Nulis-Ilmu.com

Tutorial Elektronika dan Komputer

  • Home
  • Elektronika
  • Komputer
  • Javascript

Menampilkan Record Yang Berbeda Dengan SELECT DISTINCT

18 November 2014 By Eko Purnomo

cara menggunakan select distinct

Untuk mencari dan menampilkan record yang berbeda pada tabel MySQL kita menggunakan perintah query SELECT DISTINCT . Perintah SELECT DISTINCT hanya akan mengambil nilai yang berbeda dari tabel, sehingga jika ada nilai yang sama tetap akan ditampilkan sekali saja.

Seperti diketahui bahwa jika sebuah kolom tidak diset dengan PRIMARY KEY maka database akan memperbolehkan terjadinya record yang sama. Dan terkadang kita membutuhkan data secara unik diantara data-data yang sama tersebut misalnya saat ingin mengetahui pengunjung blog secara unik dalam satu waktu tertentu.

Cara penulisan perintah SELECT DISTINCT

SELECT DISTINCT nama_kolom1,nama_kolom2 FROM nama_tabel;

Perintah SELECT DISTINCT juga bisa dikombinasi dengan fungsi COUNT untuk menghitung jumlah record unik dalam tabel MySQL, seperti berikut ini:

SELECT COUNT(DISTINCT nama_kolom1) FROM nama_tabel;

Contoh script PHP menggunakan perintah SELECT DISTINCT

Pada contoh berikut kita akan mengambil nilai yang sama dari tabel pengunjung yang memiliki dua field yaitu nama_kunjungan dan waktu_kunjungan berikut ini :

Nama Pengunjung Waktu Kunjungan
Agus 2014-11-18
Budi 2014-11-18
Candra 2014-11-18
Dewi 2014-11-18
Agus 2014-11-19
Dewi 2014-11-19

Untuk mengambil nama pengunjung secara unik dari tabel diatas dibuat script PHP berikut ini :

 <?php    
$dbHost = "localhost";
$dbUser = "root";
$dbPass = "123";
$dbName = "MySQLIDB2";

// membuat koneksi mysql
$conn = mysqli_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName);

// mengecek koneksi mysql
if ($conn->connect_error) die("Koneksi Gagal: " . $conn->connect_error);
else echo "Koneksi Database ".$dbName." Berhasil ...<br/><br/>";

//membuat query membaca record dari tabel User
$query="SELECT DISTINCT nama_pengunjung FROM Pengunjung";

//menjalankan query
if ($conn->query($query)) {
$result=$conn->query($query);
} else die ("Error menjalankan query". mysqli_error());

//mengecek record kosong
if ($result->num_rows > 0) {

// menampilkan data
echo "Nama Pengunjung yang kembali= <br/>";
while($row = $result->fetch_assoc()) {
echo $row["nama_pengunjung"] . "<br/>";
}
}
else echo "Tidak ada Record didalam tabel";

// menutup koneksi mysql
$conn->close();
?>

Referensi :

  • //www.w3schools.com/sql/sql_distinct.asp

Filed Under: PHP

Membuat Auto Delete Record Yang Sama Dengan PHP

18 November 2014 By Eko Purnomo

auto delete record yang sama

Auto Delete record kita butuhkan saat akan menghapus record yang sama pada tabel MySQL yang jumlahnya ratusan, ribuan bahkan lebih banyak lagi. Record ini dihapus karena kita akan menentukan suatu field menjadi PRIMARY KEY. Jika ternyata masih ada data yang sama maka proses ALTER PRIMARY KEY akan gagal.

Seperti yang saya tulis pada artikel sebelumnya tentang mencari record yang sama pada tabel MySQL, beberapa saat yang lalu saya mengalami kasus error saat import data aktiva kedalam database. Proses error tersebut terjadi karena field nomor_aktiva saya set PRIMARY KEY. Untuk mengatasi hal itu terpaksa sementara field nomor_aktiva dihilangkan PRIMARY KEY nya agar data dari file CSV bsa masuk kedalam database.

Selanjutnya saya cari data-data yang sama pada field nomor_aktiva menggunakan perintah SELECT dan HAVING, yang memiliki COUNT lebih dari satu untuk kemudian dihapus. Tetapi masalah kemudian muncul ketika perintah SQL ini menghasilkan record yang banyak sekali mencapai tiga ratusan lebih. Tentu jika harus menghapus secara manual akan memerlukan waktu yang lama.

Untuk mengatasi hal itu saya buat script PHP untuk menghapus record yang sama secara otomatis dan hanya menyisakan satu record saja dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Backup dulu tabel yang akan dieksekusi.
  2. Pada contoh berikut menggunakan nama database office dan tabel aktiva.
  3. Membuat query untuk mengambil data yang memiliki record lebih dari satu berikut ini:
    SELECT nomor_aktiva, COUNT( * ) AS jumlah
    FROM `aktiva`
    GROUP BY nomor_aktiva
    HAVING COUNT( `nomor_aktiva` ) >1 LIMIT 0,50;
  4. Untuk nilai LIMIT pada query diatas bisa disesuaikan dengan keinginan, semakin banyak semakin lama eksekusinya. Untuk mencoba script silahkan angka 50 diganti dulu dengan 1 agar jika ada kesalahan tidak terlalu fatal.
  5. Menentukan limit jumlah record yang akan dihapus dengan rumus LIMIT=jumlah -1
  6. Membuat query delete berikut ini saat proses perulangan mysql_fetch_array
    DELETE FROM aktiva WHERE nomor_aktiva='".$d['nomor_aktiva']."' LIMIT ".$limit;
  7. Silahkan klik reload sampai tidak ada lagi tampilan record yang dihapus pada layar.

Dan berikut ini script PHP lengkap auto delete record yang sama pada tabel MySQL:

 <?php    
$dbHost = "localhost";
$dbUser = "root";
$dbPass = "123";
$dbName = 'office';

// membuat koneksi mysql
$conn = mysql_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName);

// Mengecek koneksi mysql
if (!$conn) die("Koneksi Gagal: " . mysql_error());
else echo "Koneksi MySQL Berhasil ...<br/>";

//membuat koneksi database
$dbSelected = mysql_select_db($dbName, $conn);

// Mengecek koneksi database
if (!$dbSelected) die ('Koneksi Gatabase Gagal: ' . mysql_error());
else echo "Koneksi Database ".$dbName." Berhasil ...<br/>";

//membuat query untuk mencari record yang sama lebih dari satu
$q="SELECT nomor_aktiva, COUNT( * ) AS jumlah
FROM `aktiva`
GROUP BY nomor_aktiva
HAVING COUNT( `nomor_aktiva` ) >1 LIMIT 0,50";

$r=mysql_query($q);

while($d = mysql_fetch_array($r))
{
echo $d['nomor_aktiva']." , ".$d['jumlah'];
$limit=$d['jumlah']-1;
$q="DELETE FROM aktiva WHERE nomor_aktiva='".$d['nomor_aktiva']."' LIMIT ".$limit;
if(mysql_query($q)) echo ", dihapus <br/>";
else echo ", gagal";
}
?>

Referensi :

  • //www.w3schools.com/sql/sql_having.asp
  • //www.w3schools.com/php/php_mysql_delete.asp

Filed Under: PHP

Mencari Record Yang Sama Pada Tabel MySQL

18 November 2014 By Eko Purnomo

record yang sama pada tabel mysql

Untuk mencari dan menampilkan record yang sama pada tabel MySQL kita menggunakan kombinasi perintah query SELECT dan HAVING . Parameter HAVING pada perintah SELECT berarti mempunyai nilai, jadi kita memanfaatkan ini untuk menghitung record yang sama dalam satu field (COUNT).

Salah satu kegunaan dari perintah ini adalah untuk melacak data yang sama saat proses import ke database MySQL. Masalah ini biasanya terjadi saat akan menentukan primary key terhadap suatu kolom. Hal ini karena pada data yang kita import tadi ternyata ada yang sama dalam satu field dan akan jadi terjadi error saat field tersebut diset primary key.

Masalah diatas pernah saya alami saat import data aktiva perusahaan dari format CSV (ex. ms-excel) kedalam database MySQL. Karena aturan yang benar tidak mengijinkan nomor aktiva dobel maka field nomor-aktiva saya buat primary key. Dan ternyata hasilnya error pada saat import karena pada field tersebut ada data yang sama. Setelah ditelusuri ternyata proses key-in data sebelumnya pada excel tidak ada filter sehingga memungkinkan sebuah nomor aktiva diinput dua kali.

Contoh script PHP untuk mencari record yang sama

Pada contoh berikut kita akan mengambil nilai yang sama dari tabel aktiva yang memiliki dua field yaitu nomor_aktiva dan nama_aktiva berikut ini :

Nomor Aktiva Nama Aktiva
PC.001 Personal Computer Pentium 4
MJ.001 Meja Kerja
KP.001 Kursi Putar
MJ.002 Meja Kerja
PC.001 Personal Computer Pentium 4
KP.002 Kursi Putar

Dan berikut ini script PHP untuk mengetahui record yang sama :

 <?php    
$dbHost = "localhost";
$dbUser = "root";
$dbPass = "123";
$dbName = "office";

// membuat koneksi mysql
$conn = mysqli_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName);

// mengecek koneksi mysql
if ($conn->connect_error) die("Koneksi Gagal: " . $conn->connect_error);
else echo "Koneksi Database ".$dbName." Berhasil ...<br/><br/>";

//membuat query membaca record dari tabel User
$query="SELECT nomor_aktiva, COUNT( * ) AS jumlah FROM `aktiva`
GROUP BY nomor_aktiva
HAVING COUNT( `nomor_aktiva` ) >1 ;";

//menjalankan query
if ($conn->query($query)) {
$result=$conn->query($query);
} else die ("Error menjalankan query". mysqli_error());

//mengecek record kosong
if ($result->num_rows > 0) {

// menampilkan data
echo "Record yang sama= <br/>";
while($row = $result->fetch_assoc()) {
echo $row['nomor_aktiva'] ." => ".$row['jumlah']."kali <br/>";   }
}
else echo "Tidak ada Record yang sama";

// menutup koneksi mysql
$conn->close();
?>

Referensi :

  • //www.w3schools.com/sql/sql_having.asp

Filed Under: PHP

Mengenal Statemen Prepare MySQL

17 November 2014 By Eko Purnomo

mengenal statemen prepare mysql

Statemen Prepare adalah fitur yang digunakan untuk menjalankan perintah query SQL yang sama secara berulang dengan lebih efisien. Sebagai contoh statemen Prepare digunakan saat kita menginsert beberapa record sekaligus dalam satu kali eksekusi. Memang ada fasilitas seperti Insert data multi menggunakan mysql_multi_query, namun dengan menggunakan metode Prepare akan diperoleh kecepatan eksekusi yang lebih baik.

Prinsip kerja Prepare secara singkat meliputi tiga tahapan, yaitu :

  1. Prepare, adalah proses menyiapkan statemen  template  perintah SQL dan mengirim kepada database. Nilai-nilai tertentu dibiarkan terbuka/kosong dan selanjutnya ini disebut parameter dn diberi label “?”. Contoh : INSERT INTO User VALUES(?,?,?).
  2. Memparsing database, mengkompile dan menjalankan optimasi query pada statemen  template perintah SQL lalu menyimpan tanpa mengeksekusinya.
  3. Eksekusi, adalah proses menjalankan statemen perintah SQL yang sudah disiapkan tadi dengan data yang sudah diikat oleh aplikasi. Aplikasi kemudian mengeksekusi statemen perintah query sebanyak yang diinginkan dengan nilai yang berbeda.

Jika dibandingkan dengan menjalankan perintah SQL secara langsung, statemen Prepare memiliki beberapa keuntungan, yaitu :

  1. Statemen Prepare mengurangi waktu parsing karena persiapan perintah query hanya dilakukan sekali saja meskipun query dijalankan beberapa kali.
  2. Parameter yang sudah diikat oleh aplikasi akan mengurangi penggunaan bandwith koneksi ke server karena kita hanya mengirimkan nilainya saja tidak dengan perintah query secara utuh.
  3. Statemen Prepare juga berguna untuk mengatasi serangan berupa SQl Injection. Hal ini karena nilai parameter dikirim menggunakan protokol yang berbeda, jadi tidak perlu proses menggunakan escape karakter dengan benar. Jika template statemen perintah SQL asli tidak berasal dari input eksternal, serangan SQL Injection tidak dapat terjadi .

Berikut ini contoh script PHP untuk statemen Prepare MySQL

1. Statemen Prepare menggunakan MySQLI Extension

 <?php   
$dbHost = "localhost";
$dbUser = "root";
$dbPass = "123";
$dbName = "MySQLIDB2";

// membuat koneksi mysql
$conn = mysqli_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName);

// mengecek koneksi mysql
if ($conn->connect_error) die("Koneksi Gagal: " . $conn->connect_error);
else echo "Koneksi Database ".$dbName." Berhasil ...<br/><br/>";

// menyiapkan statemen prepare dan tautan parameter
$stmt = $conn->prepare("INSERT INTO User (nama, password, email) VALUES (?, ?, ?)");
$stmt->bind_param("sss", $nama, $password, $email);

// mengeset parameter dan mengeksekusinya
$nama = "Agus";
$password = "123456";
$email = "agus@example.com";
$stmt->execute();

$nama = "Budi";
$password = "qwerty";
$email = "budi@example.com";
$stmt->execute();

$nama = "Candra";
$password = "abcdef";
$email = "agus@example.com";
$stmt->execute();

echo "Tiga Data baru berhasil dibuat";

//menutup statemen prepare
$stmt->close();

// menutup koneksi mysql
$conn->close();
?>

Note : “sss” pada fungsi bind_param adalah keterangan untuk string. Keterangan yang lain yang bisa dipakai adalah i untuk integer, b untuk blob dan d untuk double. Kita harus menyertakan parameter ini untuk setiap nilai.

2. Statemen Prepare menggunakan PDO

 <?php   
$dbHost = "localhost";
$dbUser = "root";
$dbPass = "123";
$dbName = "MyPDODB";
try {
$conn = new PDO("mysql:host=$dbHost;dbname=$dbName", $dbUser, $dbPass);
// set the PDO error mode untuk exception
$conn->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);
// menyiapkan sql dan tautan parameter
$stmt = $conn->prepare("INSERT INTO User (nama, password, email)
VALUES (:nama, :password, :email)");
$stmt->bindParam(':nama', $nama);
$stmt->bindParam(':password', $password);
$stmt->bindParam(':email', $email);
// insert baris pertama
$nama = "Agus";
$password = "123456";
$email = "agus@example.com";
$stmt->execute();
// insert baris kedua
$nama = "Budi";
$password = "qwerty";
$email = "budi@example.com";
$stmt->execute();
// insert baris ketiga
$nama = "Candra";
$password = "abcdef";
$email = "agus@example.com";
$stmt->execute();
echo "Tiga Data baru berhasil dibuat";
}
catch(PDOException $e)
{
echo $sql . "<br>" . $e->getMessage();
}
// menutup koneksi
$conn = null;
?>

Referensi :

  • //www.w3schools.com/php/php_mysql_prepared_statements.asp

Filed Under: PHP

Membatasi Tampilan Tabel MySQL Dengan LIMIT

17 November 2014 By Eko Purnomo

Untuk membatasi tampilan record dari tabel MySQL kita menggunakan parameter LIMIT pada perintah SELECT. Parameter LIMIT ini nantinya berguna ketika membuat pagination atau pengaturan halaman untuk menampilkan isi tabel. Nilai setelah LIMIT akan menjadi patokan bagi query dalam mengambil data dari tabel,yaitu mulai dari mana dan berapa jumlahnya. Kedua nilai ini kemudian dikombinasikan dengan id halaman dan dipakai untuk keperluan pagination tadi.

Latar Belakang perlunya LIMIT pada perintah SELECT

Ketika kita menampilkan isi tabel MySQL dengan PHP, setiap data pada tabel akan difetch satu-per satu sampai semua data diambil. Hal ini akan menjadikan masalah ketika tabel yang akan ditampilkan isinya mempunyai record yang sangat banyak sampai ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu bahkan jutaan. Jika isi tabel terlalu besar maka akan terjadi waktu tunda aaat script PHP dijalankan. Dan berakibat dengan penurunan kecepatan akses dan performa aplikasi PHP.

Selain daripada waktu tunda diatas, tentunya data yang didapat dari perintah SELECT akan sangat tidak terbaca jika jumlahnya banyak sekali, bisa-bisa kita sudah pusing duluan sebelum menemukan record yang kita cari. Jumlah data yang wajar untuk ditampilkan kiranya akan lebih efektif jika dibawah 100 record, atau misalnya jumlah yang sering dipakai pada PHPMyAdmin hanya 30 record saja.

Cara penulisan LIMIT pada perintah query SELECT

1. Dengan menuliskan jumlah record-nya saja

SELECT * FROM nama_tabel LIMIT jumlah_record

2. Dengan menuliskan awal record dan jumlah record yang ditampilkan

SELECT * FROM nama_tabel LIMIT awal_record,jumlah_record

Contoh penggunaan LIMIT pada perintah query SELECT

Agar lebih mudah dalam memahami contoh, silahkan download sample database dengan banyak record dari situs mysqltutorial.com berikut ini.

  • Download sample database mysql (52,22KB)

Setelah didownload lalu buka phpMyAdmin kemudian import file mysqlsampledatabase1.zip kedalam database. Jika sukses akan muncul database baru dengan nama “classicmodels” dengan beberapa tabel seperti customers, employees, offices, orders, orderdetails dan lainnya.

tampilan tabel orderdetails dengan 2,996 record

Dari beberapa tabel diatas, kita bisa lihat tabel orderdetails dengan total record sebanyak 2,996 record. Jika kita menggunakan perintah SELECT tanpa LIMIT akan dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk menampilkan semua record tersebut.

Dengan demikian kita akan membuat script PHP dengan menggunakan LIMIT untuk membatasi hasil dari query SELECT sebagai berikut :

 <?php   
$dbHost = "localhost";
$dbUser = "root";
$dbPass = "123";
$dbName = "classicmodels";

// membuat koneksi mysql
$conn = mysqli_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName);

// mengecek koneksi mysql
if (!$conn) die("Koneksi Gagal: " . mysqli_connect_error());
else echo "Koneksi Database ".$dbName." Berhasil ...<br/><br/>";

//membuat query membaca 30 record dari awal tabel
$query="SELECT * FROM orderdetails LIMIT 0,30";

//menjalankan query
if (mysqli_query($conn,$query)) {
$result=mysqli_query($conn,$query);
} else die ("Error menjalankan query". mysqli_error());

//mengecek record kosong
if (mysqli_num_rows($result) > 0)
{
//membuat tabel dan heading
echo "<table border=1>";
echo "<tr>";
echo "<th>No. Order</th>";
echo "<th>Kode Produk</th>";
echo "<th>Jumlah Order</th>";
echo "<th>Harga Satuan</th>";
echo "<th>Nomor Line Order</th>";
echo "</tr>";

//menampilkan hasil query
while($row = mysqli_fetch_assoc($result)) {
echo "<tr>";
echo "<td>".$row["orderNumber"]."</td>";
echo "<td>".$row["productCode"]."</td>";
echo "<td>".$row["quantityOrdered"]."</td>";
echo "<td>".$row["priceEach"]."</td>";
echo "<td>".$row["orderLineNumber"]."</td>";
echo "</tr>";
}
echo "</table>";
}
else echo "Tidak ada Record didalam tabel";

// menutup koneksi mysql
mysqli_close($conn);
?>

Referensi :

  • //www.w3schools.com/php/php_mysql_select_limit.asp

Filed Under: PHP

Cara Menampilkan Record MySQL Dalam Bentuk Tabel

16 November 2014 By Eko Purnomo

menampilkan record mysql dalam bentuk tabel

Pada tulisan sebelumnya telah dijelaskan tentang cara menampilkan data pada record MySQL dengan perintah query SELECT. Namun data yang kita tampilkan tersebut hanya berupa tampilan teks biasa dengan perintah echo. Kini kita akan belajar cara menampilkan data pada tabel MySQL kedalam bentuk tabel yang sebenarnya.

Untuk menampilkan record MySQL kedalam bentuk tabel kita harus menggunakan tag <table>…</table>. Setiap record ditampilkan baris demi baris dengan tag <tr>…</tr> dan setiap kolom dalam satu baris ditampilkan dengan tag <td>…</td>. Untuk nama kolom yang berada paling atas kita menggunakan tag <th>…</th>. Tag <tr> dan <td> diulang sebagaimana perulangan saat fetch data.

Berikut ini contoh script menampilkan record MySQL dalam format Tabel

1. Menampilkan record dalam bentuk tabel dengan MySQL Extension

 <?php   
$dbHost = "localhost";
$dbUser = "root";
$dbPass = "123";
$dbName = 'MySQLDB';

// membuat koneksi mysql
$conn = mysql_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName);

// Mengecek koneksi mysql
if (!$conn) die("Koneksi Gagal: " . mysql_error());
else echo "Koneksi MySQL Berhasil ...<br/>";

//membuat koneksi database
$dbSelected = mysql_select_db($dbName, $conn);

// Mengecek koneksi database
if (!$dbSelected) die ('Koneksi Gatabase Gagal: ' . mysql_error());
else echo "Koneksi Database ".$dbName." Berhasil ...<br/>";

//membuat query membaca record dari tabel User
$query="SELECT * FROM User";

//menjalankan query
if (mysql_query($query)) {
$result=mysql_query($query);
} else die ("Error menjalankan query". mysql_error());

//mengecek record kosong
if (mysql_num_rows($result) > 0)
{
//membuat tabel dan heading
echo "<table border=1>";
echo "<tr>";
echo "<th>Id</th>";
echo "<th>Nama</th>";
echo "<th>Password</th>";
echo "<th>Email</th>";
echo "<th>Tanggal registrasi</th>";
echo "</tr>";

//menampilkan hasil query
while($row = mysql_fetch_array($result)) {
echo "<tr>";
echo "<td>".$row["id"]."</td>";
echo "<td>".$row["nama"]."</td>";
echo "<td>".$row["password"]."</td>";
echo "<td>".$row["email"]."</td>";
echo "<td>".$row["tgl_reg"]."</td>";
echo "</tr>";
}
echo "</table>";
}
else echo "Tidak ada Record didalam tabel";

//menutup koneksi mysql
mysql_close($conn);
?>

2. Menampilkan record dalam bentuk tabel dengan MySQLI Extension (Procedural)

 <?php   
$dbHost = "localhost";
$dbUser = "root";
$dbPass = "123";
$dbName = "MySQLIDB1";

// membuat koneksi mysql
$conn = mysqli_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName);

// mengecek koneksi mysql
if (!$conn) die("Koneksi Gagal: " . mysqli_connect_error());
else echo "Koneksi Database ".$dbName." Berhasil ...<br/><br/>";

//membuat query membaca record dari tabel User
$query="SELECT * FROM User";

//menjalankan query
if (mysqli_query($conn,$query)) {
$result=mysqli_query($conn,$query);
} else die ("Error menjalankan query". mysqli_error());

//mengecek record kosong
if (mysqli_num_rows($result) > 0)
{
//membuat tabel dan heading
echo "<table border=1>";
echo "<tr>";
echo "<th>Id</th>";
echo "<th>Nama</th>";
echo "<th>Password</th>";
echo "<th>Email</th>";
echo "<th>Tanggal registrasi</th>";
echo "</tr>";

//menampilkan hasil query
while($row = mysqli_fetch_assoc($result)) {
echo "<tr>";
echo "<td>".$row["id"]."</td>";
echo "<td>".$row["nama"]."</td>";
echo "<td>".$row["password"]."</td>";
echo "<td>".$row["email"]."</td>";
echo "<td>".$row["tgl_reg"]."</td>";
echo "</tr>";
}
echo "</table>";
}
else echo "Tidak ada Record didalam tabel";

// menutup koneksi mysql
mysqli_close($conn);
?>

3. Menampilkan record dalam bentuk tabel dengan MySQLI Extension (Object Oriented)

 <?php   
$dbHost = "localhost";
$dbUser = "root";
$dbPass = "123";
$dbName = "MySQLIDB2";

// membuat koneksi mysql
$conn = mysqli_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass, $dbName);

// mengecek koneksi mysql
if ($conn->connect_error) die("Koneksi Gagal: " . $conn->connect_error);
else echo "Koneksi Database ".$dbName." Berhasil ...<br/><br/>";

//membuat query membaca record dari tabel User
$query="SELECT * FROM User";

//menjalankan query
if ($conn->query($query)) {
$result=$conn->query($query);
} else die ("Error menjalankan query". mysqli_error());

//mengecek record kosong
if ($result->num_rows > 0) {

//membuat tabel dan heading
echo "<table border=1>";
echo "<tr>";
echo "<th>Id</th>";
echo "<th>Nama</th>";
echo "<th>Password</th>";
echo "<th>Email</th>";
echo "<th>Tanggal registrasi</th>";
echo "</tr>";

// menampilkan hasil query
while($row = $result->fetch_assoc()) {
echo "<tr>";
echo "<td>".$row["id"]."</td>";
echo "<td>".$row["nama"]."</td>";
echo "<td>".$row["password"]."</td>";
echo "<td>".$row["email"]."</td>";
echo "<td>".$row["tgl_reg"]."</td>";
echo "</tr>";
}
echo "</table>";
}
else echo "Tidak ada Record didalam tabel";

// menutup koneksi mysql
$conn->close();
?>

4. Menampilkan record dalam bentuk tabel dengan PDO

 <?php   
$dbHost = "localhost";
$dbUser = "root";
$dbPass = "123";
$dbName = "MyPDODB";
try {
$conn = new PDO("mysql:host=$dbHost;dbname=$dbName", $dbUser, $dbPass);

// set the PDO error mode untuk exception
$conn->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);
$stmt = $conn->prepare("SELECT * FROM User");
$stmt->execute();

// set array result ke assosiatif
$result = $stmt->setFetchMode(PDO::FETCH_ASSOC);

//membuat tabel dan heading
echo "<table border=1>";
echo "<tr>";
echo "<th>Id</th>";
echo "<th>Nama</th>";
echo "<th>Password</th>";
echo "<th>Email</th>";
echo "<th>Tanggal registrasi</th>";
echo "</tr>";

//menampilkan data dalam array
foreach(($stmt->fetchAll()) as $row)
{
echo "<tr>";
echo "<td>".$row["id"]."</td>";
echo "<td>".$row["nama"]."</td>";
echo "<td>".$row["password"]."</td>";
echo "<td>".$row["email"]."</td>";
echo "<td>".$row["tgl_reg"]."</td>";
echo "</tr>";
}
echo "</table>";
}
catch(PDOException $e)
{
echo $sql . "<br>" . $e->getMessage();
}

// menutup koneksi
$conn = null;
?>

Referensi :

  • //www.w3schools.com/php/php_mysql_select.asp
  • //www.w3schools.com/html/html_tables.asp

Filed Under: PHP

  • « Previous Page
  • 1
  • …
  • 46
  • 47
  • 48
  • 49
  • 50
  • …
  • 60
  • Next Page »

Kategori

  • Android
  • Blogging
  • CSS
  • Desain
  • Elektronika
  • HTML
  • Internet
  • Javascript
  • Komputer
  • Mikrokontroler
  • PHP
  • Website

Pos-pos Terbaru

  • Rangkaian Adaptor 12 Volt 3 Ampere
  • 10 Aplikasi Transportasi Online Terbaru 2018
  • 3 Cara Screenshot di Laptop Windows
  • Rangkaian Adaptor 12V 35Ampere
  • Komunitas Desainer Kampung Jepara
  • Solder Yang Bagus dan Berkualitas
  • Cara Melewatkan Parameter ke dalam Fungsi pada Bahasa C
  • Parameter Dalam Bahasa C: Formal dan Aktual
  • Prototipe Fungsi dalam Bahasa C
  • Cara Menggunakan Fungsi dalam Bahasa C
  • Home
  • Privacy
  • Disclaimer
  • Kontak

Copyright © 2024 · Nulis-ilmu.com