Nulis-Ilmu.com

Tutorial Elektronika dan Komputer

  • Home
  • Elektronika
  • Komputer
  • Javascript

Mengenal Perangkat Smartphone Android

25 Maret 2015 By Eko Purnomo

Setelah mengetahi sedikit tentang android, selanjutnya kita akan berkenalan dengan sebuah perangkat android. Sebagai contoh disini akan saya ambil sebuah perangkat smartphone kategori menengah dari Samsung yaitu Galaxy V. Materi pada artikel ini sebagian saya ambil dari buku petunjuk Samsung Galaxy V.

Sebuah ciri dari kebanyakan smartphone yang populer saat ini adalah ukuran layar yang lebar dan sudah menggunakan teknologi layar sentuh. jadi keberadaan tombol atau keypad sudah tidak dibutuhkan lagi. Selain itu ciri lain adalah adanya tiga tombol yang umum pada perangkat android yaitu power, volume up dan volume down. Berikut ini tampilan dari sebuah perangkat android beserta penjelasannya.

Contoh keterangan pada perangkat Android Samsung Galaxy V

1. Layar sentuh

Adalah layar untuk menampilkan display sekaligus berfungsi sebagai akses melalui teknologi layar sentuh. Dengan layar sentuh ini kita bisa berinteraksi dengan smartphone tanpa harus menggeser kursor karena untuk memilih kita cukup lakukan dengan menyentuhnya saja. Teknologi layar sentuh saat ini telah menggunakan sistem kapasitif artinya kita tidak perlu menekan layar tapi cukup menempelkan ujung jari pada layar.

2. Tombol daya

Adalah tombol yang berfungsi utama untuk menghidupkan perangkat smartphone android. Selain itu tombol daya juga dipakai untuk mengunci perangkat dan juga bersama tombol volume down atau tombol home bisa dipakai untuk melakukan screenshot pada layar.

3. Tombol Home

Adalah tombol yang digunakan untuk kembali ke tampilan depan. Tombol Home berfungsi ketika kita akan kembali ke tampilan dengan cepat. Pada perangkat lain, tombol Home juga memiliki fungsi lain misalnya pada Samsung Galaxy Young jika ditekan lama akan menampilkan task manager. Kombinasi tombol Home dan tombol Daya pada perangkat android Samsung juga dipakai untuk melakukan screenshot layar.

4. Tombol kembali

Adalah tombol yang digunakan untuk kembali pada tampilan berikutnya sebuah aplikasi. Jika tampilan aplikasi sudah berada paling depan maka jika tombol kembali ini ditekan akan menyebabkan keluar dari tampilan aplikasi. Tombol kembali ini juga sering disebut dengan tombol Back, yaitu kata dalam bahasa inggris yang artinya kembali.

5. Tombol aplikasi terbaru

Tombol ini mulai muncul pada perangkat android Kitkat. Pada versi sebelumnya tombol ini biasanya disebut menu atau tombol pengaturan. Tombol aplikasi terbaru berfungsi untuk menampilkan deretan daftar aplikasi yang sedang kita jalankan. Untuk menghentikan jalannya aplikasi cukup dilakukan dengan menyentuh pada thumbnail aplikasi dan menggesernya dengan cepat ke kanan.

6. Tombol Volume

Adalah tombol yang berfungsi untuk mengontrol level suara pada perangkat android. Ada dua tombol volume yang lazim terdapat pada perangkat android yaitu tombol volume down dan tombol volume up. Tombol volume down berfungsi untuk menurunkan level suara dan tombol volume up berfungsi untuk menaikkan level suara.

7. Kamera Depan

Adalah kamera yang terletak dibagian panel depan sebuah perangkat android. Kamera ini berfungsi ketika kita melakukan selfie atau melakukan panggilan video bergerak. Kamera depan ini biasanya memiliki resolusi yang lebih kecil dari kamera belakang.

8. Kamera Belakang

Adalah kamera utama yang berfungsi untuk mengambil gambar diam(foto) dan gambar bergerak (video). Kamera ini memiliki resolusi yang lebih besar dari kamera depan dan bisanya dilengkapi dengan fitur tambahan seperti auto focus dan led flash. Auto focus adalah kemampuan untuk bisa mengatur focus secara otomatis mengikuti jarak pengambilan gambar.

9. Lampu Kilat

Adalah sebuah lampu yang berfungsi untuk menerangi obyek saat mengambil gambar dengan kamera belakang. Lampu flash ini biasanya hanya berfungsi untuk mengambil gambar diam (memotret). Lampu flash sangan membntu ketika kita mengambil gambar diwaktu malam atau dilokasi yang gelap.

10. Konektor multifungsi

Adalah konektor model micro USB yang dipakai untuk berbagai keperluan seperti mengisi battery (charge) dan menghubungkan perangkat android ke komputer. Dengan konektor inikita bisa melakukan transfer data dari dan ke komputer serta berbagi internet melalui USB hotspot.

11. Colokan Headset

Adalah lubang untuk memasang jack headset pada perangkat smartphone. Headset adalah sebuah perangkat penghasil suara dengan level kecil yang biasanya langsung dipasang didekat telinga. Headset juga berfungsi untuk melakukan panggilan karena didalam headset biasanya terdapat tombol dan mikrophone kecil.

12. Mikrophone

Adalah alat yang menerima masukan bicara saat kita melakukan panggilan telepon. Microphone ini mengubah sinyal suara menjadi sinyal listrik. Microphone pada perangkat seluler biasanya dirancang sangat peka dan hanya diberi lubang kecil untuk masuknya gelombang suara.

13. Speaker

Adalah alat yang mengeluarkan suara saat kita memutar lagu atau video pada android. Speaker ini mengubah sinyal listrik menjadi sinyal suara seperi aslinya. Speaker yang dimaksud disini berbeda dengan speaker yang berada didepan untuk mendengarkan panggilan. Speaker biasanya terletak dibagian belakang perangkat.

14. Earpiece

Ini adalah alat yang berfungsi mengeluarkan suara dari lawan bicara kita saat menelepon. Earpiece ini sebetulnya juga merupakan speaker juga namun memiliki ukuran yang lebih kecil dan juga suara yang dihasilkan tidak bisa keras seperti speaker belakang.

15. Antena Utama

Adalah alat untuk menangkap sinyal dari pemancar BTS operator seluler. Antena ini biasanya ditaruh didalam dan tidak terlihat. Agar efektif dalam penerimaan, biasanya kita dianjurkan untuk menghalangi antena karena akan berpengaruh pada penerimaan sinyal dan pemakaian daya yang bisa menyebabkan boros battery.

16. Antena GPS

Adalah antena yang berfungsi menangkap sinyal GPS. GPS adalah singkatan dari Global Positioning System. Dengan GPS ini kita bisa melacak lokasi kita berada serta membuat rute pemandu untuk menemukan tujuan kita. Antena GPS ini langsung terhubung dengan satelit jadi agar bisa dipakai harus berada diarea luar ruangan dan terhubung langsung dengan langit.

17. Tutup belakang

Adalah tutup pelindung disebelah belakang yang kadang bisa dipelas dengan mudah terutama untuk perangkat dengan battery yang bisa dicopot pasang. Untuk membuka tutup belakang sebuah perangkat android biasanya disediakan area kecil untuk mencukil tutup belakang.

Demikian sekilas informasi singkat tentang perangkat android yang saya ambil dari produk Galaxy V produksi Samsung. Untuk perangkat android lain mungkin berbeda namun intinya sama hanya tata letaknya saja mungkin yang berbeda.

Filed Under: Android

10 Kelebihan dan Kekurangan Android Part 2

24 Maret 2015 By Eko Purnomo

10 Kelebihan dan Kekurangan Android Part 2

Ini adalah lanjutan dari artikel tentang kelebihan dan kekurangan android bagian pertama. Pada artikel sebelumnya telah disebutkan tentang 10 kelebihan dari sistem operasi android. Dan agar berimbang maka pada tulisan berikut ini juga akan disebutkan juga 10 kekurangan dari sistem operasi android.

Android adalah sistem operasi yang tergolong baru namun perkembangannya saat ini sudah sangat cepat dan bahkan menguasai lebih dari 80% perangkat smartphone didunia. Ibarat tiada gading yang tak retak, begitulah adanya sistem operasi android ini. Dan dibalik semua kelebihan yang ada tentu kita harus objektif bahwa masih banyak kekurangan yang harus dibenahi demi kesempurnaan dari sistem operasi yang gratis dan luar biasa ini.

Kekurangan Android

Berikut ini beberapa kekurangan dari sistem operasi android :

1. Masih terdapat bug

Bug adalah sebuah kesalahan pada program. Bug ini membuat kerja sebuah perangkat menjadi bermasalah dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bug yang terdapat pada android umumnya terjadi pada merk-merk tertentu terutama untuk kelas menengah ke bawah.

Permasalahan bug pada perangkat android berkaitan dengan kustomisasi masing-masing pembuat perangkat yang menyebabkan masalah dan tidak terdeteksi pada proses riset dan development(R & D) maupun saat produksi masal (mass production).

Contoh bug konyol yang pernah terjadi pada perangkat samsung galaxy 4 adalah munculnya kata-kata porno pada pengaturan air gesture. Bug yang terjadi ini bisa jadi karena tekanan dari pihak marketing agar sesegera mungkin melepas perangkat ke pasaran agar tidak didahului oleh perangkat merk lain.

2. Koneksi internet yang terus menerus

Kelemahan dari perangkat android yang kedua adalah pengaturan koneksi internet yang belum begitu efisien. Seperti kita ketahui bahwa koneksi dari perangkat android berlangsung sepanjang pengaturan data dihidupkan. Ini tentu tidak efisien jika perangkat berada dalam keadaan standby dan tidak aktif digunakan.

3. Boros data dan kuota

Implikasi atau efek dari koneksi internet yang terus menerus pada pin nomor 2 adalah borosnya data dan tentunya menguras kuota internet kita. Mungkin ini bukan semata-mata kekurangan dari perangkat android saja karena pemakaian data internet juga dibutuhkan oleh hampir semua smartphone lain seperti Iphone dan Blackberry.

4. Boros battery

Hal lain yang menjadi efek dari borosnya koneksi internet sebuah perangkat android adalah boros battery. Selain itu manajemen daya pada layar dan penggunaan prosesor serta jaringan seluler pada perangkat android memang masih kalah jika dibandingkan dengan perangkat lain. Ini sepertinya menjadi faktor bawaan dari kapasitas android yang merupakan turunan dari sistem operasi Linux.

5. Cepat sekali kadaluwarsa

Inovasi dan pengembangan yang dilakukan oleh pengembang perangkat keras dan pengembang perangkat lunak android memang diakui keberhasilannya. Dalam waktu kurang lebih 5 tahun android boleh dibilang menguasai pasar smartphone didunia.

Namun ternyata ada efek samping keluhan yang saya rasakan sebagai pemilik dan pengguna perangkat android. Keluhan itu adalah perangkat yang saya beli setahun yang lalu akan terasa “jadul” saat ini dan update fitur-fitur unggulan dari beberapa perangkat lunak menjadi tidak bisa optimal pada perangkat “jadul” saya tersebut.

Akibatnya pengguna android harus terus menerus “dipaksa” untuk mengupdate perangkatnya agar tetap eksis dan bisa menikmati keunggulan dari fitur-fitur android. Efek dari hal ini adalah alokasi anggaran yang harus disediakan setiap tahun untuk mengupgrade perangkat android terbaru.

6. Pengguna “diganggu” oleh iklan

Sebagai masyarakat indonesia kita telah terbiasa dengan iklan yang muncul di televisi, radio dan surat kabar. Ikaln ini merupakan sumber pendapatan utama dari mereka para pelaku bisnis multimedia seperti pertelevisian dan broadcasting lainnya.

Hal ini tampaknya juga berlaku bagi sistem operasi android yang diberikan secara “gratis” oleh Google. Kata gratis saya beri tanda petik karena Google ternyata tidak sepenuhnya memberikan android secara ikhlas dan cuma-cuma. Ini memang hak Google sebagai pemilik sistem operasi android dan bukan merupakan kesalahan Google.

Seperti kita tahu bahwa Google telah mengeluarkan biaya investasi yang tidak sedikit untuk membeli dan mengembangkan android sampai sebesar ini. Saya pribadi berterima kasih kepada Google atas lahirnya sistem operasi android.

Memang iklan yang muncul pada penggunaan android tidak sampai mengganggu namun adanya iklan yang muncul ini saya catat merupakan salah satu kekurangan dari sistem operasi android karena bisa jadi kehadiran iklan ini bagi sebagian orang dirasa mengganggu.

7. Pengguna akan “dipaksa” menjadi pengguna Google

Dampak lain dari menggunakan sistem operasi android adalah kita mau tidak mau harus mempunyai akun Google. Apakah mempunyai akun Google merupakan sebuah kerugian, tentu jawabannya bermacam-macam tergantung dari siapa yang ditanya. Jika saya pribadi menjawab tidak karena saya banyak menggunakan layanan Google seperti Blogger, Mesin pencari, Gmail, Youtube, Google Plus, Google drive dan sebagainya.

Bagaimanapun syarat untuk menjadi pengguna Google membuat pengguna android tidak bebas dan seakan terikat oleh sesuatu. Bagi sebagian orang mungkin menjadi pengguna Google biosa jadi merupakan paksaan dan menyentuh sisi pribadi mereka.

8. Memerlukan pengetahuan teknis untuk memilih spesifikasi perangkat

Banyaknya perangkat android yang beredar dipasaran dengan berbagai merk yang dikenal dan tidak dikenal menjadikan dilema tersendiri bagi konsumen android. komsumen dituntut harus cerdas dalam memilih perangkat dan jika salah akan menyebabkan kerugian tentunya.

Hal semacam ini pernah dialami oleh tema saya karena ketidak tahuannya akan fitur koneksi jaringan internet. Saat itu dia kecewa karena perangkat android yang dia beli belum support koneksi internet 3g/HSDPA.

Bermula dari contoh diatas tentunya memilih sebuah poerangkat android tidak semudah memilih iphone dan blackberry tentunya. Dan hal ini saya catat sebagai salah satu kekurangan dari perangkaty android yaitu dibutuhkan pengetahuan teknis dari konsumen untuk memilih perangkat android.

9. Kustomisasi perangkat yang masih dibatasi

Ini berlaku bagi perangkat android yang baru dibeli dari merk tertentu misalnya yang saya tahu adalah samsung dan sony. Pengguna akan dibatasi dalam menggunakan beberapa aplikasi seperti droid wall, titanium backup, link2sd dan root explorer. Pembatasan in berkaitan dengan permintaan akses root untuk menjalankan beberapa aplikasi yang telah disebutkan tadi.

Kekurangan ini bisanya bisa diatasi dengan membuka akses root sebuah perangkat melalui aplikasi atau update. Tidakan inilah yang sering disebut dengan ngeroot perangkat android. Namun yang kadang menjadi kendala adalah proses ngeroot ini tidak bisa dilakukan oleh pengguna awam dn harus dilakukan setidaknya oleh mereka yang memiliki kemamapuan teknis atau sudah terlatih.

10. Banyaknya aplikasi “sampah” pada Play Store

Ada gula ada semut begitulah ungkapann yang saya pakai untuk menggambarkan banyaknya aplikasi yang muncul pada play store. Disisi lain pengguna akan memperoleh banyak pilihan namun disisi yang lainnya pengguna akan menjadi kebingungan dalam memilih aplikasi mana yang harus diinstal.

Banyaknya aplikasi yang kurang bermutu atau yang saya sebut dengan “sampah” pada sub judul diatas barangkali tidak disengaja oleh para pengembang. Saya percaya mereka tetap berusaha mengahdirkan aplikasi yang terbaik namun apa daya kemampuan dan hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Yang lebih parah kadang selain tidak bisa berfungsi atau berjalan dengan baik, aplikasi-aplikasi ini juga memiliki bug yang mengganggu kinerja perangkat android. Pada beberapa kasus bahkan sempat membuat jalannya sistem operasi android berhenti atau hang dan harus direstart atau dicabut battery-nya agar perangkat bisa kembali berfungsi normal.

Demikian beberapa kekurangan dari perangkat android. Maksud dari tulisan ini bukan untuk halangan kita menggunakan android namun lebih kepada tujuan bagaimana kita mengatasi beberapa kekurangan ini. Sampai saat ini android masih yang terbaik menurut saya dari segi harga, kualitas dan komunitas.

Filed Under: Android

10 Kelebihan dan Kekurangan Android Part 1

23 Maret 2015 By Eko Purnomo

Kelebihan dan Kekurangan Android

Android adalah sistem operasi yang tergolong baru namun perkembangannya saat ini sudah sangat cepat dan bahkan menguasai lebih dari 80% perangkat smartphone didunia. Perkembangan android yang cukup “ganas” ini bahkan mampu “mematikan” raksasa ponsel masa lalu, Nokia. Sekarang hampir disemua tempat kita menjumpai orang-orang yang asyik menggunakan perangkat Androidnya bahkan sambil berjalan sekalipun.

Dibalik perkembangan android ini tentu ada kelebihan yang mendasarinya untuk dipilih banyak pengguna smartphone baik pemula maupun pengguna lama. Dan dibalik semua kelebihan ini tentu kita harus objektif bahwa tentu masih banyak kekurangan yang harus dibenahi demi kesempurnaan dari sistem operasi yang gratis ini.

Kelebihan Android

Berikut ini beberapa kelebihan dari sistem operasi android :

1.Sistem operasi gratis dan open source

Seperti telah ditulis pada artikel sebelumya, android merupakan sistem operasi yang gratis. Dengan ini kita bisa menikmati sistem operasi android tanpa harus membayar lisensi kepada pemliknya yaitu Google. Android juga bersfat open source, artinya siapa saja bisa mengembangkan android. Hal ini menyebabkan banyaknya kustomisasi pada sistem perangkat lunak android.

2. Harga perangkat relatif murah dan terjangkau

Selaras dengan poin nmor satu, ini menyebabkan sebuah perangkat android bisa dijual lebih murah dibandingkan dengan perangkat Iphone atau Windows Phone dengan ukuran hardware yang sama. Ini terjadi karena uang yang kita bayarkan untuk membeli perangkat tidak digunakan untuk membeli perangkat lunak sistem operasi.

3. Sudah multi tasking dan canggih dengan teknologi layar sentuh

Sistem operasi android membuat sebuah perangkat mobile seperti smartphone dan tablet PC bisa dioperasikan layaknya sebuah komputer. Sistem operasi android juga menyebabkan perangkat bisa dipakai untuk menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan atau yang sering dikenal dengan istilah multi tasking (multi=banyak, tasking=sedang bertugas).

Selain itu, rata-rata perangkat android sekarang sudah mengunakan teknologi layar sentuh sehingga memudahkan dalam pengoperasian khususnya dalam hal pointing layar yang pada komputer dilakukan dengan menggunakan mouse. Dengan teknologi layar sentuh terbaru yang menggunakan prinsip kapasitif, kita tidak perlu menekan layar, cukup dengan menyentuh atau menempelkan jari kita ke layar.

4. Tersedia banyak aplikasi

Kehadiran android semakin lengkap dengan banyaknya aplikasi yang disediakan oleh google beserta para pengembang melalui wadah aplikasi bernama Google Play Store. Kita cukup login dengan akun Google yang kita miliki dan akses ke jutaaan aplikasi sudah langsung terbuka lebar. Aplikasi-aplikasi yang tersedia kebanyakan bersifat gratis, meskipun ada beberapa yang berbayar.

5. Tersedia banyak pilihan vendor

Karena Google bukan perusahaan pembuat smartphone, maka android kemudian diberikan kepada mereka para vendor pembuat perangkat seperti smartphone dan tablet PC. Berbeda dengan IOS yang hanya ada pada Iphone buatan Apple, kita bisa memilih perangkat android dari banyak perusahaan misalnya Samsung, HTC, LG, Xiomi, Polytron, Evercoss dan lain-lain.

6. Terintegrasi dengan layanan Google

Karena android merupakan salah satu produk milik Google maka android akan terintegrasi dengan layanan Google lainnya seperti gmail, Youtube, Google Drive dan sebagainya. Jadi jika kita memiliki sebuah perangkat android, cukup satu id Google sudah bisa mengakses semua layanan Google.

7. Banyak pilihan model software alternatif (Custom ROM)

Kode program android yang bersifat open source atau kode sumber terbuka membuat siapa saja dapat mengembangkan android. hal ini menyebabkan banyaknya software alternatif android yang dibuat oleh orang pribadi atau komunitas yang bisa dipasang pada perangkat android tertentu.

Software alternatif ini biasanya disebut Custom ROM. Dengan mengcustom rom sebuah perangkat android maka tampilan dan kinerja android kita akan tampak berbeda dengan yang lain meskipun satu merk dan tipe.

8. Banyak teman yang menggunakan Android

Inilah salah satu yang menyebabkan sndroid cepat tersebuar dan mereka para pengguna android baru tidak takut membeli android yang nota bene merupakan perangkat smartphone yang lebih rumit dari ponsel biasa. Dengan banyaknya teman yang sudah menggunakan android maka otomatis akan terjadi sebuah komunitas terutama mereka yang menggunakan merk dan tipe yang sama. Grup-grup semacam ini banyak dijumpai dimedia sosial seperti di facebook, kaskus dan twitter.

9. Memberikan kemudahan akses dan pemberitahuan

Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh smartphone android adalah notifikasi yang selalu update setiap saat. Misalnya sekarang kita tidak harus selalu membuka email untuk mengecek ada email baru  atau tidak karena jika ada email baru akan otomatis ditampilkan pemberitahuan. Kita bisa secara mudah mengakses email, facebook, twitter, Google+ dan sebagainya.

10. Tersedia dukungan upgrade untuk perangkat-perangkat tertentu

Pada awalnya Google menawarkan kepada vendor bahwa sistem operasi android ini adalah sistem operasi yang dapat diupgrade. Artinya pengguna bisa menginstal versi android yang lebih tinggi pada perangkat android selama kapasitas hardware memungkinkan.

Itulah 10 kelebihan android yang saya rangkum dari berbagai sumber dan pengalaman menggunakan android. Untuk 10 kekurangan android akan dibahas pada artikel selanjutnya yang merupakan bagian kedua dari artikel ini.

Filed Under: Android

Android adalah Sistem Operasi Gratis

23 Maret 2015 By Eko Purnomo

Android adalah sistem operasi Gratis

Android adalah sistem operasi gratis untuk smartphone yang berbasis Linux. Ya, sejak diakuisisi oleh Google pada tahun 2005 android terus dikembangkan dan ditawarkan secara gratis kepada para vendor pembuat ponsel smartphone dan tablet PC. Jadi saat membeli perangkat Android kita membayar untuk perangkat keras namun tidak mengeluarkan biaya untuk sistem operasinya. Bagi yang belum tahu bisa saya jelaskan seperti ini.

Didalam sebuah perangkat mobile atau tablet PC terdapat dua komponen utama yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras adalah segala sesuatu yang berbentuk fisik yang berupa komponen elektronik dan mekanik sehingga membentuk sebuah bentuk fisik suatu perangkat. Contoh perangkat keras adalah battery, LCD, motherboard, speaker, camera, microphone dan casing.

Sedangkan perangkat lunak adalah sebuah program digital yang membuat perangkat keras bisa bekerja dan berfungsi. Tanpa perangkat lunak, sebuah perangkat keras akan “mati”, maksudnya meski utuh namun tidak bisa hidup dan berfungsi.

Salah satu perangkat lunak yang utama adalah sistem operasi, yaitu sebuah program utama yang menjalankan perangkat android dari awal dan membuat lingkungan kerja bagi aplikasi yang berjalan pada perangkat android tersebut. Contoh sistem operasi yang kita kenal pada komputer dan laptop adalah Linux dan Windows.

Linux adalah contoh sistem operasi gratis dan Windows adalah contoh sistem operasi yang berbayar. Nah, khusus untuk Android, Google merilisnya dengan gratis kepada para vendor pembuat ponsel setidaknya sampai artikel ini ditulis. Entah kedepannya bagaimana tentu terserah kepada manajemen Google.

Karena bersifat gratis inilah akhirnya kita bisa menikmati perangkat Android secara murah sampai ada yang menyentuh harga 500 ribuan. Bayangkan jika harus membayar untuk biaya sistem operasi, tentu harganya tidak bisa semurah itu. Sebagai contoh misalnya untuk membayar sistem operasi Windows 8.1 saja kita harus mengeluarkan uang sebesar US$ 119 atau sekitar Rp 1.547.000 pada kurs rata-rata saat ini Rp 13.000 per 1 US$.

Lalu apa yang menjadi tujuan Google hingga “memberi” sistem operasi Android gratis ini? Jawaban pastinya mungkin hanya pihak Google yang tahu. Namun jika boleh menebak dari beberapa hal yang terjadi dan berlaku pada “aturan main” pada penggunaan sistem operasi Android bisa ditangkap bahwa Google berniat memperluas jaringan iklannya melalui perangkat mobile seperti smartphone dan tablet PC.

Untuk bisa menggunakan fitur dari perangkat Android secara maksimal kita harus memiliki akun Google. Seperti misalnya untuk bisa menginstal aplikasi dari Play Store, kita harus masuk dengan menggunakan ID Google.

Selain itu dengan memperluas penggunaan perangkat Android, Google bermaksud “memasyarakatkan” penggunaan jaringan internet. Seperti diketahui bahwa Google adalah perusahaan yang berbasis internet dan model bisnisnya sangat bergantung kepada jaringan dan penguna internet. Tanpa internet, Google bukanlah apa-apa.

Perangkat Android kita tahu hampir semua dilengkapi dengan jaringan internet seluler atau setidaknya koneksi Wi-fi. Tanpa internet kita tidak bisa menggunakan fitur-fitur penting seperti BBM, WhatsApp, Mail, Youtube dan sebagainya. Dengan pengguna Android yang terus terhubung kepada jaringan internet, akan membuat Google bisa selalu terhubung dengan customernya yang tentunya siap untuk di-iklani setiap saat.

Itulah sedikit ulasan tentang sistem operasi Android yang bersifat gratis yang menjadi salah satu faktor utama perkembangan perangkat Andoid yang begitu cepat hingga sekarang ini telah menguasai lebih dari 80% total pengguna smartphone didunia. Memang Android yang gratis ini masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki namun tentunya tidak membuat alana untuk kita tidak memiliki perangkat Android yang semakin hari semakin canggih dan unik.

Filed Under: Android

Arti dari Spesifikasi Android

20 Maret 2015 By Eko Purnomo

arti spesifikasi android

Ketika memilih sebuah perangkat android kita akan dihadapkan pada beberapa pilihan spesifikasi yang berbeda dari ponsel jaman dulu. Misalnya ketika akan membeli sebuah perangkat android kita memilih spesifikasi prosesornya berapa giga hertz, ram nya berapa giga byte, kameranya berapa mega piksel kemudian juga versi android-nya apa, bisa di upgrade atau tidak dan lain-lain.

Setiap perangkat android memiliki spesifikasi seperti layaknya komputer. Misalnya spesifikasi standar yang ada pada komputer adalah kecepatan prosesor, besarnya ram dan kapasitas memori penyimpanan internal (dalam komputer berupa harddisk). Selain itu ada spesifikasi khusus yang terkait dengan perangkat android seperti jaringan, layar, kamera, battery dan fitur pelengkap lainnya.

1. Prosesor

Adalah otak dari sebuah perangkat android. Prosesor ini sering disebut juga dengan CPU (Central processing unit). Sebagai gambaran, kita sebelumnya telah mengenal prosesor pada komputer seperti Intel Pentium dan Core i3. Prosesor pada android tidak jauh beda fungsinya dengan prosesor pada komputer. Perbedaan nyata terletak pada sistem pemasangannya yang fix (tetap) tidak seperti pada komputer yang bisa dicopot-pasang.

Jenis dan merk prosesor pada android pun berbeda dengan yang kita kenal pada komputer. Pada android kita tidak mengenal Intel ataupun AMD namun sebagai gantinya kita ada Qualcom Snapdragon dan Mediatek yang banyak dipakai pada android kelas menengah ke bawah di pasar Indonesia. Selain itu ada juga beberapa merk prosesor untuk android yang lain seperti Exynos, Tegra, OMAP dan PXA.

Ukuran sebuah prosesor adalah kecepatan kerjanya. Oleh karena itu saat memilih perangkat android tentu kita akan memilih prosesor dengan kecepatan yang lebih besar. kecepatan prosesor ini dinyatakan dalam satuan Hertz yaitu seringnya dalam ukuran Mega Hertz dan Giga Hertz(GHz). 1 MHz sama dengan 1.000.000Hz dan 1 GHz sama dengan 1.000.000.000Hz.

2. RAM (Random Access Memory)

Adalah memory yang membantu kinerja dari prosesor saat memproses data atau tugas. Fungsi RAM pada perangkat android juga sama dengan fungsi RAM pada komputer. Ia bertugas menyimpan data-data pekerjaan sementara yang sedang dikerjaka oleh prosesor. Data pada RAM ini akan hilang ketka daya pada perangkat android dilepas.

Ukuran sebuah RAM diambil dari kapasitas penyimpanannya yaitu dalam ukuran byte sama dengan satuan data. Kebanyakan ukuran RAM saat ini antara 512MB sampai 4GB. Untuk perangkat android menengah kebawah biasanya sebesar 512 sampai 1GB saja. Semakin besar RAM akan membuat pengguna semakin leluasa dalam menjalankan aplikasi tanpa harus takut kehabisan RAM.

3. Memori Internal

Adalah media penyimpanan data yang disertakan didalam perangkat android. Memory ini berupa memory tetap yang tidak bisa diganti seperti layaknnya harddisk pada komputer. Jika kita kekurangan memory internal biasanya disiasati dengan menambahkan kartu memori secara ekstenal.

Ukuran memori internal dinyatakan dalam byte, misalnya 1 Giga byte (1GB). Rata-rata kapasitas penyimpanan android saat artikel ini ditulis sudah sebesar 4 sampai 8GB. Memori internal ini biasanya dibagi dua yaitu untuk sistem dan data pengguna. Jadi dari ukuran memori total hanya sebagian saja yang bisa diakses oleh pengguna.

4. Layar / Display / Touch Screen

Adalah tampilan dari perangkat android yang kita lihat dan kita sentuh. Ada beberapa jenis layar yang digunakan pada perangkat android seperti misalnya layar LCD TFT, IPS dan AMOLED. Kemudian dari jenis-jenis layar tersebut masih dibedakan lagi menjadi beberapa ukuran layar yang dinyatakan dalam satuan inch.

Satu hal yang juga turut menentukan kualitas sebuah layar display android adalah resolusi atau kepadatan piksel sebuah layar. Semakin besar dan padat jumpah piksel yang ada pada layar maka semakin halus pula gambar yang dihasilkan.

Selanjutnya adalah melihat kemampuan touch pada layar. Ini berkaitan dengan fungsi kedua dari layar yang selain berfungsi sebagai display juga berfungsi sebagai akses touch screen. Kemampuan touch sebuah layar dinyatakan dengan banyaknya jumlah touch yang bisa diterima secara bersamaan atau yang disebut dengan multi touch. Dengan fitur ini kita bisa menyentuh beberapa titik pada layar dan masih bisa direspon oleh perangkat.

5. Kamera

Adalah fitur dari perangkat android yang kini sudah menjadi wajib dan menjadi parameter penentu saat memilih android. Kamera berfungsi untuk mengambil gambar baik itu gambar diam (foto) atau gambar bergerak (video).

Ukuran sebuah kamera ditentukan dari besarnya resolusi gambar yang dihasilkan dan dinyatakan dalam satuan mega piksel. Selain itu parameter kamera juga diliha dari fitur tambahan seperti kemampuan auto fokus dan adanya lampu flash.

Pada perangkat android kadang disematkan dua buah kamera yaitu depan dan belakang. Kamera depan biasanya diperuntukkan memotret diri sendiri yang sekarang dikenal dengan istilan selfie.

6. Jaringan

Adalah jaringan komunikasi seluler dan komunikasi data yang disupport oleh perangkat android. jaringan seluler misalnya GSM atau CDMA dan jaringan data misalnya 2G, 3G, HSDPA dan 4G pada GSM serta EVDO pada CDMA.

Untuk sistem jaringan seluler seperti GSM dan CDMA agaknya bisa dipilih menurut selera dan ketersediaan jaringan serta pertimbangan biaya. Namun untuk koneksi data atau internet ini harus mutlak memiliki kecepatan yang cukup setidaknya sudah 3G atau EVDO. Jaringan data yang lambat akan membuat kita kesulitan mengakses fitur-fitur android yang kebanyakan menggunaan jaringan internet.

7. Fitur Komunikasi

Adalah fitur yang membuat sebuah perangkat android dapat berkumunikasi dengan perangkat sekitar. Fitur ini biasanya meliputi bluetooth, Wifi, USB, NFC, GPS dan lain-lain. Fitur komunikasi yang lengkap membuat perangkat kita bisa gaul dan mudah berkomunikasi dengan perangkat lain.

Diantara fitur-fitur komunikasi yang ada, koneksi bluetooth, wifi dan GPS adaknya harus mutlak ada pada perangkat android. Hal ini karena kebutuhan akan sharing data sudah semakin banyak dalam aplikasi sehari-hari. Juga untuk keperluan akses hotspot internet yang tentunya membutuhkan koneksi wifi.

8. Battery

Adalah sumber daya untuk menghidupkan perangkat android. Ukuran battery ini dinyatakan dalam mAH (mili Ampere Hour). Satuan ini menyatakan kapasitas arus yang dihasilkan oleh battery yang akan habis jika dipakai pada arus tersebut selama satu jam. Misalnya sebuah battery dengan kapasitas 100mAH akan habis dalam satu jam jika dia digunakan pada arus 1000 mili ampere.

Semakin besar kapasitas battery sebuah perangkat android semakin baik. Ini menyangkut salah satu kekurangan dari android yang boros battery mengikuti karakter dari sistem operasi Linux. Namun kapasitas battery yang besar juga menjadimasalah manakala ukuran dan tipisnya sebuah perangkat menjadi prioritas. Karena battery dengan kapasitas besar tentu memiliki ukuran fisik yang lebih besar.

9. Versi Android

Adalah versi rilis dari sistem operasi android yang diinstal pada perangkat. Versi android ini mengambil nama-nama makanan manis dan diurutkan menurut abjad maju (A,B, C, dan seterusnya). Saat artikel ini ditulis versi android terbaru adalah Lollipop.

Saat memilih perangkat android hendaknya kita memilih versi software yang erbaru karena pasti sudah dilakukan update dan perbaikan dari bug-bug yang ada pada versi sebelumnya.

10. Fitur Lain

Ini adalah fitur yang spesifik tiap tiap merk yang tidak termasuk dari 9 spesifikasi diatas. Fitur ini misalnya warna, sensor, senter penerang dan sebagainya. Fitur-fitur ini kadang terkesan sepele namun akan membantu kita pada saat-saat tertentu. Jadi memilih perangkat android yang memiliki banyak fitur tentu bisa dijadikan petimbangan tersendiri.
Demikian arti dan penjelasan dari spesifikasi-spesifikasi android yang sering kita temui ketika akan memilih dan membeli android. Yang penting hendaknya disesuaikan dengan budget yang tersedia karena jika mengejar spesifikasi yang tinggi dan fitur yang lengkap tentu juga memerlukan budget yang besar.

Filed Under: Android

Apa itu Android ?

19 Maret 2015 By Eko Purnomo

logo android

Android adalah sistem operasi untuk ponsel pintar (smartphone) dan komputer tablet. Android merupakan sistem operasi yang berbasis Linux. Android diciptakan oleh Andy Rubin dari Android Inc. Kini Android telah menjadi milik Google sejak dibeli pada tahun 2005. Oleh Google, Android kemudian dirilis sebagai sistem operasi yang gratis. Android kini banyak dipakai oleh pengguna ponsel pintar didunia.

Apa itu Smartphone ?

Smartphone atau ponsel pintar adalah istilah yang disematkan kepada perangkat telepon genggam yang sudah dilengkapi dengan sistem operasi. Ada beberapa jenis smartphone yang populer seperti Android, Iphone dan Blackberry. Iphone adalah smartphone produksi Apple sedangkan Blackberry adalah smartphone produksi RIM (Research In Motion).

Berbeda dengan Apple dan Blackberry, Android tidak diproduksi oleh satu pabrik melainkan banyak pabrik yang sudah memprosuksi smartphone Android. Pabrikan yang membesarkan Android pertama kali diantaranya Samsung, HTC, LG, Sony dan Motorola. Kemudian setelah itu muncul beberapa pabrikan Android asal China seperti Xiomi, Gionee dan Huawei.

Di Indonesia sendiri banyak muncul merk-merk lokal seperti Polytron, Cross (sekarang bernama Evercoss), IMO, MITO dan Advance. Android lokal ini cukup bisa bersaing dengan android “impor” terutama dipasar menengah ke bawah.

Sampai saat ini masih belum jelas standarisasi dari smartphone. Namun jika dilihat dari sejarahnya, ada beberapa kriteria yang membuat sebuah perangkat telepon seluler dikategorikan kedalam jenis smartphone, diantaranya :

  1. Memiliki banyak fitur tambahan selain telepon yang berguna untuk membantu aktivitas sehari-hari misalnya saat awal-awal munculnya smartphone, fitur seperti kalender, buku telepon, jam dunia, notepad dan permainan sudah dikategorikan sebagai smartphone. Kini sebuah smartphone bisa melakukan hal-hal aneh dan menjadi semakin pintar dengan dukungan berbagai software aplikasi dan hardware yang canggih.
  2. Bisa melakukan banyak tugas (multi tasking). Ini berkembang seiring dengan adanya permintaan agar smartphone mampu menjalankan banyak aplikasi secara sekaligus.
  3. Memiliki sistem operasi, ini adalah standar yang berkembang seiring waktu. Dulu adanya fitur-fitur seperti kalender dan notepad saja sudah sianggap canggih namun tidak demikian dengan saat ini. Seiring tuntutan jaman maka ponsel (singkatan dari telepon seluler) harus semakin “pintar” dan sistem operasi menjadi hal yang wajib.
  4. Layar sentuh, ini memang bukan menjadikan ukuran baku karena ponsel Blackberry yang masih menggunakan track ball dan trackpad juga masih dikategorikan sebagai smartphone. Fitur layar sentuh kini dianggap sebagai salah satu syarat sebuah smartphone karena kemudahan aksesnya. Dengan layar sentuh kita bisa mengontrol kerja smartphone dengan mudah pada setiap bagian layar.
  5. Koneksi internet, ini adalah fitur yang mau tidak mau harus ada pada smartphone. Internet ini dibutuhkan untuk berbagai hal terkait dengan semakin banyaknya tugas dan pekerjaan serta hburan yang terkait dengan internet. Sebuah smartphone juga akan membuat penggunanya menjadi semakin “pintar” dengan adanya internet.
  6. Memiliki dukungan aplikasi yang banyak. Sebuah smartphone harus bisa berkembang danmenjadi semakin “pintar” dari waktu ke waktu. Dulu jika kita membeli sebuah ponsel maka kita hanya akan disuguhi fitur bawaan dari pabrik. Untuk menambah fitur lain terkadang sulit karena harus menemui pihak yang ahli. Kini seiring dengan perkembangan internet yang sudah semakin maju, kita bisa menambahkan sendiri aplikasi pada sebuah smartphone. Ada banyak sekali aplikasi yang ada pada gudang aplikasi seperti Play Store, Appstore dan Blackberry World.

Apa itu Android?

Android awalnya adalah istilah untuk menamakan robot buatan yang bisa bergerak dan melakukan pekerjaan mirip dengan manusia. Saya sendiri mengenal istilah Android dari komik dan serial kartun Dragon Ball. Saat itu ada robot buatan Dr Gero yang diberi nama Android dengan indeks, misalnya Android 16, Android 17 dan Android 18.
Nama Android ini kemudian menginspirasi Andy Rubin bersama ketiga rekannya yaitu Rich Miner, Nick Sears dan Chris White untuk menciptakan sebuah sistem operasi yang ditujukan untuk perangkat mobile seperti telepon seluler dan tablet PC. Mereka kemudian mendirikan perusahaan Android Inc yang secara resmi mengembangkan sistem operasi untuk perangkat telepon seluler.
Tantangan yang dihadapi Android saat itu cukup besar dengan nama-nama seperti Windows Phone, Symbian, Blackberry dan Apple. Meski pada awalnya cukup kesulitan namun kerja keras mereka berbuah hasil ketika Android diakuisisi oleh Google pada tahun 2005, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2005. Setelah menjadi milik Google, para programmer Android yang dipimpin oleh Andy Rubin masih tetap bekerja mengembangkan Android dibawah manajemen Google.
Ngomong-ngomong soal 17 Agustus jadi ingat hari kemerdekaan Indonesia dan ternyata itu adalah kemerdekaan bagi seluruh umat manusia dalam memiliki sistem operasi yang gratis untuk perangkat mobile-nya. Bagaimana tidak, setelah munculnya Android, harga ponsel pintar semakin murah dan terjangkau. Ini tentu berimbas pada daya beli masyarakat menengah ke bawah di Indonesia pada khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya.

Android dibuat dengan bahasa C, C++ dan Java UI. Android merupakan turunan dari Linux, yaitu sistem operasi komputer desktop gratis yang berbasis open source. Rilis pertama Android pada tanggal 23 September 2008. Setelah rilis tersebut lahirlah ponsel pintar komersial pertama berbasis Android yaitu HTC Dream pada tanggal 22 Oktober 2008. maskot Android adalah sebuah Robot berwarna hijau yang dibuat oleh Irina Blok.

Sejak kelahiran Android dan bahkan sebelum dari itu, Google menjanjikan kepada para pengembang telepon seluler dan komputer tablet akan sebuah sistem operasi yang dapat diperbaruhi. Dan Google membuktikan janjinya dengan perkembangan versi demi versi Android dari waktu ke waktu sejak dirilis pertama kali. Kini versi Android terbaru saat artikel ini ditulis adalah versi 5.0.2 dengan nick name Lollipop.

Ada yang menarik dari nama rilis untuk setiap versi Android yaitu mengambil nama-nama dari makanan yang manis dan diurutkan dari dari A, B C dan seterusnya seperti yang terbaru Jellybean, Kitkat dan Lollipop. Pengambilan nama dari makanan manis ini diusulkan Ryan Gibson seorang manajer pada proyek Android.

Berikut ini nama rilis Android dari waktu ke waktu yang saya kutip dari Wikipedia:

  1. Android 1.0 (API level 1)
  2. Android 1.1 (API level 2)
  3. Android 1.5 Cupcake (API level 3)
  4. Android 1.6 Donut (API level 4)
  5. Android 2.0 Eclair (API level 5)
  6. Android 2.0.1 Eclair (API level 6)
  7. Android 2.1 Eclair (API level 7)
  8. Android 2.2–2.2.3 Froyo (API level 8)
  9. Android 2.3–2.3.2 Gingerbread (API level 9)
  10. Android 2.3.3–2.3.7 Gingerbread (API level 10)
  11. Android 3.0 Honeycomb (API level 11)
  12. Android 3.1 Honeycomb (API level 12)
  13. Android 3.2 Honeycomb (API level 13)
  14. Android 4.0–4.0.2 Ice Cream Sandwich (API level 14)
  15. Android 4.0.3–4.0.4 Ice Cream Sandwich (API level 15)
  16. Android 4.1 Jelly Bean (API level 16)
  17. Android 4.2 Jelly Bean (API level 17)
  18. Android 4.3 Jelly Bean (API level 18)
  19. Android 4.4 KitKat (API level 19)
  20. Android 5.0 Lollipop (API level 21)
  21. Android 6.0 Milkshake (API level 24)

Mengapa tidak ada nama untuk A dan B pada rilis Android sampai saat ini saya juga belum tahu. Namun bisa saja kode nama A dan B untuk mengenang versi Android Alpha dan Beta yang merupakan cikal bakal dari sistem operasi Android.

Filed Under: Android

  • « Previous Page
  • 1
  • …
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • …
  • 60
  • Next Page »

Kategori

  • Android
  • Blogging
  • CSS
  • Desain
  • Elektronika
  • HTML
  • Internet
  • Javascript
  • Komputer
  • Mikrokontroler
  • PHP
  • Website

Pos-pos Terbaru

  • Rangkaian Adaptor 12 Volt 3 Ampere
  • 10 Aplikasi Transportasi Online Terbaru 2018
  • 3 Cara Screenshot di Laptop Windows
  • Rangkaian Adaptor 12V 35Ampere
  • Komunitas Desainer Kampung Jepara
  • Solder Yang Bagus dan Berkualitas
  • Cara Melewatkan Parameter ke dalam Fungsi pada Bahasa C
  • Parameter Dalam Bahasa C: Formal dan Aktual
  • Prototipe Fungsi dalam Bahasa C
  • Cara Menggunakan Fungsi dalam Bahasa C
  • Home
  • Privacy
  • Disclaimer
  • Kontak

Copyright © 2024 · Nulis-ilmu.com