang dikerjaka oleh prosesor. Data pada RAM ini akan hilang ketka daya pada perangkat android dilepas.

Ukuran sebuah RAM diambil dari kapasitas penyimpanannya yaitu dalam ukuran byte sama dengan satuan data. Kebanyakan ukuran RAM saat ini antara 512MB sampai 4GB. Untuk perangkat android menengah kebawah biasanya sebesar 512 sampai 1GB saja. Semakin besar RAM akan membuat pengguna semakin leluasa dalam menjalankan aplikasi tanpa harus takut kehabisan RAM.

3. Memori Internal

Adalah media penyimpanan data yang disertakan didalam perangkat android. Memory ini berupa memory tetap yang tidak bisa diganti seperti layaknnya harddisk pada komputer. Jika kita kekurangan memory internal biasanya disiasati dengan menambahkan kartu memori secara ekstenal.

Ukuran memori internal dinyatakan dalam byte, misalnya 1 Giga byte (1GB). Rata-rata kapasitas penyimpanan android saat artikel ini ditulis sudah sebesar 4 sampai 8GB. Memori internal ini biasanya dibagi dua yaitu untuk sistem dan data pengguna. Jadi dari ukuran memori total hanya sebagian saja yang bisa diakses oleh pengguna.

4. Layar / Display / Touch Screen

Adalah tampilan dari perangkat android yang kita lihat dan kita sentuh. Ada beberapa jenis layar yang digunakan pada perangkat android seperti misalnya layar LCD TFT, IPS dan AMOLED. Kemudian dari jenis-jenis layar tersebut masih dibedakan lagi menjadi beberapa ukuran layar yang dinyatakan dalam satuan inch.

Satu hal yang juga turut menentukan kualitas sebuah layar display android adalah resolusi atau kepadatan piksel sebuah layar. Semakin besar dan padat jumpah piksel yang ada pada layar maka semakin halus pula gambar yang dihasilkan.

Selanjutnya adalah melihat kemampuan touch pada layar. Ini berkaitan dengan fungsi kedua dari layar yang selain berfungsi sebagai display juga berfungsi sebagai akses touch screen. Kemampuan touch sebuah layar dinyatakan dengan banyaknya jumlah touch yang bisa diterima secara bersamaan atau yang disebut dengan multi touch. Dengan fitur ini kita bisa menyentuh beberapa titik pada layar dan masih bisa direspon oleh perangkat.

5. Kamera

Adalah fitur dari perangkat android yang kini sudah menjadi wajib dan menjadi parameter penentu saat memilih android. Kamera berfungsi untuk mengambil gambar baik itu gambar diam (foto) atau gambar bergerak (video).

Ukuran sebuah kamera ditentukan dari besarnya resolusi gambar yang dihasilkan dan dinyatakan dalam satuan mega piksel. Selain itu parameter kamera juga diliha dari fitur tambahan seperti kemampuan auto fokus dan adanya lampu flash.

Pada perangkat android kadang disematkan dua buah kamera yaitu depan dan belakang. Kamera depan biasanya diperuntukkan memotret diri sendiri yang sekarang dikenal dengan istilan selfie.

6. Jaringan

Adalah jaringan komunikasi seluler dan komunikasi data yang disupport oleh perangkat android. jaringan seluler misalnya GSM atau CDMA dan jaringan data misalnya 2G, 3G, HSDPA dan 4G pada GSM serta EVDO pada CDMA.

Untuk sistem jaringan seluler seperti GSM dan CDMA agaknya bisa dipilih menurut selera dan ketersediaan jaringan serta pertimbangan biaya. Namun untuk koneksi data atau internet ini harus mutlak memiliki kecepatan yang cukup setidaknya sudah 3G atau EVDO. Jaringan data yang lambat akan membuat kita kesulitan mengakses fitur-fitur android yang kebanyakan menggunaan jaringan internet.

7. Fitur Komunikasi

Adalah fitur yang membuat sebuah perangkat android dapat berkumunikasi dengan perangkat sekitar. Fitur ini biasanya meliputi bluetooth, Wifi, USB, NFC, GPS dan lain-lain. Fitur komunikasi yang lengkap membuat perangkat kita bisa gaul dan mudah berkomunikasi dengan perangkat lain.

Diantara fitur-fitur komunikasi yang ada, koneksi bluetooth, wifi dan GPS adaknya harus mutlak ada pada perangkat android. Hal ini karena kebutuhan akan sharing data sudah semakin banyak dalam aplikasi sehari-hari. Juga untuk keperluan akses hotspot internet yang tentunya membutuhkan koneksi wifi.

8. Battery

Adalah sumber daya untuk menghidupkan perangkat android. Ukuran battery ini dinyatakan dalam mAH (mili Ampere Hour). Satuan ini menyatakan kapasitas arus yang dihasilkan oleh battery yang akan habis jika dipakai pada arus tersebut selama satu jam. Misalnya sebuah battery dengan kapasitas 100mAH akan habis dalam satu jam jika dia digunakan pada arus 1000 mili ampere.

Semakin besar kapasitas battery sebuah perangkat android semakin baik. Ini menyangkut salah satu kekurangan dari android yang boros battery mengikuti karakter dari sistem operasi Linux. Namun kapasitas battery yang besar juga menjadimasalah manakala ukuran dan tipisnya sebuah perangkat menjadi prioritas. Karena battery dengan kapasitas besar tentu memiliki ukuran fisik yang lebih besar.

9. Versi Android

Adalah versi rilis dari sistem operasi android yang diinstal pada perangkat. Versi android ini mengambil nama-nama makanan manis dan diurutkan menurut abjad maju (A,B, C, dan seterusnya). Saat artikel ini ditulis versi android terbaru adalah Lollipop.

Saat memilih perangkat android hendaknya kita memilih versi software yang erbaru karena pasti sudah dilakukan update dan perbaikan dari bug-bug yang ada pada versi sebelumnya.

10. Fitur Lain

Ini adalah fitur yang spesifik tiap tiap merk yang tidak termasuk dari 9 spesifikasi diatas. Fitur ini misalnya warna, sensor, senter penerang dan sebagainya. Fitur-fitur ini kadang terkesan sepele namun akan membantu kita pada saat-saat tertentu. Jadi memilih perangkat android yang memiliki banyak fitur tentu bisa dijadikan petimbangan tersendiri.
Demikian arti dan penjelasan dari spesifikasi-spesifikasi android yang sering kita temui ketika akan memilih dan membeli android. Yang penting hendaknya disesuaikan dengan budget yang tersedia karena jika mengejar spesifikasi yang tinggi dan fitur yang lengkap tentu juga memerlukan budget yang besar.

Filed Under: Android

Apa itu Android ?

19 Maret 2015 By Eko Purnomo

logo android

Android adalah sistem operasi untuk ponsel pintar (smartphone) dan komputer tablet. Android merupakan sistem operasi yang berbasis Linux. Android diciptakan oleh Andy Rubin dari Android Inc. Kini Android telah menjadi milik Google sejak dibeli pada tahun 2005. Oleh Google, Android kemudian dirilis sebagai sistem operasi yang gratis. Android kini banyak dipakai oleh pengguna ponsel pintar didunia.

Apa itu Smartphone ?

Smartphone atau ponsel pintar adalah istilah yang disematkan kepada perangkat telepon genggam yang sudah dilengkapi dengan sistem operasi. Ada beberapa jenis smartphone yang populer seperti Android, Iphone dan Blackberry. Iphone adalah smartphone produksi Apple sedangkan Blackberry adalah smartphone produksi RIM (Research In Motion).

Berbeda dengan Apple dan Blackberry, Android tidak diproduksi oleh satu pabrik melainkan banyak pabrik yang sudah memprosuksi smartphone Android. Pabrikan yang membesarkan Android pertama kali diantaranya Samsung, HTC, LG, Sony dan Motorola. Kemudian setelah itu muncul beberapa pabrikan Android asal China seperti Xiomi, Gionee dan Huawei.

Di Indonesia sendiri banyak muncul merk-merk lokal seperti Polytron, Cross (sekarang bernama Evercoss), IMO, MITO dan Advance. Android lokal ini cukup bisa bersaing dengan android “impor” terutama dipasar menengah ke bawah.

Sampai saat ini masih belum jelas standarisasi dari smartphone. Namun jika dilihat dari sejarahnya, ada beberapa kriteria yang membuat sebuah perangkat telepon seluler dikategorikan kedalam jenis smartphone, diantaranya :

  1. Memiliki banyak fitur tambahan selain telepon yang berguna untuk membantu aktivitas sehari-hari misalnya saat awal-awal munculnya smartphone, fitur seperti kalender, buku telepon, jam dunia, notepad dan permainan sudah dikategorikan sebagai smartphone. Kini sebuah smartphone bisa melakukan hal-hal aneh dan menjadi semakin pintar dengan dukungan berbagai software aplikasi dan hardware yang canggih.
  2. Bisa melakukan banyak tugas (multi tasking). Ini berkembang seiring dengan adanya permintaan agar smartphone mampu menjalankan banyak aplikasi secara sekaligus.
  3. Memiliki sistem operasi, ini adalah standar yang berkembang seiring waktu. Dulu adanya fitur-fitur seperti kalender dan notepad saja sudah sianggap canggih namun tidak demikian dengan saat ini. Seiring tuntutan jaman maka ponsel (singkatan dari telepon seluler) harus semakin “pintar” dan sistem operasi menjadi hal yang wajib.
  4. Layar sentuh, ini memang bukan menjadikan ukuran baku karena ponsel Blackberry yang masih menggunakan track ball dan trackpad juga masih dikategorikan sebagai smartphone. Fitur layar sentuh kini dianggap sebagai salah satu syarat sebuah smartphone karena kemudahan aksesnya. Dengan layar sentuh kita bisa mengontrol kerja smartphone dengan mudah pada setiap bagian layar.
  5. Koneksi internet, ini adalah fitur yang mau tidak mau harus ada pada smartphone. Internet ini dibutuhkan untuk berbagai hal terkait dengan semakin banyaknya tugas dan pekerjaan serta hburan yang terkait dengan internet. Sebuah smartphone juga akan membuat penggunanya menjadi semakin “pintar” dengan adanya internet.
  6. Memiliki dukungan aplikasi yang banyak. Sebuah smartphone harus bisa berkembang danmenjadi semakin “pintar” dari waktu ke waktu. Dulu jika kita membeli sebuah ponsel maka kita hanya akan disuguhi fitur bawaan dari pabrik. Untuk menambah fitur lain terkadang sulit karena harus menemui pihak yang ahli. Kini seiring dengan perkembangan internet yang sudah semakin maju, kita bisa menambahkan sendiri aplikasi pada sebuah smartphone. Ada banyak sekali aplikasi yang ada pada gudang aplikasi seperti Play Store, Appstore dan Blackberry World.

Apa itu Android?

Android awalnya adalah istilah untuk menamakan robot buatan yang bisa bergerak dan melakukan pekerjaan mirip dengan manusia. Saya sendiri mengenal istilah Android dari komik dan serial kartun Dragon Ball. Saat itu ada robot buatan Dr Gero yang diberi nama Android dengan indeks, misalnya Android 16, Android 17 dan Android 18.
Nama Android ini kemudian menginspirasi Andy Rubin bersama ketiga rekannya yaitu Rich Miner, Nick Sears dan Chris White untuk menciptakan sebuah sistem operasi yang ditujukan untuk perangkat mobile seperti telepon seluler dan tablet PC. Mereka kemudian mendirikan perusahaan Android Inc yang secara resmi mengembangkan sistem operasi untuk perangkat telepon seluler.
Tantangan yang dihadapi Android saat itu cukup besar dengan nama-nama seperti Windows Phone, Symbian, Blackberry dan Apple. Meski pada awalnya cukup kesulitan namun kerja keras mereka berbuah hasil ketika Android diakuisisi oleh Google pada tahun 2005, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2005. Setelah menjadi milik Google, para programmer Android yang dipimpin oleh Andy Rubin masih tetap bekerja mengembangkan Android dibawah manajemen Google.
Ngomong-ngomong soal 17 Agustus jadi ingat hari kemerdekaan Indonesia dan ternyata itu adalah kemerdekaan bagi seluruh umat manusia dalam memiliki sistem operasi yang gratis untuk perangkat mobile-nya. Bagaimana tidak, setelah munculnya Android, harga ponsel pintar semakin murah dan terjangkau. Ini tentu berimbas pada daya beli masyarakat menengah ke bawah di Indonesia pada khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya.

Android dibuat dengan bahasa C, C++ dan Java UI. Android merupakan turunan dari Linux, yaitu sistem operasi komputer desktop gratis yang berbasis open source. Rilis pertama Android pada tanggal 23 September 2008. Setelah rilis tersebut lahirlah ponsel pintar komersial pertama berbasis Android yaitu HTC Dream pada tanggal 22 Oktober 2008. maskot Android adalah sebuah Robot berwarna hijau yang dibuat oleh Irina Blok.

Sejak kelahiran Android dan bahkan sebelum dari itu, Google menjanjikan kepada para pengembang telepon seluler dan komputer tablet akan sebuah sistem operasi yang dapat diperbaruhi. Dan Google membuktikan janjinya dengan perkembangan versi demi versi Android dari waktu ke waktu sejak dirilis pertama kali. Kini versi Android terbaru saat artikel ini ditulis adalah versi 5.0.2 dengan nick name Lollipop.

Ada yang menarik dari nama rilis untuk setiap versi Android yaitu mengambil nama-nama dari makanan yang manis dan diurutkan dari dari A, B C dan seterusnya seperti yang terbaru Jellybean, Kitkat dan Lollipop. Pengambilan nama dari makanan manis ini diusulkan Ryan Gibson seorang manajer pada proyek Android.

Berikut ini nama rilis Android dari waktu ke waktu yang saya kutip dari Wikipedia:

  1. Android 1.0 (API level 1)
  2. Android 1.1 (API level 2)
  3. Android 1.5 Cupcake (API level 3)
  4. Android 1.6 Donut (API level 4)
  5. Android 2.0 Eclair (API level 5)
  6. Android 2.0.1 Eclair (API level 6)
  7. Android 2.1 Eclair (API level 7)
  8. Android 2.2–2.2.3 Froyo (API level 8)
  9. Android 2.3–2.3.2 Gingerbread (API level 9)
  10. Android 2.3.3–2.3.7 Gingerbread (API level 10)
  11. Android 3.0 Honeycomb (API level 11)
  12. Android 3.1 Honeycomb (API level 12)
  13. Android 3.2 Honeycomb (API level 13)
  14. Android 4.0–4.0.2 Ice Cream Sandwich (API level 14)
  15. Android 4.0.3–4.0.4 Ice Cream Sandwich (API level 15)
  16. Android 4.1 Jelly Bean (API level 16)
  17. Android 4.2 Jelly Bean (API level 17)
  18. Android 4.3 Jelly Bean (API level 18)
  19. Android 4.4 KitKat (API level 19)
  20. Android 5.0 Lollipop (API level 21)
  21. Android 6.0 Milkshake (API level 24)

Mengapa tidak ada nama untuk A dan B pada rilis Android sampai saat ini saya juga belum tahu. Namun bisa saja kode nama A dan B untuk mengenang versi Android Alpha dan Beta yang merupakan cikal bakal dari sistem operasi Android.

Filed Under: Android

Sistem Power Supply pada Komputer

18 Maret 2015 By Eko Purnomo

Sistem Power Supply pada Komputer

Power supply komputer adalah unit yang menyediakan daya bagi seluruh bagian komputer seperti prosesor, harddisk, ram, motherboard dan lain-lain. Input power supply komputer adalah tegangan jala-jala listrik AC. Karena  di Indonesia menggunakan tegangan listrik AC 220 Volt dari PLN maka rata-rata power supply komputer yang ada di Indonesia menggunakan sistem input 220 Volt.

Power supply komputer mengolah tegangan AC 220V dari PLN menjadi tangan DC yang lebih kecil untuk keperluan supply setiap bagian komputer. Misalnya untuk supply harddisk membutuhkan tegangan sebesar +5 Volt dan +12 Volt. Kemudian untuk mouse, keyboard dan USB membutuhkan tegangan +5 Volt dan sebagainya.

Sistem Power Supply Komputer

Power supply komputer yang ada saat ini kebanyakan menggunakan sistem power supply switching yang dikenal dengan istilah SMPS (Switching Mode Power Supply). Sistem ini berbeda dengan sistem power supply konvensional yang menggunakan sebuah trafo step down, dioda serta elco untuk menurunkan tegangan dan menyearahkan tegangan. Alasan menggunakan sistem power supply SMPS adalah karena power supply SMPS lebih efisien dibandingkan dengan power supply knvensional.

Sistem power supply SMPS menggunakan teknik PWM (Pulse Width Modulation). PWN adalah teknik modulasi yang mengubah lebar sebuah pulsa. Dengan mengubah lebar pulsa maka diperoleh duty cycle (siklus tugas) yang lebih tinggi dan berakibat pada naiknya efisiensi power supply. Pulsa yang sudah dimodifikasi ini selanjutnya dimasukkan ke sebuah trafo untuk diinduksikan ke bagian sekunder.

Keluaran trafo SMPS pada bagian sekunder ini kemudian disearahkan oleh komponen dioda dan elco. Agar menghasilkan tegangan output yang stabil, pada SMPS juga dipasang sebuah rangkaian regulasi feedback yang berfungsi mengontrol kerja pembangkit sinyal PWM pada primer agar menghasilkan tegangan output yang stabil meskipun pada beban berat.

Berikut ini beberapa kelebihan dari rangkaian power supply SMPS :

  1. Efisiensi tinggi diatas 90%, ini penting karena komputer membutuhkan daya yang lumayan besar terutama komputer desktop.
  2. Ukuran kecil dan beratnya ringan, sangat berbeda dengan trafo konvensional yang besar dan berat.
  3. Stabil, dibutuhkan untuk menjaga kestabilan proses kerja komputer yang hampir semuanya menggunakan sistem digital.
  4. Murah, harga rangkaian power supply yang berupa beberapa komponen elektronika ditambah dengan trafo SMPS masih lebih murah dari trafo konvensional beserta trangkaian penyearah dan stabilisernya.
  5. Aman, karena adanya sistem proteksi pada rangkaian SMPS yang terintegrasi dengan rangkaian osilator PWM.

Bagian-bagian Power Supply Komputer

Pada power supply komputer terdapat dua bagian utama yaitu standby power supply danmain power supply. Power supply standby adalah yang menyediakan daya awal untuk kebutuhan standby, yakni saat pertama kali daya komputer masuk namun komputer belum hidup. Output dari power supply standby ini sebesar +5 Volt yang menyuply rangkaian bios sehingga dapat menangani fungsi on/off saat tombol power ditekan.
Bagian yang kedua adalah main power supply. Bagian ini merupakan unit utama yang menyediakan banyak tegangan output dengan nilai tegangan dan arus yang berbeda-beda. Main power supply ini akan ON jika ada sinyal perintah dari motherboard yang dipicu oleh penekanan tombol power pada panel casing. Daya pada main power supply inilah yang dimaksud dengan daya power supply komputer yang sesungguhnya.

Output Tegangan Power Supply Komputer

Sesuai dengan kebutuhan bagian-bagian komputer, maka power supply harus mampu menyediakan beberapa output tegangan. Selain dari tegangan +5V untuk keperluan standby, Power supply utama komputer mengeluarkan banyak tegangan output diantaranya +12 Volt, +5 Volt, +3V3 dan -12Volt.
Output tegangan power supply ini disalurkan dengan beberapa soket kabel diantaranya adalah soket 20+4 yang menuju ke motherboard, 4pin ke harddisk dan 4pin ke chipset. Berikut ini keterangan dari soket keluaran power supply komputer yang saya kutip dari Wikipedia :
  • Soket 20+4 pin yang menuju ke motherboard. Soket ini berisi tegangan-tegangan yang dibutuhkan oleh motherboard. Keterangan pin dari soket 20+4 pin :
    24-pin ATX12V 2.x power supply connector
    Color Signal Pin Pin Signal Color
    Orange +3.3 V 1 13 +3.3 V Orange
    +3.3 V sense Brown
    Orange +3.3 V 2 14 −12 V Blue
    Black Ground 3 15 Ground Black
    Red +5 V 4 16 Power on Green
    Black Ground 5 17 Ground Black
    Red +5 V 6 18 Ground Black
    Black Ground 7 19 Ground Black
    Grey Power good 8 20 No connection
    Purple +5 V standby 9 21 +5 V Red
    Yellow +12 V 10 22 +5 V Red
    Yellow +12 V 11 23 +5 V Red
    Orange +3.3 V 12 24 Ground Black
    Tiga pin yang ditandai (8, 13, dan 16) adalah sinyal kontrol, bukan tegangan output. “Power On” harus didorong rendah (di nol-kan)untuk menghidupkan PSU. “Power good” akan rendah ketika keluaran lain belum tercapai, dan tinggi ketika tegangan sudah benar. Tegangan “3,3 V” adalah sensor untuk penginderaan jauh.
    Pin 20 digunakan untuk menyediakan-5VDC di ATX dan versi ATX12V hingga 1,2. Hal ini opsional dalam versi 1.2, dan hilang di ver. 1.3 dan ke atas.
    Keterangan pin dari soket 20+4 pin – sumber: wikipedia
  • Soket 4 pin ke IDE harddisk dan CD/DVD. Soket berisi 1 kabel warna merah (+5V), 1 kabel warna kuning (+12V) dan 2 kabel warna hitam (ground- 0V).
  • Soket 4 pin ke motherboard untuk VGA adapter (AGP / PCI-E). Soket ini berisi 2 kabel warna kuning (+12V) dan dua kabel warna hitam (ground-0V).
  • Soket 4 pin ke Floppy. Soket berisi 1 kabel warna merah (+5V), 1 kabel warna kuning (+12V) dan 2 kabel warna hitam (ground- 0V).
  • Soket 15 pin ke SATA. Soket ini berisi tegangan +3V3, +5V dan +12V.

Fan Cooler

Untuk mendinginkan komponen-komponen didalam power supply komputer biasanya dipasang sebuah kipad DC 12Volt didalam power supply. Fungsi kipas DC ini sangat penting untuk menjaga kinerja power supply agar stabil dan tidak rusak karena terlalu panas (over heat).

Pertanahan (Grounding)

Adalah sistem pertanahan yang menetralisir tegangan bocor dari rangkaian SMPS. Jika pertanahan ini tidak dipasang yang terjadi casing komputer kita akan seperti nyetrum walaupun tidak mematikan (hanya mengagetkan saja).

Selain untuk menghilangkan tegangan bocor, sistem pertanahan ini juga berfungsi menyetabilkan kerja masing-masing bagian power supply terutama kerja mother board. Hal ini karena pada motherboard banyak sekali transmisi sinyal digital dengan frekuensi tinggi yang harus dijaga agar tidak kena gangguan dari sekitarnya seperti dari bocoran monitor maupun printer.

Efek dari pertanahan power supply yang buruk bisa mengakibatkan kerusakan pada motherboard. Jika ringan mungkin hanya hang saja, namun akan sangat merugikan jika sudah merusakkan motherboard secara fisik yang tentu harus mengeluarkan biaya untuk penggantian.

Demikian sistem kerja power supply komputer, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi kita dalam memilih power supply komputer.

Filed Under: Komputer

Perbedaan RAM DDR1, DDR2, DDR3 dan DDR4

17 Maret 2015 By Eko Purnomo

Perbedaan RAM DDR1, DDR2, DDR3 dan DDR4 terletak pada bentuk fisik dan juga kecepatannya. DDR adalah singkatan dari Double Data Rate. DDR merupakan pengembangan dari SDR SDRAM (Single Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory ). Marilah kita bahas perbedaan pada tiap-tiap generasi RAM. [Read more…]

Filed Under: Komputer Tagged With: bentuk fisik ram, kecepatan ram, perbedaan ram ddr1 2 3 4, ram ddr1, ram ddr2, ram ddr3, ram ddr4, ram sdram

Karakteristik RAM DDR SDRAM

16 Maret 2015 By Eko Purnomo

Karakteristik RAM DDR SDRAM

Gambar diatas adalah contoh RAM DDR3 dengan kapasitas 4GB. Sepintas terlihat ada beberapa chip yang dipasang pada modul RAM tersebut. Pada tulisan berikut ini akan dibahas beberapa karakteristik sebuah RAM khususnya RAM jenis DDR SDRAM yang saat ini telah mencapai generasi terbaru yaitu DDR4.

DDR adalah singkatan dari Double Data Rate. DDR merupakan pengembangan dari SDR SDRAM (Single Data Rate Synchronous Dynamic RAM). DDR SDRAM mempunyai karakteristik kecepatan dua kali lipat dari SDR SDRAM.

Hal ini diperoleh dengan efisiensi pengiriman data melalui efisiensi sinyal clock terhadap waktu. Jika SDR SDRAM hanya mengirim data pada satu transisi clock maka pada DDR SDRAM data dikirim pada dua transisi sinyal clock.

Sinyal clock adalah sinyal yang diperlukan untuk sinkronisasi saat pengiriman data. Sinyal clock ini berupa gelombang kotak (square wave) dengan frekuensi tertentu. Karena berupa gelombang kotak, maka ada dua transisi gelombang yaitu transisi saat naik (dari bawah ke atas) dan transisi saat turun (dari atas ke bawah).

Transfer rate DDR SDRAM

Pada DDR SDRAM, data dikirim pada dua transisi sinyal clock tersebut. Ini dua kali lebih cepat dan efisien dari dibandingkan dengan SDR SDRAM yang hanya mengirim data pada satu transisisi sinyal clock.

Sebagai contoh, saat akan mentransfer data sejumlah 64 bit dengan sekali kirim, DDR SDRAM akan memberikan kecepatan transfer rate sebesar :

transfer rate = frekuensi bus × 2 × 64 / 8

Dimana :

  • frekuensi bus adalah frekuensi sinyal clock sinkronisasi transfer dara antara RAM dan chipset.
  • 2 diperoleh dari nilai double data rate
  • 64 merupakan jumlah bit
  • 8 adalah pembagi bit agar menjadi satuan byte (1 byte= 8 bit)

Jika frekuensi bus sebesar 100 MHz, maka DDR SDRAM mampu memberikan transfer rate maksimum sebesar 1600 MB/s.

Sesuai dengan standar DDR SDRAM yang ditetapkan JEDEC pada tahun 2000 maka karakteristik RAM dapat dibedakan menjadi dua yaitu karakteristik chip dan karakteristik modul.

Karakteristik Chip DDR SDRAM

Ukuran dari chip sebuah RAM dinyatakan dalam satuan byte. Pada karakteristik chip sebuah RAM ada yang bernama DRAM density, yaitu banyaknya chip RAM dalam satu modul RAM. Sebuah RAM 1GB yang berisi 64Mx8 disebut low density RAM. Sedangkan sebuah RAM dengan 128Mx4 disebut dengan high density RAM.

Selain RAM density, pada chip DDR SDRAM juga ada parameter yang disebut organization, yaitu pengorganisasian memori pada RAM. RAM yang dinyatakan dengan notasi 64Mx4 berarti bahwa matriks memori memiliki 64 juta (produk bank x baris x kolom) lokasi penyimpanan 4-bit. Pengali ini ada beberapa macam misalnya x4, x8 dan x16. RAM dengan pengali x4 lebih mahal dibandingkan dengan pengali x8 atau x16. RAM dengan pengali x8 inilah yang banyak digunakan p[ada personal komputer dan laptop.

Karakteristik Modul DDR SDRAM

Pada modul RAM terdapat beberapa karakteristik misalnya Ranking, Capasity, Timing, Buffering, Packaging dan Power consumption.

Ranking adalah peringkat chip didalam modul RAM. Biasanya beberapa chip untuk meningkatkan kapisitas penyimpanan sebuah RAM. Masing-masing chip ini dialamati secara paralel, misalnya untuk 64bit data kita memerlukan 8 chip RAM. Banyak chip dengan satu alamat bersama inilah yang dinamakan dengan Ranking memori.

Capacity adalah kapasitas penyimpanan sebuah RAM dan dinyatakan dalam byte, sama seperti satuan data. Ada dua cara untuk membedakan kapasitas RAM yaitu dilihat dari ECC/non ECC serta jumlah chip yang ada pada modul RAM. ECC adalah istilah untuk modul RAM yang memiliki satu bit koreksi data. Sedangkan modul tanpa bit koreksi data diberi label non-ECC.

Sedangkan jumlah chip adalah kelipatan dari modul RAM, yaitu 8 modul untuk RAM non-ECC dan 9 modul untuk RAM ECC. Chip-chip ini bisa menempati satu sisi atau dua sisi pada modul. Jumlah maksimum chip per modul DDR adalah 36 (9 × 4) untuk RAM ECC dan 32 (8×4) untuk RAM non-ECC.

Timing adalah parameter-parameter yang menetukan kecepatan RAM seperti CAS latency (CL), clock cycle time (tCK), row cycle time (tRC), refresh row cycle time (tRFC) dan row active time (tRAS).

Buffering adalah karakteristik yang menunjukkan seberapa besar penyangga didalam RAM. Kemudian Packaging merupakan istilah untuk menggambarkan bentuk fisik RAM seperti DIMM atau SO-DIMM.

Power Consumption merupakan ukuran daya yang dibuthkan oleh RAM dan dinyatakan dengan satuan Watt (W). Sebuah pengujian RAM DDR dan DDR2 pada tahun 2005 menyebutkan rata-rata kebutuhan daya sebuah RAM adalah 1-3 Watt per 512MB modul RAM.

Karakteristik modul dan chip RAM ini saling berkaitan. Total kapasitas sebuah modul RAM dihasilkan oleh kapasitas dan jumlah chip yang ada pada modul tersebut. Untuk RAM ECC kapasitasnya harus dikalikan dengan 8/9 karena satu bit tidak dipakai untuk data namun hanya sebagai koreksi error.

Bit Width RAM

Bit Width (lebar bit) adalah jumlah bit yang dikirim dan diterima sebuah RAM. Bit Width RAM DDR tiap channel adalah sebesar 64bit (8×8) untuk non ECC dan 72bit(8×9) untuk RAM ECC. Total lebar bit dihasilkan dari bit tiap-tiap chip dikalikan jumlah chip.

Kesimpulan

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa ada beberapa karakteristik yang menyertai sebuah RAM DDR SDRAM seperti chip, modul, organisasi, bit width dan sebagainya. Masing-masing karakteristik itu harus diperhatikan agar penggunaan RAM sesuai dan bisa bekerja dengan optimal.

Sebagai contoh RAM DDR SDRAM 1GB PC2100 dengan modul ECC dapat memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut :

Module size (GB) Number of chips Chip size (Mbit) Chip organization Number of ranks
1 36 256 64M×4 2
1 18 512 64M×8 2
1 18 512 128M×4 1

Pada contoh diatas terdapat tiga varian yang berbeda. Saat akan menentukan pilihan kita harus memperhatikan parameter-parameter diatas agar tidak salah aplikasi.

Saat ini kita mengenal ada beberapa generasi RAM DDR SDRAM misalnya DDR2, DDR3 dan DDR4. Apa perbedaan dari masing-masing generasi RAM DDR ini insyaAllah akan ditulis pada artikel selanjutnya.

Filed Under: Komputer

Mengenal RAM komputer

15 Maret 2015 By Eko Purnomo

Mengenal RAM komputer

RAM adalah singkatan dari Random Access Memory. RAM adalah media penyimpanan sementara yang digunakan untuk membantu selama prosesor bekerja. RAM dapat diakses lebih cepat dari harddisk. Namun data yang ada pada RAM tidak bersifat permanen seperti harddisk, data pada RAM akan hilang jika komputer dimatikan.

Ukuran RAM biasanya dinyatakan dalam byte sama seperti satuan data. Namun selain dari kapasitas RAM tersebut, ada beberapa parameter lagi yang menyertai RAM seperti kecepatan dan tipe atau jenis RAM. Kecepatan RAM harus sesuai dengan kecepatan yang disupport oleh motherboard. Dan untuk tipe RAM ini sangat vital karena biasanya berhubungan dengan jenis soket. Jika beda tipe maka RAM tidak bisa dipasang.

Prinsip kerja RAM

Pengertian dari perbedaan RAM dan Harddisk bisa saya umpamakan dengan analogi meja kerja dan lemari. Disini RAM saya anggap sama dengan meja kerja dan Harddisk saya anggap sebagai lemari.

Prinsip kerjanya seperti ini, saat kita mulai mengerjakan sebuah tugas, kita akan mengambil beberapa data dari lemari untuk dikerjakan. Agar dapat bekerja kita membutuhkan tempat untuk mengolah data tersebut. Tempat ini bersifat sementara, artinya kita hanya membutuhkannya saat bekerja dan akan kembali kosong ketika selesai bekerja.

Masing-masing data kita olah di meja kerja karena jika selalu menggunakan lemari tentu kurang efisien dan memakan waktu yang lebih lama. Jika kita mengerjakan banyak tugas tentu kita membutuhkan ukuran meja kerja yang lebih luas. Kemudian setelah selesai bekerja baru kita akan menyimpan pekerjaan kita ke dalam lemari untuk kemudian dikerjakan lagi besok atau diwaktu yang akan datang.

Dari penjelasan tentang analogi meja kerja dan lemari diatas dapat diambil beberapa pengertian berikut ini:

  1. Lemari sama dengan harddisk, yaitu tempat menyimpan data permanen.
  2. Meja kerja sama dengan RAM, berfungsi sementara untuk menyimpan data-data dari tugas yang sedang dikerjakan.
  3. Proses baca tulis data pada RAM lebih cepat dibandingkan dengan harddisk, sama dengan perbandingan saat harus mengambil data dari atas meja tentu lebih cepat daripada harus selalu mengambil dari lemari.
  4. Ukuran RAM yang besar memungkinkan kita untuk mengerjakan tugas yang lebih banyak sama seperti ukuran meja kerja. Ini sangat dibutuhkan terutama untuk kebutuhan akan multi-tasking.
  5. Jika sebuah data pekerjaan masih ada pada RAM, bisa dipastikan akan hilang jika belum disimpan pada harddisk. Ini mirip jika kita menaruh pekerjaan pada meja kerja dapat hilang jika kita tidak simpan dilemari.
  6. Proses menyimpan data pada harddisk layaknya menyimpan data ke dalam lemari. Inilah yang sering kita sebut dengan Save saat mengetik dokumen.
  7. Jika kita telah belajar file system dan partisi pada pembahasan sebelumnya tentang harddisk, maka tata letak penempatan data pekerjaan di lemari inilah yang bisa dianalogikan dengan file system dan partisi.

Jenis-jenis RAM

Ada beberapa jenis RAM menurut waktu lahirnya RAM, misalnya sekarang yang terbaru adalah RAM DDR 3. Sebelum DDR 3 ada RAM DDR 2, DDR, SDRAM dan seterusnya. Perbedaan jenis RAM ini tidak hanya seputar teknologi RAM saja namun sudah dibedakan dalam bentuk fisik berupa perbedaan soket RAM. Jadi RAM dengan jenis yang berbeda tidak akan bisa dipasang pada soket RAM yang ada di motherboard.
Berikut ini jenis-jenis RAM mulai dari yang lebih dulu sampai sekarang :
  1. Static RAM (SRAM)
  2. Non Nolatile RAM (NV-RAM)
  3. Dynamic RAM (DRAM)
  4. Syncronous DRAM (SDRAM)
  5. DDR RAM (Dual data rate RAM)
  6. DDR II RAM (DDR generasi kedua)
  7. DDR III RAM (DDR generasi ketiga)

Komponen RAM

Sebuah RAM tersusun dari beberapa part komponen diantaranya Chip RAM, Contact Point dan PCB. Selain itu kadang ada beberapa komponen pendukung lain, misalnya chip resistor dan kapasitor.
Berikut ini penjelasan dari masing-masing komponen RAM :

1. Chip RAM

Ini merupakan komponen utama sebuah RAM. Chip RAM berbentuk komponen IC (Integrated Circuit). Dulu pemasangan Chip RAM menggunakan teknologi through hole lalu berkembang menjadi SMD (Surface Mount Device) dan kini RAM DDR 3 sudah menggunakan teknologi pemasangan Chip BGA (Ball Grid Array). Dengan sistem pemasangan BGA ini, kaki RAM dan solderan tidak terlihat karena berada dibawah Chip RAM.

2. PCB (Printed Circuit Board)

adalah papan rangkaian tercetak yang digunakan untuk menempatkan RAM sekaligus menjadi jalur penghubung koneksi Chip RAM. PCB RAM biasanya dibuat dari bahan fiber dengan sistem multi layer (banyak lapisan) minimal dua layer PCB. Warna hijau pada PCB RAM yang sering kita lihat berfungsi sebagai pelindung jalur PCB dari karat sekaligus isolator yang mengurangi kapasitansi antar jalur.

3. Contact Point

adalah pad-pad koneksi sebuah RAM yang nantinya menempel dengan soket RAM yang ada di motherboard. Contact point ini harus mempunyai hambatan (atau dalam elektronika disebut resistansi) yang seminimal mungkin, bahkan kalau bisa sama dengan nol alias tanpa hambatan. Untuk itu pad-pad pada RAM biasanya dilapisi dengan logam mulia seperti emas walaupun sedikit.

4. Notch

adalah coakan pada RAM yang berfungsi sebagai pemandu pemasangan RAM ke soket. Ini sebetulnya bukan komponen RAM namun merupakan satu hal yang sangat penting pada sebuah RAM. Coakan inilah yang membedakan jenis RAM, misalnya SD RAM memiliki dua coakan, sedangan DDR memiliki satu coakan. Kemudian antara DDR, DDR 2 dan DDR3 juga dibedakan dari letak coakan pada RAM ini.
Demikian pembahasan tentang RAM komputer, semoga menambah wawasan tentang RAM. Misalnya setelah tahu betapa pentingnya Contact point sebuah RAM maka kita sangat dianjurkan untuk tidak memegang contact point ini dengan tangan terbuka. Pertama jelas akan menyebabkan kotor atau oksidasi karena keringat kita dan yang kedua bisa menyebabkan kerusakan RAM yag diakibatkan oleh ESD yang ada pada tubuh kita.

Filed Under: Komputer

  • « Previous Page
  • 1
  • …
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • …
  • 60
  • Next Page »

Kategori

  • Android
  • Blogging
  • CSS
  • Desain
  • Elektronika
  • HTML
  • Internet
  • Javascript
  • Komputer
  • Mikrokontroler
  • PHP
  • Website

Pos-pos Terbaru

  • Rangkaian Adaptor 12 Volt 3 Ampere
  • 10 Aplikasi Transportasi Online Terbaru 2018
  • 3 Cara Screenshot di Laptop Windows
  • Rangkaian Adaptor 12V 35Ampere
  • Komunitas Desainer Kampung Jepara
  • Solder Yang Bagus dan Berkualitas
  • Cara Melewatkan Parameter ke dalam Fungsi pada Bahasa C
  • Parameter Dalam Bahasa C: Formal dan Aktual
  • Prototipe Fungsi dalam Bahasa C
  • Cara Menggunakan Fungsi dalam Bahasa C
  • Home
  • Privacy
  • Disclaimer
  • Kontak

Copyright © 2024 · Nulis-ilmu.com